Tampilkan postingan dengan label Halaqoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Halaqoh. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Februari 2018

Komentar Gus Mus tentang Pameran Lukisan Wajah Kiai

Jakarta, Rohis Tegal - Rohani Islam ?

Mustasyar PBNU KH A. Mustofa Bisri mengomentari pameran lukisan Nabila Dewi Gayatri dengan menunkil sebuah hadits “Innallaha jamil yuhiibul jamal”. Artinya Allah itu Maha Indah menyukai keindahan. Ciptaan-ciptaan Allah yang serba indah menginspirasi makhluknya, manusia, untuk menirunya. Atau dengan istilah lain, berkesenian.

?

Komentar Gus Mus tentang Pameran Lukisan Wajah Kiai (Sumber Gambar : Nu Online)
Komentar Gus Mus tentang Pameran Lukisan Wajah Kiai (Sumber Gambar : Nu Online)

Komentar Gus Mus tentang Pameran Lukisan Wajah Kiai

“Angin dengan tinggi rendah temponya menggesek daun-daun cemara, ditingkahi irama alunan ombak laut dan rintik hujan, menginspirasi manusia untuk melahirkan seni musik,” kata kiai yang akrab disapa Gus Mus tersebut pada katalog pameran bertajuk Sang Kekasih yang akan dibuka Ketua Umum PBNU di hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Senin (8/5). ?

Sementara keindahan laut, lanjut kiai yang penyair dan pelukis itu, dengan riak-riak ombak gelombang dan ikan-ikannya, hingga cakrawala dan langit biru dengan awan-awannya yang berarak di atasnya; gunung-gunung, kelok-kelok sungai dan gemericik airnya; pepohonan, belukar, gelaran hijau sawah, dan rerumputan; bahkan berbagai bentuk dan rona wajah manusia itu sendiri; menginspirasi manusia untuk melahirkan seni rupa.?

Rohis Tegal - Rohani Islam

“Lihatlah pameran berjudul Sang Kekasih yang digelar oleh pelukis perempuan, Nabila Dewi Gayatri ini. Sebagai pelukis yang mecintai para kiai, alias ulama Nusantara, Nabila yang sebanrnya pelukis surealis mencoba menghadirkan sosok idolanya dalam lukisan realis, naturalis,” jelas Gus Mus.?

Dengan pameran itu, lanjut Gus Mus, sang pelukis mengajak bernostalgia, berharap orang-orang terutama para santri sekarang dapat mengenang bukan hanya kedalaman ilmu dari para ulama pendahulu tersebut, tapi terutama juga mengingat kearifan dan perjuangan mereka dalam berkhidmah kepada agama, umat, bangsa dan negara.

“Dengan kata lain, Nabila ingin lukisan-lukisan ini dapat menjadi obat kangen yang pada gilirannya dapat mengobarkan semangat penghormatan kepada ulama Nusantara yang teduh mengayomi, yang tidak hanya alim, tapi arif dan penuh dedikasi bagi agama, umat, dan tanah air mereka.”?

Rohis Tegal - Rohani Islam

Menurut Gus Mus, Nabila yang putri seorang kiai itu, dengan lukisannya yang khusus menampilkan wajah-wajah kiai yang merupakan ahli agama (Islam) juga menghapuskan kesan keterpisahan agama (kebenaran) dengan seni (keindahan) yang dikesankan oleh sementara orang.?

Pameran dengan kurator Yaksa Agus itu menampilkan kiai-kiai Nusantara dari Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari hingga KH Said Aqil Siroj. hingga 14 Mei. Tak kurang 50 wajah kiai dipajang di pameran yang akan berakhir 14 Mei itu. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Bahtsul Masail, Halaqoh, Pendidikan Rohis Tegal - Rohani Islam

Rabu, 24 Januari 2018

PBNU Setuju Rencana Reshuffle Menteri Berkinerja Lamban

Jakarta, Rohis Tegal - Rohani Islam. Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan setuju jika ada reshuffle terhadap menteri-menteri yang kinerjanya lamban untuk meningkatkan kinerja pemerintahan yang dalam sektor tersebut.

“Kalau menurut presiden ada menteri yang kinerjanya lamban, kendor setelah delapan bulan dilantik, kita sih sebagai ormas oke saja atas apa yang akan dilakukan presiden,” katanya di gedung PBNU, Kamis.

