Tampilkan postingan dengan label Kajian Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kajian Islam. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Februari 2018

Tafsir Lain Konflik Gus Dur-Muhaimin

Surabaya, Rohis Tegal - Rohani Islam. Ketua Ikatan Alumni Pondok Pesantren Tebuireng Jombang (Ikapete) M Masud Adnan punya tafsir lain yang menarik soal konflik berkepanjangan antara almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dengan kubu Muhaimin Iskandar di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Menurut Masud Adnan, konflik sengaja dicipta Gus Dur sebagai proses kaderisasi. Menurutnya, konflik antara Gus Dur dengan ketua umum PKB Muhaimin Iskandar yang memang sengaja dikonstruk oleh Gus Dur itu merupakan bagian dari dramaturgi.

Tafsir Lain Konflik Gus Dur-Muhaimin (Sumber Gambar : Nu Online)
Tafsir Lain Konflik Gus Dur-Muhaimin (Sumber Gambar : Nu Online)

Tafsir Lain Konflik Gus Dur-Muhaimin

"Gus Dur harus dibedakan antara di panggung politik dengan di luar politik," kata Masud, saat menjadi pembicara di bedah buku Gus Dur Ya PKB, PKB Ya Gus Dur di ruang salsabila kantor PWNU Jatim, Jalan Masjid Akbar Timur 9 Surabaya, Sabtu (5/4).

Rohis Tegal - Rohani Islam

Kesimpulan Masud ini berdasarkan sebuah kejadian beberapa tahun lalu saat konflik terbuka antara dua tokoh ini ramai diberitakan di banyak media.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Masud bercerita, suatu ketika Gus Dur dan Muhaimin menghadiri undangan seorang kiai di sebuah wilayah di pegunungan. Kiai itu, cerita Masud, bermaksud mendamaikan Gus Dur dan Muhaimin. Tapi upaya itu urung terjadi setelah Gus Dur menyampaikan bahwa tidak ada apa-apa antara dirinya dengan PKB maupun Muhaimin.

"Menariknya, setelah pulang Gus Dur dan Muhaimin satu pesawat dan tidak apa-apa," paparnya di hadapan ratusan peserta bedah buku yang mayoritas terdiri dari kader-kader muda NU ini.

"Waktu itu pas ramai-ramainya koran memberitakan konflik keduanya," imbuh penulis beberapa buku tentang Gus Dur ini.

Alhasil, Masud memahami bahwa konflik antara Gus Dur dan Muhaimin Cs tidak lebih dari sebuah dramaturgi politik Gus Dur. "Jadi Gus Dur, antara di panggung politik dan tidak, berbeda. Ini sebetulnya tradisi di Tebuireng. Di Tebuireng, Gus Dur biasa gebrak-gebrak meja, tapi setelah itu tidak ada apa-apa," katanya.

Dramaturgi yang sengaja dicipta oleh Gus Dur itu, kata Masud, adalah bagian dari kaderisasi kepemimpinan kepada kader-kadernya.

"Cara mendidik Gus Dur (kepada) kadernya (dengan cara) dibanting-banting seperti cara Nabi Khidir. Akhirnya, kader-kadernya tahan banting," Masud menguraikan.

Buku Gus Dur Ya PKB, PKB Ya Gus Dur itu berisi testimoni dari orang terdekat Gus Dur. Mereka adalah Much Munib Huda (asisten pribadi Gus Dur), Sulaiman (asisten pribadi Gus Dur 2001-akhir), Bambang Susanto (wartawan yang mengkoordinir media dalam berbagai kegiatan konferensi pers Gus Dur), dan Gus Yusuf (Pengasuh Pesantren Tegalrejo Magelang).

Sulaiman yang hadir dalam bedah buku itu bersama Munib dan Bambang mengatakan, konflik sengaja dibangun Gus Dur sebagai bagian dari kaderisasi kepemimpinan. "Gus Dur sengaja mencipta konflik untuk mengkader kader-kadernya agar siap menjadi pemimpin," tandasnya. (Abdul Hadi JM/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Doa, IMNU, Kajian Islam Rohis Tegal - Rohani Islam

Sabtu, 17 Februari 2018

Pengungsi Suriah Hadapi Musim Dingin yang Kejam

Saadnayel, Rohis Tegal - Rohani Islam. Dalam menghadapi musim dingin yang keras, pengungsi Suriah hanya dapat berlindung di tenda-tenda plastik di wilayah Saadnayel Lebanon Selatan.

Pengungsi Suriah Hadapi Musim Dingin yang Kejam (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengungsi Suriah Hadapi Musim Dingin yang Kejam (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengungsi Suriah Hadapi Musim Dingin yang Kejam

"Saya lebih baik mati sejuta kali daripada hidup dalam kondisi dihinakan seperti ini,” kata Faisal, (48) kepada Agence France Presse (AFP) Kamis, (12/12).

Faisal adalah satu dari 500 pengungsi yang tidak terlindungi dalam menghadapi badai musim dingin yang sangat keras yang terjadi beberapa hari lalu.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Seperti ratusan ribu pengungsi lainnya, ayah dari empat anak ini terpaksa mengungsi dari rumahnya di Suriah utara.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Dalam tenda pengungsian, tidak terdapat pemanasan yang memadai untuk mengatasi badai yang sangat menusuk tulang.

"Ketika terjadi hujan salju, air yang mencair masuk meruntuhkan tenda karena bertanya salju,” kata Sakr (13).

? Anak-anak lainnya, beberapa diantaranya tidak menggunakan topi sama sekali, bersin-bersin dan menggosok tangan mereka yang membeku bersama-sama. Sepatu mereka dipenuhi lumpur.

"Berikan kami sesuatu untuk membuat kami hangat,” kata mereka pada sekelompok wartawan.

Di tenda lain, laki-laki dan perempuan memeluk dan membelai bayi-bayi mereka untuk mentransfer kehangatan tubuh mereka pada bayi.

Beberapa pengungsi harus menggunakan apa saja untuk mengatasi dinginnya udara.

"Kami harus membakar sepatu untuk menjaga kehangatan karena tidak ada yang lain yang bisa digunakan,” kata Najla (40).?

PBB mengkonfirmasi kondisi ini sangat memerlukan perhatian agar para pengungsi dapat mengatasi musim yang mengerikan ini.

"Kami khawatir karena udara benar-benar dingin di wilayah Bekaa, dan kami sangat khawatir kondisi pemukiman pengungsian karena banyak diantaranya dibawah standar,” kata juru bicara The United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Lisa Abou Khaled.

UNHCR dan tentara Lebanon telah membagi-bagikan selimut hangat dan uang untuk membeli bahan bakar penghangat.

Paling tidak 125,835 meninggal sejak konflik Suriah, menurut Syrian Observatory for Human Rights yang diumumkan minggu lalu.

Konflik tersebut menyebabkan lebih dari dua juta rakyat Suriah mengungsi ke negara-negara tetangga, selain dua juta lainnya yang terpaksa pindah ke tempat lain di dalam negeri. (onislam/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Pondok Pesantren, Kajian Islam Rohis Tegal - Rohani Islam

Kamis, 15 Februari 2018

Malas, Virus Merusak Dunia dan Akhrat

Brebes, Rohis Tegal - Rohani Islam - Virus malas yang menjangkiti setiap manusia merupakan biang penyakit yang sangat berbahaya dan merusak kehidupan dunia akhirat. Kemalasan akan menggerogoti kesuksesan dan kemuliaan hidup seseorang. Untuk itu, virus malas harus diberantas dengan kobaran api semangat man jadda wajada (Barangsiapa bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil).

Demikian disampaikan KH Muhammad Ali Shodiqin yang biasa disapa Gus Ali Gondrong saat mengisi pengajian silaturahmi Bupati Brebes dan masyarakat di Islamic Center Brebes, Jumat (15/4) malam.

Malas, Virus Merusak Dunia dan Akhrat (Sumber Gambar : Nu Online)
Malas, Virus Merusak Dunia dan Akhrat (Sumber Gambar : Nu Online)

Malas, Virus Merusak Dunia dan Akhrat

Gus Ali Gondrong mengatakan, melawan virus malas harus dengan api semangat seperti gunung berapi yang menyala-nyala. Adanya api semangat tidak akan tumbuh rumput keraguan. Satukan niat dan tekad untuk meraih mimpi, namun syaratnya harus jujur. Karena segala sesuatunya Allah SWT yang mengatur.

“Bukan kesulitan yang membuat takut, tapi ketakutan yang membuat kamu sulit. Jangan katakan ada kesulitan yang besar, karena ada yang lebih besar yakni Allah SWT. Allah yang menolong kita,” ungkapnya bersemangat.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Pengasuh Pesantren Roudotun Ni’mah Semarang ini menjelaskan, barangkali di mata manusia antara kaya dan miskin, berkedudukan maupun rakyat biasa, bisa terlihat perbedaannya. Namun nilai kebaikan dan pungkasannya su’ul khotimah atau husnul khatimah tidak bisa diketahui karena menjadi rahasia Allah SWT.

Rohis Tegal - Rohani Islam

“Yang penting kita ikhtiar, masalah hasil kita serahkan pada Yang Maha Kuasa,” pesannya.

Gus Ali menyelingi ceramahnya dengan nyanyian. Sosoknya begitu digandrungi oleh anak-anak muda yang sebagian mereka merupakan anak-anak jalanan, anak-anak ‘nakal’, dan bahkan preman.

Santri-santri beliau juga bukan anak-anak biasa yang lahir dari keluarga biasa, tapi merupakan anak-anak ‘luar biasa’. Sebab mereka merupakan orang-orang yang bisa keluar dari jeratan pergaulan hitam yang menyelimutinya.

Sebagian santri-santri beliau adalah preman, berandalan, mantan penjudi, mantan peminum minuman keras, bahkan sampai ada juga yang mantan PSK. Semuanya mendapat hidayah dari Allah SWT hingga saat ini bisa mengenyam pendidikan di Pesantren Roudlotun Ni’mah. (Wasdiun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Olahraga, Kajian Islam Rohis Tegal - Rohani Islam

Minggu, 28 Januari 2018

Kiai Hasyim Ingatkan Bahaya yang Mengancam NU

Jombang, Rohis Tegal - Rohani Islam. Rais Syuriah PBNU KH Hasyim Muzadi mengingatkan semua elemen NU Jombang agar turut memikirkan arah perjuangan organisasi Islam terbesar ini ke depan. Nilai-nilai perjuangan NU harus senantiasa dijaga dengan teguh, tidak boleh tersusupi ideologi lain yang bisa merusak organisasi.

Kiai Hasyim Ingatkan Bahaya yang Mengancam NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Hasyim Ingatkan Bahaya yang Mengancam NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Hasyim Ingatkan Bahaya yang Mengancam NU

"Saya datang bukan karena ingin memperoleh dukungan untuk menduduki jabatan tertentu di kepengurusan NU, ini karena menjalankan amanah sebagai perwujudan komitmennya menjadi kader NU," paparnya.

Kiai Hasyim menyampaikan hal itu pada acara halaqah "Tantangan Masa Depan Ideologi Aswaja Annahdliyah” oleh kader muda NU yang tergabung dalam Kampoeng Nahdliyin, di Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso Peterongan, Sabtu (31/1).

Rohis Tegal - Rohani Islam

Di hadapan sekitar 100 peserta yang memenuhi Aula Pesantren Darul Ulum, mantan ketua umum PBNU ini mengatakan, NU membutuhkan pikiran bersama. Kemajuan NU menjadi tanggung jawab semua kader-kader muda NU. Apalagi, katanya, banyak gerakan yang tidak rela NU menjadi besar. Upaya-upaya pelemahan baik dari dalam maupun dari luar harus benar-benar diwaspadai.

"Jangan sampai NU disusupi oleh orang-orang yang nyata-nyata tidak sepaham dengan nilai-nilai ideologi NU," tambahnya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Hasyim yang juga anggota Watimpres ini menambahkan,  sekarang sudah banyak ideologi-ideologi dari luar telah masuk ke Indonesia, tak terkecuali di Jombang. Ancaman tersebut, menurutnya, di antaranya adalah fundamaentalisme, radikalisme, serta kapitalisme.

“Karenanya, ideologi Aswaja Annahdiiyah harus menjadi benteng dalam meng-counter masuknya budaya-budaya dari luar yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia," tandasnya.

Selain itu, ia menegaskan sebentar lagi Jombang akan menjadi tuan rumah pagelaran akbar Muktamar ke-33 NU. Ia berharap khususnya pada generasi muda NU untuk senantiasa teguh mengawal komitmen nilai-nilai perjuangan organisasi.

"Di sini ada kelompok Gawagis, perkumpulan gus gus pesantren, kalian semua yang akan melanjutkan perjuangan kami setelahnya nanti," pungkasnya, sembari berpesan, menjelang muktamar kaum muda harus bisa menjaga diri dari politik uang dan kecurangan, karena KPK juga sudah memantau Jawa Timur.

Sementara itu, Sholahul Am Notobuwono, ketua Kampoeng Nahdliyin, mengatakan, sarasehan Kampoeng Nahdliyin tidak hanya digelar di Jombang, tapi juga akan bersambung di beberapa kabupaten/kota lain di Jawa Timur.

"Selain di Jombang, kegiatan seperti ini akan diadakan juga di Pasuruan, Pacitan mungkin juga di Sidoarjo, karena kaum muda sekarang yang akan memimpin NU masa depan," ujarnya seraya mengatakan kaum muda harus paham tantangan dan misi NU ke depan. (Muslim Abdurrahman/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Kajian Islam, Kiai, Anti Hoax Rohis Tegal - Rohani Islam

Sabtu, 20 Januari 2018

Cara Madrasah NU Sumberrejo Kenalkan Resolusi Jihad pada Anak

Bojonegoro, Rohis Tegal - Rohani Islam. Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Wali Songo Sumuragung, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegor, Jawa Timur, punya cara sendiri dalam mengenalkan sejarah perjuangan kemerdekaan kepada anak didiknya. 

Cara Madrasah NU Sumberrejo Kenalkan Resolusi Jihad pada Anak (Sumber Gambar : Nu Online)
Cara Madrasah NU Sumberrejo Kenalkan Resolusi Jihad pada Anak (Sumber Gambar : Nu Online)

Cara Madrasah NU Sumberrejo Kenalkan Resolusi Jihad pada Anak

Dirangkai dengan perayaan tahun baru hijriyah, Jumat (8/11), madrasah milik MWCNU Sumberrejo ini menyelenggarakan pawai. Setiap murid dari kelas 1 hingga 6 memegang balon berwarna-warni sembari berjajar rapi di halaman MINU. Sementara itu, beberapa tim khusus mengibarkan bendera NU, bersanding Sang Saka Merah Putih dan bendera almamater madrasah.

Kepala MINU Wali Songo Mariyanto mengatakan, hal ini untuk menunjukkan bahwa kita merupakan bagian yang tak terpisahkan dari negara Indonesia. “Sekaligus mengingatkan bahwa NU punya peran yang sangat penting terhadap kemerdekaan bangsa ini melalui resolusi jihad,” tuturnya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 dan berakhir pada pukul 10.00 ini diikuti juga oleh para wali murid. Peserta didik dari Playgroup Walisongo dan Taman Kanak-kanak Muslimat 28 NU menambah kemeriahan perayaan dengan mengenakan topi hias.

Di akhir pawai ta’aruf ini, seluruh balon udara yang dibawa siswa diterbangkan bersama-sama. Pihak panitia juga mengumumkan pemenang busana terbaik pada sesi pawai. Acara bertema “Hari ini Harus Lebih Baik dari pada Hari Kemarin” ini ditutup dengan penulisan harapan oleh peserta pawai di kain yang disediakan.

Rohis Tegal - Rohani Islam

“Ini akan kami sertakan pada rutinan Jumat Pon dan kami panjatkan doa kepada Alloh agar semua isi tulisan tersebut terkabul,” tutup Ahsanul, pemandu acara pada kegiatan tersebut. (Satria Amilina/Mahbib)

Foto: Siswa antusia menuliskan harapannya di atas kain

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Khutbah, Jadwal Kajian, Kajian Islam Rohis Tegal - Rohani Islam

Selasa, 09 Januari 2018

Tarawih Keliling, Ansor Dakwahkan Islam Moderat ke Desa-desa

Brebes, Rohis Tegal - Rohani Islam - Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Wanasari, Brebes, Jawa Tengah, menyelenggarakan Tarling ataupun Tarawih Keliling. Selain bernilai ibadah, kegiatan ini juga menjadi wahana silaturahim dan syiar Ahlussunnah wal Jama’ah pengurus GP Ansor setempat di desa-desa.

Tarling dilaksanakan dari tanggal 5 Ramadhan sampai dengan 21 Ramadhan. Pada hari ke-9 Ramadhan, Tarling bertempat di Masjid Nurul Hidayah Desa Lengkong, Wanasari, Brebes.

Tarawih Keliling, Ansor Dakwahkan Islam Moderat ke Desa-desa (Sumber Gambar : Nu Online)
Tarawih Keliling, Ansor Dakwahkan Islam Moderat ke Desa-desa (Sumber Gambar : Nu Online)

Tarawih Keliling, Ansor Dakwahkan Islam Moderat ke Desa-desa

Bayu Rohmawan, Ketua PAC GP Ansor Wanasari menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap bulan Ramadhan. Pihaknya menyiapkan para dai yang mengisi kultum (kuliah Tujuh menit) dalam rangkaian shalat tarawih berjamaah ini.

Para dai tersebut, tambahnya, sudah melewati Kursus Dai Muda Aswaja yang digelar GP Ansor Wanasari sebelum bulan puasa tiba. Mereka didorong untuk punya misi dakwah Islam yang toleran (tasamuh), seimbang (tawazun), moderat (moderat), tegak lurus (i’tidal) dan amar maruf nahi munkar sesuai dengan prinsip Nahdlatul Ulama.

Rohis Tegal - Rohani Islam

“Kami berharap misi dakwah GP Ansor bisa dipahami oleh masyarakat serta menambah ukhuwah anggota GP Ansor dengan masyarakat,” terang Bayu.

Kegiatan ini diikuti seluruh pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Wanasari dan untuk tahun 2016 ini dilaksanakan di 9 Desa di Kecamatan wanasari antara lain Desa Glonggong, Wanasari, Lengkong, Kupu,Dumeling,Siasem, Klampok, Siwungkuk dan Desa Sawojajar. (Red: Mahbib)

Rohis Tegal - Rohani Islam

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Meme Islam, Kajian Islam Rohis Tegal - Rohani Islam

Rabu, 03 Januari 2018

Guru Didorong Terus Lakukan Terobosan dalam Pembelajaran PAI

Makassar, Rohis Tegal - Rohani Islam. Pada pertengahan Mei 2016 ini, Subdit PAI pada SMP kembali menyelenggarakan kegiatan pengembangan pembelajaran dan penilaian serta Workshop Tuntas Baca Tulis al-Qur`an (TBTQ) selama 3 (tiga) hari, 12 s/d. 14 Mei 2016. Pembukaan dihadiri oleh Direktur PAI Kemenag RI H Amin Haedari, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel, Kabid PAIS, dan Kasubdit PAI SMP.?

Guru Didorong Terus Lakukan Terobosan dalam Pembelajaran PAI (Sumber Gambar : Nu Online)
Guru Didorong Terus Lakukan Terobosan dalam Pembelajaran PAI (Sumber Gambar : Nu Online)

Guru Didorong Terus Lakukan Terobosan dalam Pembelajaran PAI

Dalam penuturannya sebagai Ketua Panitia, Nifasri M. Nir, Kamis (12/5) seperti dilansir pendis.kemenag.go.id menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam pengembangan kompetensi guru PAI. Khusus untuk TBTQ, kegiatan mengarah pada pengembangan penerapan metode BTQ untuk siswa di sekolah. Peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat menyebarluaskan kembali pengetahuan yang diperoleh untuk wilayah masing-masing.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Harapan untuk kemajuan PAI berawal dari perhatian hal-hal yang kecil. Mulai dari kebersihan, kedisiplinan, kerapian, dan sebagainya. Guru PAI dapat menjadi personal penting dalam mengawalinya. Nifasri berharap guru PAI dapat mendorong semua warga sekolah untuk pembiasaan keislaman dan Islam yang rahmatan lil alamin.?

Rohis Tegal - Rohani Islam

Sekolah dapat mengembangan budaya-budaya yang baik, sehat, jujur, dengan berkolaborasi dengan guru PAI. Guru PAI dalam pandangannya harus mampu mengembangkan kompetensi siswa sehingga mereka dapat hidup bermasyarakat lebih baik.

H Abdul Walid Tahir, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, memberikan pernyataan bahwa peserta harus dapat memanfaatkan momentum baik ini dalam pengembangan kompetensi. Beliau menyiratkan bahwa terdapat tahapan dalam pengembangan kompetensi al-Qur`an ini mulai dari mengenal, gemar, mengetahui aturan baca, dan mengamalkannya. Ini menjadi acuan penting bagi guru PAI.

Sementara itu, Direktur PAI Amin Haedari mengharapkan peserta TBTQ dapat menjadi duta bagi masing-masing provinsi untuk menuntaskan BTQ. Tema yang diusung oleh metode yang cepat, tepat, menyenangkan, bertahap, dan lebih cepat tuntas. Sudah usang, jika hanya membicarakan BTQ.?

“Masih ada permasalahan yang lebih krusial, seperti ketertinggalan pendidikan dibandingkan dengan negara lain. Pembelajaran sangat berhubungan dengan cara mengejar ketertinggalan tersebut dan membutuhkan terobosan yang lebih cepat lagi,” ujar Amin Haedari. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Kajian Islam, Halaqoh, Bahtsul Masail Rohis Tegal - Rohani Islam

Sabtu, 30 Desember 2017

Lokasi Demo Ahok Dekat Kantor NU Tasikmalaya, Banser Disiagakan

Tasikmalaya, Rohis Tegal - Rohani Islam. Sejumlah Anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Tasikmalaya bersiaga di depan Kantor PCNU, Jalan dr. Soekardjo No 47 Kota Tasikmalaya. Pasalnya, kerumunan massa aksi Bela Islam hanya beberapa puluh meter dari Gedung NU.

Lokasi Demo Ahok Dekat Kantor NU Tasikmalaya, Banser Disiagakan (Sumber Gambar : Nu Online)
Lokasi Demo Ahok Dekat Kantor NU Tasikmalaya, Banser Disiagakan (Sumber Gambar : Nu Online)

Lokasi Demo Ahok Dekat Kantor NU Tasikmalaya, Banser Disiagakan

Jalan dr. Soekardjo pun ditutup satu jalur sehingga massa aksi gabungan dari sejumlah Ormas Islam yang didalamnya ada FPI itu tidak bisa lagi melintas ke Jalan dr. Sorkardjo.

Yang akhirnya gesekan bisa dihindari meski sebelumnya sempat ramai di media sosial terkait himbauan PCNU Kota Tasikmalaya yang melarang warga Nahdlyin dan Banom NU ikut turun aksi, menuai pro kontra. Facebooker pro aksi Bela Islam menyerang keputusan itu yang dilawan pula oleh sejumlah kader muda NU.

Komandan Satuan Koordinasi Cabang (Dansatkorcab) Banser Kota Tasikmalaya, Ujang Haedar mengatakan, kesiagaan Banser hanya untuk jaga-jaga saja. Mengantisifasi segala kemungkinan yang bisa merugikan semua pihak.

"Kami cuma jaga-jaga saja. Apalagi situasi politik di Kota Tasik sudah meninggi karena mulai masuk masa kampanye pilkada. Dan menempatkan anggota Banser di Kantor NU biasa dilakukan, bukan karena ada aksi tadi," kata Ujang, Jumat (28/10).

Rohis Tegal - Rohani Islam

Ujang pun berterimakasih kepada Kepolisian yang pro aktif menutup Jalan dr. Soekardjo sehingga iringan massa aksi tak melintas. Termasuk yang dari Masjid Agung ke Jalan dr. Soekardjo.

"Khawatir saja ada yang memancing," ujarnya.

Saat aksi, massa "Bela Islam" berkumpul di depan Masjid Agung yang sekira 50 meteran dari Kantor PCNU Kota Tasikmalaya. Dan aksi tersebut selesai sekira pukul 15.30 WIB. (Nurjani/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam

Rohis Tegal - Rohani Islam PonPes, Internasional, Kajian Islam Rohis Tegal - Rohani Islam

Jumat, 29 Desember 2017

Tiap Malam Arwah Kembali Ke Rumah

Di daerah pesisir pantai utara pulau Jawa terdapat puji-pujian yang sangat mengharuka. Apalagi jika dilagukan oleh suara orang tua, seolah mereka menghayati benar makna kandungannya. Biasanya pujian itu dilantunkan setiap malam jum’at sebelum jama’ah shalat maghrib dan isya. Atau seringkali dilagukan ibu-ibu menjelang yasinan dan pengajian.

Dalam bahasa Indonesia kurang lebih inti makna pujian itu adalah demikian ‘ingatlah wahai saudara seiman, anak, famili dan handai taulan. Aku datang menengok rumahku, adakah engkau sudah kirim do’a untukku. Aku di sana (di alam kubur) hidup sendirian. Sunyi sepi, hanya kiriman do’a dan bacaan qur’an darimu yang menjadi harapan’.

Pujian di atas mengandaikan suara orang tua, sanak-saudara yang lebih dahulu meninggalkan kita. Mereka setiap malam jum’at mendatangi kediaman keluarga yang masih hidup meminta belas kasihan agar dikirim do’a dan bacaan ayat-ayat al-Qur’an. Karena hanya itulah bekal tambahan untuk ruh yang telah berada di alam kubur.

Mengenai subtansi pujian tersebut ternyata memiliki dalil yang kuat dalam kitab I’anatuthalibin Juz II.  

Tiap Malam Arwah Kembali Ke Rumah (Sumber Gambar : Nu Online)
Tiap Malam Arwah Kembali Ke Rumah (Sumber Gambar : Nu Online)

Tiap Malam Arwah Kembali Ke Rumah

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

Keterangan dari hadits bahwa arwah orang-orang mukmin datang pada tiap malam ke langit dunia, dan berhenti di jurusan rumah-rumahnya dan berseru-seru dengan suara yang mengharukan seribu kali “wahai keluargaku, sanak-saudara, dan anak-anakku, wahai kau yang mendiami rumah-rumahku, memakai pakaianku dan membagi-bagi hartaku. Apakah ada diantara kalian yang mengingat dan memikirkanku dalam pengasinganku ini dan aku berada dalam tahanan yang cukup lama dalam benteng yang kuat. Kasihanilah kami, maka Allah akan mengasihanimu. Janganlah kamu semua bakhil kepadaku sebelum kamu (berposisi) sepertiku.Wahai hamba-hamba Allah sesungguhnya apa yang kau miliki sekarang dulu juga (pernah) ku miliki, hanya saja dulu aku tidak membelanjakannya di jalan Allah, dimana pemeriksaannya dan bahayanya menimpaku sedang kegunaannya bermanfaat kepada  orang lain”.  Jika kamu (sanak, saudara dll) tidak memperhatikannya (arwah), maka mereka (arwah-arwah itu) tidak mendapatkan oleh-oleh sesuatupun dan mereka hanya akan mendapatkan penyesalan dan kerugian. Ada pula hadits Rasulullah saw.beliau bersabda ”mayit itu di dalam kuburnya seperti orang hanyut yang meminta-minta tolong, mereka menungu-nunggu do’a dari anaknya, saudaranya atau teman-temannya. Makajika  do’a itu sampai kepadanya nilainya jauh kebih baik dibandingkan dunia seisinya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Demikianlah keterangan tentang kondisi arwah yang selalu menjenguk rumah dan keluarganya di setiap malam hari. (red.Ulil H)   

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam

Rohis Tegal - Rohani Islam Bahtsul Masail, Kajian Islam Rohis Tegal - Rohani Islam

Jumat, 22 Desember 2017

PBNU Surati Presiden, Desak Segera Tangani Korban Lapindo

Jakarta, Rohis Tegal - Rohani Islam. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akan mengirimkan surat kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono terkait kasus semburan lumpur panas Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur. PBNU mendesak Presiden agar pemerintah segera menyelesaikan kasus tersebut terutama nasib para korbannya yang hingga sekarang masih terkatung-katung.

“Suratnya ditujukan kepada Presiden. Kemudian tembusannya kepada pihak-pihak terkait, seperti Menko Kesra (Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat), PT Lapindo Brantas, Gubernur Jatim, Pemerintah Daerah Sidoarjo,” terang Ketua Umum PBNU Dr KH Hasyim Muzadi saat menerima perwakilan korban lumpur Lapindo di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Selasa, (17/4)

Hasyim menegaskan, permasalahan paling mendesak dan harus segera ditangani oleh pemerintah adalah nasib para korbannya. Menurutnya, bagaimanapun caranya, pemerintah harus segera memenuhi tuntutan para korban Lapindo, yakni membayar ganti rugi secara tunai langsung (cash and carry).

PBNU Surati Presiden, Desak Segera Tangani Korban Lapindo (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Surati Presiden, Desak Segera Tangani Korban Lapindo (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Surati Presiden, Desak Segera Tangani Korban Lapindo

“Eksesnya (akibat buruknya, Red) jauh lebih besar. Perekonomian di Jawa Timur jadi lumpuh, meningkatnya pengangguran, menurunnya kepercayaan terhadap pemerintah, bisa-bisa juga terjadi anarki. Nah, kalau semua itu ditotal, nilainya jauh lebih besar dari sekedar membayar ganti rugi untuk para korbannya.

Sederhananya, tegas mantan Ketua Pengurus Wilayah NU Jatim itu, pemerintah harus segera memberikan jaminan kehidupan yang layak bagi para korban sehingga warga tidak lagi terkatung-katung nasibnya. Sebab, sekarang warga korban lumpur Lapindo itu tidak saja kehilangan rumah, tapi juga kehilangan pekerjaan.

Gimana caranya mereka bisa hidup. Gimana caranya mereka bisa bekerja seperti sebelumnya dan menghidupi keluarganya,” tandas Hasyim yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam, Malang, Jatim, itu.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Jika hal itu tidak segera diselesaikan, imbuhnya, bukan tidak mungkin muncul akibat buruk lainnya yang jauh lebih besar dari sekedar banjir lumpur, yakni bencana sosial. Menurutnya, himpitan ekonomi bisa memaksa orang untuk berbuat macam-macam. “Orang jadi stres, depresi. Orang mau bunuh diri. Belum lagi kerusakan moral anak-anak,” pungkasnya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Hasyim menambahkan, dalam kasus semburan lumpur panas yang sudah berlangsung setahun lebih itu, Presiden seharusnya mampu memposisikan diri sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan. “Kepala Pemerintahan, itu urusannya dengan birokrasi, dan lain-lain. Tapi kalau sebagai Kepala Negara, Presiden harus menjadi bapak dari anak bangsa ini. Presiden harus melindungi para korban Lapindo itu,” ujarnya. (rif)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Kajian Islam Rohis Tegal - Rohani Islam

Selasa, 12 Desember 2017

Mengamati Gerhana dari Lembang

“Rrrrrrrr. Rrrrrrrr. Rrrrrrr.” Jum’at (26/4) dini hari, bunyi Suara HP memecah tidur nyenyak. Sedikit Kaget. Karena alarm di HP diatur untuk bangun dengan tujuan menghantar tetangga yang akan berangkat Umroh. Setelah dilihat ternyata panggilan dari KH Ghazalie, Ketua Lajnah Falakiyah PBNU. Wah, pasti ini masalah gerhana bulan sebagian (GBS) yang juga terjadi hari ini. Segera HP saya angkat.

“Assalamu alaikum.” “Waalaikum salam,” jawab saya. “Bagaimana Gerhana di sana (Lembang), apakah bisa diamati? Di sini (Bintaro) mendung. Padahal beberapa menit lagi puncaknya,” tanya dan informasi beliau.

Sambil berjalan untuk keluar rumah dan tanpa banyak berpikir panjang saya juga menjawab: "Mendung, Kyai". Jawaban tersebut didasarkan pada keadaan langit yang mendung, bahkan hujan sebelum tidur lebih awal dari biasanya. Bahkan beberapa hari belakangan langit siang dan malam sering dianggap kurang bersahabat dengan pekerjaan yang tengah saya lakukan, yaitu membangun observatorium kecil (mungkin nanti sy sebut imah no-ong).

Meskipun jika dipikir lebih lanjut, hujan dan mendung tersebut memberi waktu lebih bagi saya untuk mempersiapkan lebih matang model dan juga dana dalam membangun imah no-ong tsb.? Imah No-ong merupakan sebuah prototipe small (rencananya robotik) observatory yang saya rancang untuk keperluan pengamatan hilal, pendidikan(short Course)? Ilmu falak serta Eduwisata? berbasis kampung.

Mengamati Gerhana dari Lembang (Sumber Gambar : Nu Online)
Mengamati Gerhana dari Lembang (Sumber Gambar : Nu Online)

Mengamati Gerhana dari Lembang

Sehingga kelak pengamatan hilal dapat dilakukan dengan lebih akurat dan tentunya murah dan mudah. Bahasa iklannya: Ngimpiii. Meski observatorium belum jadi, lusa (Aabtu-Ahad) kegiatan short course Ilmu Falak Praktis bagi tim rukyat LDII dan Pengenalan Teleskop bagi Jurusan Pendidikan Fisika Universita Jember mulai berjalan.

Setelah membuka pintu dan keluar untuk melihat langit ternyata awan terlihat cukup tebal. Lah, kok awan tebal bisa saya lihat? Pasti ada sumber cahaya yang cukup terang yang mengakibatkan awan terlihat. Dan ternyata benar, Bulan sekalipun terhalangi oleh awan tipis dapat saya lihat dengan baik dan terlihat sisi utara bulan terlihat lebih gelap. Segera saya informasikan ke Kiai Ghazalie. “Gerhananya terlihat Kyai,” kata saya. “Direkam tidak? Bapak khan punya alat-alat canggih untuk merekamnya?”

Waduh, bingung juga. Keinginan utk merekam tentu saja ada, namun karena cuaca dan juga waktu yang sudah mendekati waktu berangkat untuk menghantar tetangga untuk umroh membuat bimbang. Kalau tidak saya abadikan saya tidak punya bukti otentik akan Gerhana Bulan Sebagian yang terjadi.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Akhirnya saya putuskan untuk memotret dengan kamera digital poket dan teleskop kecil yang biasa utk rukyat seperti yang dimiliki NUMO.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Setelah membangunkan Mas Fahri Ahmad, seorang hafidz dari tebuireng dan mahasiswa pasca Unisba yang senang dengan Astronomi dan sering membantu dalam kegiatan pengamatan. Saya memilih eyepieces 20mm FoV72mm dan Smart Goto Mounting dari ioptron (www.ioptron-indonesia.com) untuk melengkapi teleskop yang akan saya gunakan.

Tujuan pengamatan kali ini adalah mengabadikan GBS sebagai bukti otentik penampakan GBS dimana hanya sedikit dari permukaan bulan yang memasuki umbra Bumi.? Meski berdasar pengalaman dalam mengabadikan Gerhana Penumbra, secara pribadi meyakini GBS dapat diamati dan diabadikan dengan mudah. BS kali ini memang sedikit krusial bagi Lajnah Falakiyyah NU, khususnya bagi KH. Ghozalie selaku Nahkoda LFNU. Hal ini saya yakini karena sejak dua hari sebelumnya Beliau mengkonfirmasi mengenai berbagai hal berkaitan dengan GBS, khususnya mengenai informasi GBS yang dimuat di kalender PBNU yang menyatakan tidak disunnahkan melakukan sholat Gerhana. Meskipun informasi berkenaan dengan kesunnahan shalat gerhana tersebut kemudian sedikit diralat.

Dalam menghadapi gerhana, umat Islam disunnahkan untuk melaksanakan sholat sunnah, takbir dan shodaqoh. Meski demikian ada sedikit perbedaan dalam memandang gerhana tersebut. Apakah kesunnahan tersebut karena terjadinya gerhana, karena melihat gerhana atau karena kemungkinan melihat gerhana.

Sebagian besar ahli falak di lingkungan Nadhliyyin meyakini tidak ada kesunnahan melaksanakan sholat gerhana ketika Gerhana Bulan Penumbra karena perubahan wajah bulan dalam fase purnama dan gerhana penumbra tidak dapat dikenali dengan mudah dengan mata telanjang. Berbeda dengan GBS. Namun jika GBS hanya sedikit seperti tadi malam bagaimana?.

Dari pengamatan secara visual, terlebih dengan detektor digital terlihat dengan baik adanya GBS, sekalipun kecil. Sehingga kelak, jika terjadi gerhana bulan sebagian lagi dapat diupayakan untuk melaksanakan sholat gerhana secara berjamaah.

Karena harus segera berkumpul untuk menghantar calon jamaah Umroh terpaksa meninggalkan teleskop yang sedang mengamati Gerhana. Setelah memberi short course mengoperasikan teleskop dan memotret, pengamatan dilanjutkan seorang diri oleh Mas Fahri dengan modus video. Dari rekaman tersebut dapat dilihat perubahan gradual secara berlahan wajah bulan menuju Purnama diiringi dengan kokok ayam dan suara binatang malam. Video rekaman sedang dalam proses untuk diunggah di youtube.

Labbaik ya Allah, semoga di malam Gerhana Bulan ini Engkau berkenan mengabulkan doa hambaMu ini.? Terimalah Ibadah Umroh tetatngga saya dan semoga Engkau memberi kesempatan bagi hamba dan Keluarga untuk turut menunaikan Umroh dan Haji ke rumahMu. ? Labbaik ya Allah.

?

Hendro Setyanto (Pengurus Lajnah Falakiyah PBNU)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Kajian Islam, Habib Rohis Tegal - Rohani Islam

Minggu, 03 Desember 2017

NU Kenalkan Kesaktian Pancasila ke Ulama Mancanegara

Jakarta, Rohis Tegal - Rohani Islam

Nahdlatul Ulama memanfaatkan forum International Summit of Moderate Islamic Leaders (Isomil) atau pertemuan internasional para pemimpin Islam moderat di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Senin (9/5), untuk menjelaskan pengalaman Indonesia dalam memadukan agama dan nasionalisme.

NU Kenalkan Kesaktian Pancasila ke Ulama Mancanegara (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Kenalkan Kesaktian Pancasila ke Ulama Mancanegara (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Kenalkan Kesaktian Pancasila ke Ulama Mancanegara

Menurut Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, jangkar yang mempertemuan agama dan rasa kebangsaan di Indonesia adalah Pancasila. Ia lantas membacakan satu persatu dari lima butir  Pancasila di hadapan para delegasi dari berbagai negara.

Melalui Pancasila, kata pria yang biasa dipanggil Kang Said ini, Indonesia menyatukan antara yang ketuhanan dan yang kemasyarakatan, sesuatu konsep yang mungkin tak terpikirkan oleh orang-orang Barat.

Rohis Tegal - Rohani Islam

“Berbeda dari pandangan orang-orang Eropa  yang gagal memahami iman, agama, dan keadilan sosial yang menurut mereka tidak dapat dipersatukan sama sekali, mayoritas bangsa Indonesia memahami bahwa iman kepada Allah menyatu dengan keadilan sosial. Atas dasar itu, meskipun Indonesia bukan negara agama tetapi ia adalah negara beragama, sebuah negara yang menghimpun orang-orang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.

Kiai asal Cirebon ini mengibaratkan Pancasila sebagai jangkar bagi kapal Indonesia yang ditumpangi 248 juta jiwa dengan berbagai etnik dan latar belakang agama yang berbeda. Para ulama NU, tambahnya, memandang Pancasila sesuatu yang final, tidak bisa menggantikan posisi agama, tapi juga tidak bertentangan dengan agama.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Dalam kesempatan itu, Kang Said juga mengenalkan pemikiran Hadratussyekh Muhammad Hasyim Asy’ari tentang Islam dan cinta tanah air. Menurutnya, Hadratussyekh menempatkan Indonesia sebagai rumah yang harus dijaga karena menentukan keberlangsungan menjalankan syariat secara aman.

“Pancasila tidak menghilangkan Islam tapi justru menyuburkannya,” ujarnya.

Isomil yang dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla dihadiri para ulama dari berbagai negara, antara lain Sudan, Libia, Aljazair, India, Rusia, Maroko, Thailand, Inggris, Senegal, Lithuania, Spanyol, Yunani, Korea Selatan, Yordan, Pakistan, Malaysia, Tunisia, Saudi Arabia, dan lain-lain. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Kajian Islam, Kyai Rohis Tegal - Rohani Islam

Selasa, 21 November 2017

PCNU Pringsewu Awali Safari Ramadhan dengan “Jihad”

Pringsewu, Rohis Tegal - Rohani Islam. PCNU Kabupaten Pringsewu mengawali safari Ramadhan dengan mengadakan Ngaji Ahad (Jihad) yang dilaksanakan Ahad (21/06) lalu. Dalam pengajiannya, Mustasyar PCNU Pringsewu KH Sujadi menekankan pentingnya menata dan memperbaiki niat yang menjadi dasar dari semua perbuatan kita di dunia.?

PCNU Pringsewu Awali Safari Ramadhan dengan “Jihad” (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Pringsewu Awali Safari Ramadhan dengan “Jihad” (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Pringsewu Awali Safari Ramadhan dengan “Jihad”

"Dengan memperbarui niat (tajdidun niat) akan menjadikan amal perbuatan kita didunia bermakna. Kita akan menjadi apa dan siapa tergantung nawaitu kita," terangnya.

Mengutip hadits Rasulullah SAW, Kiai Sujadi mengatakan, bahwa perumpamaan niat seperti ruh dan perbuatan menjadi jasadnya. Jika kita beramal dan tidak diiringi oleh niat maka kita bisa jadi tidak mendapatkan apa-apa. Namun sebaliknya jika kita memiliki niat walaupun tidak jadi melakukan perbuatannya maka kita sudah mendapatkan sesuatu dari niat tersebut.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Abah Sujadi, panggilan kesehariannya mengingatkan pentingnya melafadzkan niat dalam mengawali sesuatu walaupun hal tersebut tidak diwajibkan. "Nawaitu soma ghodin atau niat puasa itu diucapkan agar kita tidak lupa serta menolong lisan kepada hati untuk melahirkan niat," ucapnya.?

Kegiatan Jihad di bulan Ramadhan 1436 H ini dilaksanakan tidak seperti biasanya yang digelar pagi hari. Kegiatan Jihad kali ini dilaksanakan sore hari pukul 16.30 WIB sampai dengan waktu berbuka puasa. Setelah berbuka puasa kegiatan dilanjutkan dengan shalat maghrib berjamaah di Aula Gedung NU Kabupayen Pringsewu. (Muhammad Faizin/Fathoni)

Rohis Tegal - Rohani Islam

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Kajian Islam, Tokoh Rohis Tegal - Rohani Islam

Rabu, 08 November 2017

Jadikan Puasa untuk Perbaikan Karakter

Brebes, Rohis Tegal - Rohani Islam?



Imam Besar Masjid Agung Brebes KH Rosyidi mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan Ramadhan sebagai ladang perbaikan karakter secara menyeluruh. Perbaikan karakter tersebut, bisa dicapai melalui tahapan-tahapan puasa dalam sebulan, yang tentunya harus diikuti dengan penuh semangat dan ikhlas karena Allah SWT.?

Jadikan Puasa untuk Perbaikan Karakter (Sumber Gambar : Nu Online)
Jadikan Puasa untuk Perbaikan Karakter (Sumber Gambar : Nu Online)

Jadikan Puasa untuk Perbaikan Karakter

“Puasa diharapkan bisa menjadi perbaikan karakter secara menyeluruh,” ujar Kiai Rosyidi ketika ditemui Rohis Tegal - Rohani Islam di kediamannya, jalan Kiai Kholid Barat Pasarbatang Brebes, Selasa (6/6).

Karakter itu bisa terwujud, bila manusia makin menyadari akan peningkatan persaudaraan di antara kita. Meliputi memperkuat ukuhwah islamiyah, ukhuwah ? wathoniyah, dan ukhuwah basariyah, sehingga persatuan dan kesatuan umat islam makin kuat.?

Tindakan-tindakan kekerasan oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan Islam, justru kurang memberikan arti bagi perkembangan agama Islam, malah merugikan. “Bulan puasa kok melakukan terror, ini malah merugikan orang lain,” katanya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Dalih jihad itu tidak betul, kalau mau jihad benar-benar berada di medan perang yang sesungguhnya. Bukan menjadi pecundang seperti yang dilakukan para teroris itu. Teroris cuma mengacaukan dan memperburuk serta merusak nama Islam. Kejadian terakhir di Inggris sangat mencoreng umat Islam karena dilakukan pada bulan suci Ramadhan.?

Pun teror di Kampung Melayu, ? korbannya malah umat Islam, bahkan salah satu korbannya anak Brebes, anggota pelajar NU. “Bunuh diri dengan cara apa pun itu tidak dibenarkan dalam Islam, apalagi bunuh diri dengan membawa korban orang lain,” tegasnya.

Puasa Ramadhan, sambung Kiai Rosyidi, telah mendidik kita bersikap jujur, kepedulian sosial, saling ukhuwah, menegaskan diri sebagai pribadi yang saleh saleha dengan karakter yang hebat.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Ramadhan, menjadi perekat benang benang persatuan dan kesatuan umat. Keharmonisan di dalam keluarga bisa terbangun lewat saur dan buka puasa bersama. Ayah dan Ibu saling memperhatikan dan gendu-gendu rasa menyampaikan keluhan dan problematika masing-masing secara asyik. Jamaah shalat tarawih di mushola dan masjid mewujudkan arti sesungguhnya persatuan dan kesatuan umat.?

Ada takjil yang disediakan oleh kaum aghnia, ada doa-doa yang dilantunkan para kaum dhuafa. Ada tadarus yang memperhalus perkataan dan ada juga siraman rohani dari pemuka-pemuka agama yang menentramkan hati. “Rajutan benang keikhlasan dan kebersamaan di bulan puasa, amat teramat kuat bagi kekokohan dan kejayaan bangsa Indonesia, termasuk perputaran roda ekonomi yang sangat dinamis,” tandas mantan kepala Kemenag Brebes itu.

Kiai Rosyidi menambahkan, untuk kegiatan Masjid Agung di bulan Ramadhan antara lain pembahasan Tafsir Qur’an oleh KH Jaerukhi setiap hari bakda ashar berikut bacaan tahfidz serta tadarus Al-Qur’an saat bakda isya. (Wasdiun/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Kajian Islam, Pesantren Rohis Tegal - Rohani Islam

Kamis, 07 September 2017

Menengok Ngaji Ramadhan di Pesantren Seblak

Jombang, Rohis Tegal - Rohani Islam

Mengisi bulan suci Ramadhan dengan pengajian kitab kuning biasanya dilakukan di semua pesantren. Tidak terkecuali Pesantren Salafiyah Syafiiyah Seblak Jombang. Pesantren ini berdiri tahun 1921 oleh KH. Mashum Ali dan Hj. Choiriyah Hasyim. Nama terakhir ini adalah putri pertama Hadratussyaikh Hasyim Asyari, pendiri pesantren Tebuireng dan organisasi NU.

Pesantren ini hanya berlokasi 200 meter arah barat dari makam Gus Dur. Sistem pengajian kilatan Ramadhan tahun ini dibagi berdasarkan jenjang sekolah. Baik MTs maupun MA. "Pengajian dibagi berdasar jenis kelamin, dipisahkan antara santri putra dengan santri putri," ujar Subhan, kepala MTs.

Menengok Ngaji Ramadhan di Pesantren Seblak (Sumber Gambar : Nu Online)
Menengok Ngaji Ramadhan di Pesantren Seblak (Sumber Gambar : Nu Online)

Menengok Ngaji Ramadhan di Pesantren Seblak

Untuk jenjang MTs kelas putri, dibacakan kitab Akhlaq lil Banin karya Syaikh Umar bin Ahmad Baraja. "Yang membaca Ustadz Farhalim, bertempat di mushala pondok," imbuhnya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Bagi santri putra jenjang MTs, dibacakan kitab Majmu Musytamil ala Arba Rasail karya Syaikh Ahmad bin Zaini Dahlan. "Kitab ini sengaja dipilih karena sebagian besar membahas tentang shalat, dan ini sangat ditekankan di pesantren sini," ujarnya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Di dalam kitab ini, lanjutnya, juga diterangkan tentang ancaman-ancaman bagi orang yang lalai meninggalkan shalat. "Sehingga diharapkan santri di sini akan dengan mudah untuk melaksanakan shalat, tidak cuma shalat wajib, juga shalat sunat," jelasnya.

Pada jenjang MA, santri putri dibacakan kitab Talimul Mutaallim. "Kitab ini karya Syaikh Burhanuddin Az-Zarnuji, tahun ini yang membaca Ibu Nyai Mahshunah di masjid madrasah sana," ujar M. Any Rofiq, kepala MA.

Bagi santri putra, dibacakan kitab Qamiut Tughyan karya Syaikh Muhammad Nawawi al-Bantani. "Kitab ini sengaja dipilih karena membahas tentang akhlaq santri dan itu sesuai dengan visi misi Pesantren Seblak sini," imbuhnya.

Pengajian kilatan ini dimulai pukul 9 pagi. "Setelah semua santri di sini shalat Dhuha mulai jam 7 pagi dilanjut dengan bimbingan baca tulis Al-Quran," paparnya. Itu untuk menjaga agar kefasihan santri dalam membaca Al-Quran tetap terjaga, meskipun mereka rata-rata sudah membaca Al-Quran sendiri setiap ada waktu senggang.

Upaya ini merupakan bagian integral dalam mengisi pekan efektif fakultatif selama bulan Ramadhan. "Jadi, di samping materi pembelajaran yang tidak ketinggalan, siswa juga memperoleh nilai tambah berupa materi dari pengajian ini," tambahnya.

Pengajian kilatan ini akan berakhir pada tanggal 17 Ramadhan. "Nanti biasanya ditutup dengan buka puasa bersama antara pengasuh, pimpinan madrasah, dewan guru dan semua santri," ujarnya. Agenda rutin ini, lanjutnya, tetap digelar untuk semakin mempererat tali silaturrahim dan ikatan emosional antar undangan yang hadir.

Kitab lain yang dibaca bulan Ramadhan ini sudah ditentukan oleh hasil rapat majelis pengasuh bersama dewan ustadz pondok. Di antaranya adalah Riyadhus Sholihin, Akhlaq lil Banin, Tafsir Jalalain, Khulashoh Nurul Yaqin, Istidadul Maut walima Badal Mawt, Abi Jamrah, dan Mabadi Fiqhiyyah. (Red: Mahbib) ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Kajian Islam Rohis Tegal - Rohani Islam

Kamis, 23 Februari 2017

PBNU Instruksikan Nahdliyin dan Pengurus NU Wakaf Uang ke LWPNU

Jakarta, Rohis Tegal - Rohani Islam

Melalui surat instruksi resmi tertanggal 4 Februari 2016 yang ditandatangani oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan Sekjen HA Helmy Faishal Zaini, PBNU menginstruksikan kepada seluruh Nahdliyin dan para pengurus NU di berbagai tingkatan untuk ikut menyukseskan gerakan wakaf uang yang dikelola oleh Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWPNU).

PBNU Instruksikan Nahdliyin dan Pengurus NU Wakaf Uang ke LWPNU (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Instruksikan Nahdliyin dan Pengurus NU Wakaf Uang ke LWPNU (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Instruksikan Nahdliyin dan Pengurus NU Wakaf Uang ke LWPNU

Dalam surat tersebut, PBNU menginstruksikan kepada nahdliyin dan pengurus untuk menyosialisasikan dan mengajak berwakaf uang. Uang wakaf ini dapat ditransfer langsung ke nomor rekening: 734-144-1926 Bank BTN KCP Syariah Menara BTN a.n. Lembaga Wakaf nahdlatul Ulama, Call Center: 0818716943, dan SMS Center: 081219460716. Setoran minimal Rp 10.000 (sepuluh ribu rupiah) setiap bulan dan maksimalnya tidak terbatas.

Ketua LWPNU H Mardini mengatakan, warga NU ini ada sekitar 80 juta jiwa. Jika setiap jiwa mewakafkan uang sebesar RP 10.000 saja tiap bulan, maka bisa dikalkulasi jumlah yang didapatkan untuk kemudian dikelola untuk kemaslahatan Nahdliyin sendiri.

“Kita tidak usah muluk-muluk 80 juta jiwa, satu juta nahdliyin saja yang tiap bulan wakaf Rp 10.000, itu sudah luar biasa,” jelas Mardini kepada Rohis Tegal - Rohani Islam, Jumat (26/2/2016) di Jakarta.

Dia menerangkan, saat ini LWPNU telah menggandeng bank pemerintah yakni Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah. LWPNU memilih bank pemerintah karena lebih terpercaya. “Mereka dibawah naungan langsung negara sehingga mudah dalam segala sesuatunya,” ujar Mardini.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Wakaf uang nanti dikelola oleh nadzir profesional yakni Lembaga Keuangan Syariah (LKS) Penerima Wakaf Uang (PWU) yang telah ditunjuk oleh LWPNU. “Wakaf uang ini utuh, tidak akan hilang dan abadi. Wakaf tersebut hanya dimanfaatkan oleh nadzir, hasil keuntungan pemanfaatan tersebut akan dikembalikan ke LWPNU yang akan digunakan untuk kebutuhan dan kemaslahatan umat,” tuturnya. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam

Rohis Tegal - Rohani Islam Jadwal Kajian, Kajian Islam Rohis Tegal - Rohani Islam

Selasa, 20 Desember 2016

Cak Anam Tak akan Minta Dukungan PBNU

Jakarta, Rohis Tegal - Rohani Islam. Pasca Deklarasi Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) di Ponpes Langitan, Tuban, 31 Maret lalu, konsolidasi partai terus dilakukan dengan menggelar pelantikan DPW-DPC se DKI Jakarta yang dilaksanakan di Monas.

Meskipun target massa yang akan diraih oleh PKNU adalah warga Nahdliyyin, namun ketua tanfidz PKNU Khoirul Anam menyatakan tak akan sowan atau meminta dukungan PBNU terhadap partai yang sebelumnya merupakan PKB versi Muktamar Surabaya ini.

“Tak perlu ke PBNU, nanti malah salah, PBNU kan non partai,” tuturnya disela-sela acara.

Cak Anam Tak akan Minta Dukungan PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Cak Anam Tak akan Minta Dukungan PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Cak Anam Tak akan Minta Dukungan PBNU

Menurut catatan Rohis Tegal - Rohani Islam, beberapa petinggi partai dengan basis massa nahdliyyin seperti Ketua tanfidz DPP PKB Muhaimin Iskandar melakukan kunjungan ke PBNU setelah terpilih. Hal yang sama dilakukan oleh Ketua Umum PPP Suryadharma Ali.

PKNU menargetkan untuk mengembalikan aswaja di ibukota dalam pemilu legislatif tahun 2009 mendatang. Pada pemilu 2004 lalu PKS menjadi pemenang. PPP juga pernah berjaya di ibukota.

Sekitar 5000 massa PKNU memadati monas dengan pakaian putih-putih mulai pukul 09.00 WIB. Sebelum acara pelantikan, massa mengikuti istighotsah yang dipimpin oleh seorang habaib.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Hadir dalam acara tersebut Ketua Dewan Syuro KH Abdurrahman Chudori, Ketua Umum Tanfidz Khoirul Anam, Alwi Syihab dan sejumlah habaib dari Jakarta dan sekitarnya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Cak Anam menyatakan konsolidasi ini akan terus dilakukan ke seluruh Indonesia dengan melantik pengurus partai setempat. Ditargetkan sampai Agustus 2007 mendatang, seluruh kepengurusan partai di Indonesia sudah dilantik. (mkf)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Pemurnian Aqidah, Ahlussunnah, Kajian Islam Rohis Tegal - Rohani Islam

Rabu, 19 Oktober 2016

Kajian Ilmiah Shalat Tarawih 20 Rakaat Lebih Sehat

Oleh Abdullah Hamid

Bukan tanpa alasan ijtihad Sayyidina Umar bin Khattab RA menetapkan sunnah shalat Tarawih ? berjamaah 20 rakaat. Salah satu hikmahnya, di masa depan terbukti ? jumlah rakaat lebih banyak yaitu 20 dari hasil penelitian penulis menunjukkan lebih sehat sesuai kondisi fisik jamaah. Dapat memulihkan keseimbangan fungsi tubuh.?

Kajian Ilmiah Shalat Tarawih 20 Rakaat Lebih Sehat (Sumber Gambar : Nu Online)
Kajian Ilmiah Shalat Tarawih 20 Rakaat Lebih Sehat (Sumber Gambar : Nu Online)

Kajian Ilmiah Shalat Tarawih 20 Rakaat Lebih Sehat

Kemampuan kassyaf Sayyidina Umar juga pernah diberitakan saat Khutbah Jumat di masjid dapat memberi komando langsung kepada pasukan muslimin di medan perang, padahal di kota yang berbeda. Penelitian awal dari penulis ini masih terbatas, perlu dikembangkan lagi oleh peneliti dokter yang lebih kompeten.

Keseimbangan nutrisi memang merupakan kunci utama untuk mendapatkan berat badan ideal. Asupan nutrisi yang masuk ke tubuh tidak boleh kekurangan ataupun kelebihan. Nah, agar Anda bisa mengontrol jumlah kalori yang masuk ke tubuh, cari tahu terlebih dahulu kebutuhan kalori harian Anda.

Kalori sesungguhnya sangat dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan energi. Namun, jika jumlahnya berlebihan dalam tubuh, ini justru bisa menyebabkan munculnya berbagai penyakit, seperti obesitas, jantung koroner, dan diabetes.

Ada kecenderungan ummat Islam latah, saat bedug magrib berbuka puasa asupan makannya berlebih, maka untuk mengembalikan keseimbangan metabolisme tubuh, perlu gerakan shalat tarawih minimal 8 rakaat, lebih banyak 20 rakaat semakin baik dan sehat, memungkinkan terjadi pembakaran lemak, langsung pada bakda shalat isya dalam rentang antar shalat 3 waktu, fungsinya bisa disamakan dengan berolahraga dengan gerakan secara wajar.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Shalat tarawih pada intinya berolahraga juga. Selain banyak bergerak dan rajin berolah raga, sebenarnya ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk membantu mempercepat pembakaran kalori dan mengikis lemak yang menumpuk dalam tubuh Anda, yaitu dengan shalat tarawih memilih 20 rakaat sekaligus.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Meski banyak produk ditawarkan yang mengklaim dapat membantu membakar ? kalori dalam tubuh. Tetapi pada kenyataannya, menurut para ahli, hanya ada satu cara yang paling efektif, yaitu dengan banyak beraktivitas atau bergerak.

Sebagaimana diungkap Barry M Popkin, PhD, Direktur Program Interdisipliner Obesitas di Universitas North Carolina: "Pada dasarnya, kita tidak mengetahui cara lain untuk membakar lebih banyak kalori ? atau meningkatkan metabolisme tubuh selain dengan lebih banyak bergerak."?

Namun begitu, bukan berarti tak ada cara lain untuk mempercepat pembakaran kalori. Nah, berikut adalah tip yang dapat Anda tempuh untuk mempercepat pembakaran kalori dan mengikis lemak dalam tubuh: Cara yang satu ini adalah cara paling kuno, tapi populer murah dan efektif. ? "Semakin sering menghabiskan waktu berolah raga dan semakin semangat melakukannya, kian banyak kalori yang akan dibakar," kata Christopher Wharton, PhD, peneliti dan pelatih profesional dari Rudd Center for Food Policy and Obesity di Universitas Yale.?

Selain itu, menurut pakar obesitas, George Bray MD dari Pennington Biomedical Research Center di Baton Rouge, aktivitas jalan cepat setiap hari adalah jenis latihan yang paling disarankan bagi mereka yang ingin membakar banyak kalori. Penulis menganalogikan atau meng-qiyaskan jalan kaki ke masjid dan melakukan olah gerak rakaat shalat.

Ketika berolahraga atau shalat tarawih dengan jumlah rakaat maksimal, tubuh Anda akan membakar kalori untuk menyediakan tenaga. Namun begitu, olahraga tersebut sangat menguntungkan karena meski gerakananda sudah selesai tubuh masih akan terus membakar banyak kalori. Walau sulit menentukan berapa lama efek ini akan berlangsung (bervariasi tergantung komposisi tubuh dan tingkat gerakan), Wharton memperkirakan bahwa rata-rata metabolisme tubuh akan meningkat sedikitnya dalam 24 jam. Artinya dalam 1 hari puasa, mudah-mudahan shalat tarawih 20 rakaat membantu kondisi tubuh kembali normal.

Sebagaimana Wharton sarankan, jika Anda ingin memperpanjang efek pembakaran kalori ini, agar berolahraga dengan durasi atau waktu yang cukup lama. "Sejumlah riset menunjukkan bahwa dengan menambah durasi ? olahraga ? peningkatan rata-rata metabolisme keseluruhan menjadi panjang," ujarnya.

Ketika berolahraga atau shalat tarawih 20 rakaat, Anda tentu menggerakkan otot. ? Ini akan membantu membangun massa otot, dan jaringan otot akan membakar lebih banyak kalori ketimbang lemak tubuh, ? bahkan saat Anda sedang istirahat sekali pun. Menurut Wharton, 10 pon otot tubuh dapat membakar 50 kalori dalam sehari saat tubuh diam, dan 10 pon lemak akan membakar 20 kalori.

"Cara paling efektif meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar banyak kalori adalah latihan aerobik dan latihan kekuatan (strength training), keduanya sangat penting," ungkap Megan A McCrory, PhD, peneliti dari School of Nutrition and Exercise Science di Universitas Bastyr. Strength training adalah penggunaan resistensi kontraksi otot untuk membangun kekuatan, daya tahan anaerobik, serta ukuran otot rangka.

Latihan kekuatan menjadi penting artinya ketika kita beranjak tua di mana metabolisme cenderung mulai menurun. Salah satu cara untuk memelihara metabolisme adalah memasukkan latihan kekuatan pada program olahraga Anda. Dari gambaran tersebut menurut penulis shalat tarawih 20 rakaat merupakan salah satu cara praktis, mendesak, dan kadar tertentu mempercepat pembakaran lemak yang menimbun saat berbuka puasa.

Agar Anda bisa membatasi mengontrol kalori yang masuk ke tubuh Anda. Berikut ini adalah gambaran kebutuhan kalori harian yang bisa diaplikasikan di rumah sebagai acuan.? Ada tiga jenis aktivitas fisik yakni ringan (10-20%), sedang (20-30%) dan berat (40-50%). Pertama, aktivitas ringan antara lain; membaca (10%), menyetir mobil (10%), kerja kantoran (10%), mengajar (20%), berjalan (20%). Kedua, aktivitas sedang antara lain; kerja rumah tangga (20%), jalan cepat (30%), bersepeda (30%). Ketiga, aktivitas berat antara lain; aerobik (40%), mendaki (40%), dan jogging (40%). Kemudian, anda tinggal menghitung rasio Kebutuhan Kalori Harian (KKH) anda.

KKT merupakan jumlah kebutuhan kalori tubuh ditambah dengan jumlah kalori saat melakukan aktifitas fisik. Nah, nilai KKT inilah yang menjadi acuan Anda untuk mengontrol jumlah kalori yang masuk ke tubuh setiap harinya. Jika dalam sehari Anda mengonsumsi makanan melebihi batas KKT Anda, maka lakukanlah olahraga selama 30 menit untuk membakar kelebihan kalori tersebut.Persis lama shalat tarawih 20 rakaat.***

Penulis adalah Penyuluh Kesehatan Informal bagi tokoh masyarakat agama Islam wilayah Puskesmas Lasem, Rembang, Jawa Tengah.

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Kajian Islam, Syariah, Lomba Rohis Tegal - Rohani Islam

Jumat, 15 Mei 2015

Universitas NU Cirebon Obral Beasiswa Pendidikan

Cirebon, Rohis Tegal - Rohani Islam - Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Cirebon yang dinakhodai langsung oleh Ketua Umum NU KH Said Aqil Siroj memberikan beasiswa pendidikan pada penerimaan mahasiswa baru tahun 2016-2017. Pihak kampus? ini mengobral beasiswa untuk calon mahasiswa baru yang memenuhi tiga kriteria persyaratan.

Calon mahasiswa UNU Cirebon penerima beasiswa tahun ini adalah mereka yang hafal minimal empat juz Al-Quran, mereka yang berprestasi, dan mereka yang tidak mampu dan aktif kegiatan kemahasiswaan.

Universitas NU Cirebon Obral Beasiswa Pendidikan (Sumber Gambar : Nu Online)
Universitas NU Cirebon Obral Beasiswa Pendidikan (Sumber Gambar : Nu Online)

Universitas NU Cirebon Obral Beasiswa Pendidikan

Demikian disampaikan Wakil Rektor UNU Cirebon Bidang Kemahasiswaan dan Pengabdian Masyarakat Dr KH Moh Badrussalam Shof. Menurut Doktor Bidang Kurikulum dan Metodologi Pengajaran alumnus Omdurman Islamic University Sudan ini pada acara rutinan di Masjid Kampus 2 UNU Cirebon Jalan Dr Cipto, Selasa (10/5) malam.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Menurut mantan Rais Syuriyah PCINU Sudan ini, hal yang menarik adalah bahwa untuk beasiswa katagori penghafal Al-Quran pihak kampus tidak mengharuskan peserta hafal 30 juz seperti diberlakukan perguruan tinggi lain. UNU Cirebon akan tetap memberikan beasiswa pendidikan bagi mereka yang hafal minimal empat juz Al-Quran.

"Siapa saja yang sudah hafal minimal empat juz bisa ikut tes mendapatkan beasiswa penghafal Al-Quran," tegas Kang Badrus yang mengemban amanah sebagai Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru UNU Cirebon. (Abfalaka/Alhafiz K)

Rohis Tegal - Rohani Islam

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Kajian Islam, Habib Rohis Tegal - Rohani Islam

Minggu, 08 Februari 2015

UNU Mataram Siap Terima Mahasiswa Baru

Mataram, Rohis Tegal - Rohani Islam. Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Mataram siap menerima mahasiswa baru tahun 2015/2016, kata sekretaris tim penggagas Retno Sernopati, S.Fil, M. Hum di sela visitasi internal UNU mataram di kantor UNU mataram jalan pendidikan No 6 mataram, Senin(1/12) kemarin.

“Kami dari tim pengagas sudah siap menerima mahasiswa baru karena gedung belajar juga sudah siap dipakai,” terang Retno.

UNU Mataram Siap Terima Mahasiswa Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
UNU Mataram Siap Terima Mahasiswa Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

UNU Mataram Siap Terima Mahasiswa Baru

Ia menambahkan, ada dua gedung akan digunakan. "Kampus 1 UNU mataram (jalan pendidikan no 6 Mataram) dan kampus 2 UNU Mataram yang berpusat di Bonder Lombok Tengah,” rincinya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Terkait izin ia pun menambahkan UNU Mataram telah memenuhi standar Dikti sehingga bisa menerima mahasiswa baru. “UNU mataram sudah memlebihi standar dan sudah sesuai SOP Dikti untuk menerima mahasiswa baru tahun pelajarab 2015-2016 nanti,” tegasnya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Sekitar 60 calon tenaga pendidik yang bertitel megister, doktor hingga profesor tampak antusias mengikuti arahan dari DR. H Fatoni Rodi (PBNU), selain itu hadir juga ketua PWNU NTB Drs. TGH. Taqiuddin Mansur, M.Pd.I, ketua yayasan UNU Ir. H. L. Winengan, M. Yunus, MM, sekretaris Yayasan Bq. Mulianah, M.Pd.I dan ketua tim penggagas DR. H. Adi Fadli, MA. (Samsul Hadi/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Kajian Islam, Fragmen, AlaNu Rohis Tegal - Rohani Islam

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Rohis Tegal - Rohani Islam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Rohis Tegal - Rohani Islam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Rohis Tegal - Rohani Islam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock