Kota Kupang, Rohis Tegal - Rohani Islam. Selain mendorong peningkatan ketakwaan, puasa Ramadhan mengajarkan umat Islam untuk membangun persatuan dan persaudaraan kemanusiaan. Ibadah puasa menitipkan pelajaran saling menghargai sesama kepada umat Islam tanpa melihat asal usul masing-masing.
| Muslim NTT Bangun Toleransi Lewat Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online) |
Muslim NTT Bangun Toleransi Lewat Ramadhan
Dalam acara buka puasa bersama di aula kediaman Gubernur Nusa Tenggara Timur di Kota Kupang, Senin (14/7), ustadz Muhammad Camuda dalam taushiyahnya mengajak umat Islam NTT untuk bersatu meningkatkan keimanan.“Keimanan dalam Islam mencakup keyakinan kepada rukun Iman dan menjaga kepercayaan terhadap sesama. Di sini letak substansi puasa. Muslim dan nonmuslim perlu perlu mempererat tali persaudaraan dengan menjunjung tinggi nilai toleransi,” kata ustadz Camuda di hadapan ratusan hadirin dari kalangan NU dan sejumlah ormas Islam lainnya.
Rohis Tegal - Rohani Islam
Persaudaraan, lanjut ustadz Camuda, tidak mengenal agama, suku, dan budaya. Kalau rasa persaudaraan terbangun, maka satu sama lain akan saling melindungi.Rohis Tegal - Rohani Islam
“Contoh, kita tidak perlu memagar rumah dengan tembok yang setingi-tingginya. Kita cukup memagarnya dengan kebaikan. Jika kita baik terhadap sesama, maka tetangga kita dan orang lain yang akan menjaga rumah dan lingkungan kita,” tandas Camuda.Wakil Gubernur NTT Beni Litel Noni dalam sambutannya membenarkan taushiyah agama Camudi. Bulan puasa bagi umat Islam NTT, menurut Beni, bulan penuh berkah.
“Puasa yang penuh hikmah ini harus dijadikan kesempatan agar kita saling menjaga suka cita di antara kita. Buka puasa bersama ini mencerminkan kita saling mengedepankan nilai toleransi antarkelompok beragama dan antarumat beragama yang ada di NTT,” tutup Beni. (Ajhar Jowe/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
Rohis Tegal - Rohani Islam Santri, Budaya Rohis Tegal - Rohani Islam

EmoticonEmoticon