PBNU Setuju Rencana Reshuffle Menteri Berkinerja Lamban (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Setuju Rencana Reshuffle Menteri Berkinerja Lamban (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Setuju Rencana Reshuffle Menteri Berkinerja Lamban

Menurutnya, sektor yang selama ini kinerjanya kurang menggembirakan adalah sektor ekonomi seperti terjadinya kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, utamanya beras, nilai tukar rupiah dan dolar yang masih diatas 13.000, pengangguran, dan lainnya yang memberatkan masyarakat.

Rohis Tegal - Rohani Islam

“Ini menandakan tim ekonomi presiden kurang berhasil selama enam bulan ini,” tandasnya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Sektor lain seperti keamanan menurutnya mampu menunjukkan stabilitas yang baik dan bisa dirasakan, begal ditindak atau penangkapan gembong narkoba. “Kalau ekonomi, stagnan betul.” (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Habib, Budaya, Halaqoh Rohis Tegal - Rohani Islam

Selasa, 16 Januari 2018

PBNU Dorong Pemerintah Perhatikan Industri Domestik

Jakarta, Rohis Tegal - Rohani Islam - Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Mochammad Maksum Machfoedz menyebut pemerintah lebih memerhatikan impor sebagai model pembangunan ekonomi nasional. Semestinya pemerintah lebih memerhatikan model perekonomian berbasis industri domestik.

“Keliru model pembangunan nasional. Karena kita mengandalkan impor sebagai landasan industri nasional,” kata Prof Maksum dalam seminar perekonomian di tengah rangkaian Rakernas PBNU di Jakarta, Sabtu (19/11) sore.

PBNU Dorong Pemerintah Perhatikan Industri Domestik (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Dorong Pemerintah Perhatikan Industri Domestik (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Dorong Pemerintah Perhatikan Industri Domestik

Menurut Prof Maksum, kebijakan perekonomian yang berbasis industri domestik akan memberikan banyak nilai lebih. “Kalau industri domestik, maka ini akan memberikan banyak nilai tambah. Sumber daya manusia terpakai.”

Di samping itu kebijakan perekonomian nasional berbasis industri domestik dapat mendorong pemeretaan perekonomian, kata Prof Maksum.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Sementara Menteri Keuangan RI Sri Mulyani yang hadir dalam seminar ini menjelaskan kenapa negara tidak mengandalkan sumber daya alam sebagai sumber pendapatan nasional. Menurutnya, sumber daya alam membuat masyarakat tidak produktif.

Rohis Tegal - Rohani Islam

“Yang terjadi hanya konflik, perang, atau korupsi. Tiga hal ini yang hadir di negara kaya dengan sumber daya alam, tetapi tidak mampu mengelolanya dengan baik,” kata Sri Mulyani.

Sri Mulyani melirik sektor jasa. Menurutnya, sektor jasa cukup penting. Banyak orang melakukan investasi di bidang kesehatan, ruma sakit, dan asuransi misalnya. “Sektor ini tidak memerlukan banyak sumber daya alam. Sektor ini jelas membutuhkan orang baik dan manajemen yang baik.” (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Pondok Pesantren, Halaqoh, Quote Rohis Tegal - Rohani Islam

Sabtu, 06 Januari 2018

NU Kraksaan Istiqomah Gelar Istighotsah Selama 10 Tahun

Probolinggo, Rohis Tegal - Rohani Islam. Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo tiap hari Jum’at malam rutin menggelar kegiatan istighotsah. 

Kegiatan yang sudah berlangsung secara istiqomah selama 10 tahun ini diikuti oleh seluruh pengurus ranting NU, lembaga, lajnah dan badan otonom.

NU Kraksaan Istiqomah Gelar Istighotsah Selama 10 Tahun (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Kraksaan Istiqomah Gelar Istighotsah Selama 10 Tahun (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Kraksaan Istiqomah Gelar Istighotsah Selama 10 Tahun

Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Kraksaan Moch. Siddiq Hasan kepada Rohis Tegal - Rohani Islam, Ahad (10/2) mengatakan selain merupakan instruksi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), istighotsah ini juga bertujuan untuk mengamalkan ajaran tradisi NU Ahlussunnah wal Jamaah dan mendoakan masyarakat.

Rohis Tegal - Rohani Islam

”Dalam istighotsah ini kami berdoa bersama-sama dan memohon kepada Allah agar Kabupaten Probolinggo, khususnya Kraksaan menjadi daerah yang aman dan kondusif baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur. Selain itu diberikan kemudahan dalam segala hal sehingga dapat berkomunikasi dan koordinasi dengan baik kepada ranting dalam melaksanakan program kerja,” ungkapnya.

Menurut Hasan, biasanya setelah istighotsah dilanjutkan dengan diskusi dengan seluruh pengurus ranting untuk membahas program kerja yang akan dijalankan baik di MWC maupun ranting NU. Usulan-usulan tersebut kemudian ditampung untuk diambil sebuah keputusan membuat usulan prioritas yang selanjutnya akan dijadikan sebagai program kerja.

Rohis Tegal - Rohani Islam

”Dalam kesempatan tersebut kami juga menyerap aspirasi warga nahdliyin dari masing-masing ranting. Kesulitan-kesulitan yang disampaikan warga nahdliyin selanjutnya kami bicarakan bersama untuk dicarikan solusi dan jalan keluarnya. Seperti pada saat adanya aliran sehat yang sangat meresahkan warga Nahdliyin karena ajaran yang disampaikan menyimpang dari akidah ahlussunnah wal jamaah,” jelasnya.

Dikatakan Hasan, melalui kegiatan istighotsah tersebut akhirnya tercipta sebuah ikatan silaturahim yang sangat kuat diantara sesama pengurus NU. Apalagi istighotsah ini merupakan salah satu tradisi ulama NU yang harus terus dilestarikan.

“Istighosah ini merupakan salah satu tradisi NU. Oleh karena itu saya berpesan kepada segenap masyarakat agar tidak meninggalkan tradisi-tradisi yang ada serta tetap berpedoman pada hal-hal yang telah dirumuskan oleh para ulama-ulama NU,” pintanya.

Redaktur     : Mukafi Niam

Kontributor : Syamsul Akbar

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Halaqoh Rohis Tegal - Rohani Islam

Jumat, 05 Januari 2018

Mengintip Sejarah Dua Masjid Suci

Makkah, Rohis Tegal - Rohani Islam. Gedung Two Holy Mosques Architecture berdiri di pinggiran Kota Makkah, Arab Saudi, sekitar 10 kilometer ke arah barat dari Masjidil Haram.

Museum yang diresmikan sekitar 20 tahun yang lalu itu menyimpan dokumentasi sejarah dua masjid suci, Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Mengintip Sejarah Dua Masjid Suci (Sumber Gambar : Nu Online)
Mengintip Sejarah Dua Masjid Suci (Sumber Gambar : Nu Online)

Mengintip Sejarah Dua Masjid Suci

Miniatur replika Masjidil Haram menyambut para pengunjung museum di ruang penerima tamu, tempat pengunjung dapat melihat kondisi Masjidil Haram sebelum dan sesudah perluasan. 

Rohis Tegal - Rohani Islam

Ruangan berikutnya adalah area Masjidil Haram, yang menyimpan benda-benda yang pernah dipasang di masjid tempat Kabah berada itu. 

Rohis Tegal - Rohani Islam

Di antara benda-benda yang disimpan di ruangan itu ada tangga kayu ke pintu Ka`bah yang dipergunakan tahun 1240 Hijriyah. 

Ada juga potongan besar marmer berukir yang membentuk mimbar Masjidil Haram pada abad kesepuluh Hijriyah serta pintu Ka`bah yang saat ini sudah tidak digunakan. 

Benda-benda yang berkaitan dengan Ka`bah seperti Kiswah (kain penutup Ka`bah), alat tenun tradisional pembuat Kiswah, pilar Ka`bah dari tahun 65 Hijriyah, dapat ditemukan di ruang Ka`bah Al Musharaf. 

Di ruang foto, pengunjung dapat menyaksikan gambaran perubahan-perubahan yang terjadi di Masjidil Haram dari waktu ke waktu. Begitu juga dengan foto Masjid Nabawi dan Kota Madinah pada masa lalu.

Sejumlah mushaf Al Quran juga tersimpan di sana, terutama yang berasal dari abad 13 Hijriyah.

Salah satu koleksi yang paling menarik pengunjung adalah mushaf asli Al Qur`an dari masa Usman bin Affan, yang dipamerkan di ruang Inscription and Manuscript.

Sementara beberapa pintu masjid dan mimbar dipamerkan di ruang Masjid Nabawi, masjid yang di dalamnya terdapat makam Nabi Muhammad SAW. 

Sebuah sumur berpagar besi berukir lengkap dengan timba dan kerekan menjadi pusat perhatian di ruang sumur Zam Zam. 

Menurut keterangan yang tertera di sana, kerekan itu digunakan untuk menimba air Zam Zam pada akhir abad 14 Hijriyah, sedangkan ember timbanya berasal dari tahun 1299 Hijriyah.

Di area Zam Zam juga ada jam matahari yang digunakan untuk menentukan waktu shalat pada masa lalu, ada pula jam yang pertama dipasang di Masjidil Haram. 

Para pegunjung bisa menikmati benda-benda yang dipamerkan di museum tersebut secara gratis. Tapi orang yang ingin melihat koleksi museum itu harus meminta izin untuk mengunjungi museum secara berkelompok.

Memotret

Berbeda dengan umumnya museum yang melarang pengunjung mengambil foto, di museum tersebut pengunjung bebas memotret apa saja di seluruh ruang pamer.

Sayangnya, tidak ada pemandu, buku petunjuk, maupun brosur atau selebaran yang menjelaskan perihal museum dan benda-benda koleksinya.

Petugas museum yang ditanya mengenai hal itu hanya menjawab singkat "Cari saja di internet, banyak kok".

Satu-satunya petunjuk bagi pengunjung hanyalah keterangan yang tertera pada setiap benda yang dipajang meskipun keterangannya sangat minim.

Meski demikian sejumlah pengunjung mengaku puas setelah berkeliling museum.

"Bagus sekali. Mudah-mudahan saya bisa datang lagi kalau umroh nanti," kata anggota jemaah haji asal Karangayar, Siti Ngadiroh.

Sementara Maman, yang datang bersama Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dari Bandung, mendapat banyak keterangan dari Ketua KBIH yang bertindak sebagai pemandu.

Usai mengunjungi museum, biasanya jemaah haji melanjutkan tur ke peternakan Unta di Hudaibiyah, di tengah padang pasir yang letaknya hanya beberapa kilometer saja dari museum.

Selain dapat berfoto bersama unta, pengunjung juga dapat mencicipi susu dan urine unta yang konon berkhasiat obat. 

Satu botol berisi 200 mililiter susu dijual dengan harga lima riyal dan satu botol berisi 200 mililiter urine unta dijual dengan harga 20 riyal. (antara/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Halaqoh, Daerah Rohis Tegal - Rohani Islam

Rabu, 03 Januari 2018

Guru Didorong Terus Lakukan Terobosan dalam Pembelajaran PAI

Makassar, Rohis Tegal - Rohani Islam. Pada pertengahan Mei 2016 ini, Subdit PAI pada SMP kembali menyelenggarakan kegiatan pengembangan pembelajaran dan penilaian serta Workshop Tuntas Baca Tulis al-Qur`an (TBTQ) selama 3 (tiga) hari, 12 s/d. 14 Mei 2016. Pembukaan dihadiri oleh Direktur PAI Kemenag RI H Amin Haedari, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sulsel, Kabid PAIS, dan Kasubdit PAI SMP.?

Guru Didorong Terus Lakukan Terobosan dalam Pembelajaran PAI (Sumber Gambar : Nu Online)
Guru Didorong Terus Lakukan Terobosan dalam Pembelajaran PAI (Sumber Gambar : Nu Online)

Guru Didorong Terus Lakukan Terobosan dalam Pembelajaran PAI

Dalam penuturannya sebagai Ketua Panitia, Nifasri M. Nir, Kamis (12/5) seperti dilansir pendis.kemenag.go.id menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting dalam pengembangan kompetensi guru PAI. Khusus untuk TBTQ, kegiatan mengarah pada pengembangan penerapan metode BTQ untuk siswa di sekolah. Peserta yang mengikuti kegiatan ini dapat menyebarluaskan kembali pengetahuan yang diperoleh untuk wilayah masing-masing.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Harapan untuk kemajuan PAI berawal dari perhatian hal-hal yang kecil. Mulai dari kebersihan, kedisiplinan, kerapian, dan sebagainya. Guru PAI dapat menjadi personal penting dalam mengawalinya. Nifasri berharap guru PAI dapat mendorong semua warga sekolah untuk pembiasaan keislaman dan Islam yang rahmatan lil alamin.?

Rohis Tegal - Rohani Islam

Sekolah dapat mengembangan budaya-budaya yang baik, sehat, jujur, dengan berkolaborasi dengan guru PAI. Guru PAI dalam pandangannya harus mampu mengembangkan kompetensi siswa sehingga mereka dapat hidup bermasyarakat lebih baik.

H Abdul Walid Tahir, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, memberikan pernyataan bahwa peserta harus dapat memanfaatkan momentum baik ini dalam pengembangan kompetensi. Beliau menyiratkan bahwa terdapat tahapan dalam pengembangan kompetensi al-Qur`an ini mulai dari mengenal, gemar, mengetahui aturan baca, dan mengamalkannya. Ini menjadi acuan penting bagi guru PAI.

Sementara itu, Direktur PAI Amin Haedari mengharapkan peserta TBTQ dapat menjadi duta bagi masing-masing provinsi untuk menuntaskan BTQ. Tema yang diusung oleh metode yang cepat, tepat, menyenangkan, bertahap, dan lebih cepat tuntas. Sudah usang, jika hanya membicarakan BTQ.?

“Masih ada permasalahan yang lebih krusial, seperti ketertinggalan pendidikan dibandingkan dengan negara lain. Pembelajaran sangat berhubungan dengan cara mengejar ketertinggalan tersebut dan membutuhkan terobosan yang lebih cepat lagi,” ujar Amin Haedari. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Kajian Islam, Halaqoh, Bahtsul Masail Rohis Tegal - Rohani Islam

Senin, 01 Januari 2018

1 Tahun di Bawah Ade-Darmaji, Pemkot Banjar Boros Anggaran

Jakarta, Rohis Tegal - Rohani Islam. PMII Kota Banjar merilis hasil kajian perihal wajah APBD Kota Banjar tahun Anggaran 2014. Ketua Kajian Kebujakan Publik PMII Kota Banjar Wahidan melihat Walikota Ade dengan Wakilnya Darmaji melakukan pemborosan pada tahun 2014 terutama penganggaran yang terlalu besar untuk pengadaan dan pemeliharaan kendaraan dinas kota dibandingkan aliran untuk sektor pertanian.

Wahidan menyampaikan sejumlah perbandingan angka penganggaran APBD Kota Banjar dalam diskusi bertajuk "Mengupas Satu Tahun Kepemimpinan Ade-Darmaji" di Sekretariat PMII jalan Cibeureum, Sukamaju, desa Mulyasari, Selasa (2/12).

1 Tahun di Bawah Ade-Darmaji, Pemkot Banjar Boros Anggaran (Sumber Gambar : Nu Online)
1 Tahun di Bawah Ade-Darmaji, Pemkot Banjar Boros Anggaran (Sumber Gambar : Nu Online)

1 Tahun di Bawah Ade-Darmaji, Pemkot Banjar Boros Anggaran

Pemerintah Kota Banjar menganggarkan 8.486.757.350 untuk 57 unit pengadaan kendaraan dinas dari seluruh SKPD, dengan rincian antara lain DPRD sebesar 1.035.000.000, sekretariat daerah 5.043.200.000, dinas PU 570.000.000, DCKLH 600.000.000, termasuk pengadaan kendaraan dinas 1 unit untuk institusi KORPRI sebesar 179.235.000.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Sedangkan untuk total belanja langsung yang menyangkut publik di sektor pertanian hanya sebesar 7.712.616.362.

Rohis Tegal - Rohani Islam

"Perbandingan ini cukup menyakitkan. Banjar menjadi kota agropolitan tampak hanya isapan jempol. Jika kendaraan dinas yang sudah ada masih layak pakai seperti mobdin untuk pimpinan DPRD, kenapa mesti beli yang baru? Pemborosan. Ini akan berdampak pada pembengkakan biaya pemeliharaan kendaraan dinas di anggaran tahun berikutnya,” kata Wahidin yang kini diamanahkan sebagai Bendahara PMII Banjar.

Meskipun secara aturan tidak bermasalah, tetapi secara moral ini patut dipertanyakan, kata Wahidan.

Belum lagi besaran pos anggaran pemeliharaan rutin kendaraan dinas yang mencapai 6.067.661.071. jumlah itu jauh melampaui anggaran pengadaan obat dan perbekalan kesehatan yang hanya dianggarkan sebesar 2.151.700.496.

"Ini menggambarkan pemkot lebih mementingkan kepentingannya sendiri daripada kepentingan di sektor pertanian maupun kesehatan," kata Wahidan dalam rilisnya kepada Rohis Tegal - Rohani Islam.

PMII Kota Banjar meminta Pemkot Banjar untuk memangkas secara signifikan anggaran pemeliharaan kendaraan dinas pada APBD ? tahun anggaran berikutnya. PMII juga mendesak Pemkot untuk mengurangi anggaran-anggara yang irasional.

Program yang bersifat seremonial harus dialihkan untuk kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

"Pemkot harus memahami cara penggunaan APBD yang efisien, efektif dan tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan rakyat. Jangan terlalu memanjakan pejabat dengan memberikan kenadaraan dinas tiap tahun, prinsip transparansi juga kewajiban mutlak pemkot," tutupnya. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Nusantara, Tegal, Halaqoh Rohis Tegal - Rohani Islam

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Rohis Tegal - Rohani Islam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Rohis Tegal - Rohani Islam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Rohis Tegal - Rohani Islam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock