Selasa, 07 Juli 2015

Memantapkan Perayaan Maulid Nabi Muhammad

Oleh M Rikza Chamami. Bulan Rabiul Awwal dalam kalender hijriyyah selalu memberikan makna yang istimewa. Kenapa? Karena di tanggal 12 diperingati kelahiran Nabi Muhammad Saw. Walaupun kelahiran Nabi sudah 1445 tahun berlalu, hingga kini (2017) masih dimeriahkan.

Memantapkan Perayaan Maulid Nabi Muhammad (Sumber Gambar : Nu Online)
Memantapkan Perayaan Maulid Nabi Muhammad (Sumber Gambar : Nu Online)

Memantapkan Perayaan Maulid Nabi Muhammad

Sebagian Muslim masih ragu akan peringatan Maulid Nabi, bahkan ada yang menganggap itu bidah. Untuk itu perlu sekali dijelaskan dalil-dalil yang berdasar dari hadits Nabi Muhammad tentang peringatan maulid Nabi itu.

Dalam kitab Al Faraidus Saniyyah wad Durarul Bahiyyah karya KH M Syaroni Ahmadi dijelaskan secara khusus mengenai dalil-dalil menghormati perayaan maulid Nabi Muhammad. Di halaman 4 tertulis bab empat dengan judul Al Adillatu fi Sunniyyati Tadzimi Maulidin Nabi Shallahu Alaihi Wasallam.

Ada sembilan hujjah yang diambil dalam menjelaskan sunnahnya perayaan maulid Nabi. Ada satu hadits, empat pendapat khulafaurrasyidin dan empat pendapat ulama salaf.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Salah satu hadits Nabi Muhammad Saw yang menjelaskan sunnahnya perayaan maulid Nabi secara jelas disebutkan:

Rohis Tegal - Rohani Islam

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya: "Rasulullah Saw telah bersabda: Barangsiapa memuliakan hari kelahiranku maka kelak akan mendapatkan syafaatku di hari kiamat. Dan barangsiapa berinfaq dirham dalam peringatan maulid Nabi, maka sama dengan pahala infaq gunung emas di jalan Allah Swt."

Dengan hadits Nabi itu jelas sekali bahwa peringatan maulid Nabi adalah sunnah. Bahkan sunnah yang demikian bukan sunnah biasa, tapi sunnah yang sangat luar biasa.

Kenapa? Karena peringatan maulid Nabi merupakan amalan dunia tapi menjadi pahala di akhirat. Bahkan pahala di akhirat dobel: syafaat (pertolongan) Nabi di hari kiamat dan senilai pahala infaq gunung emas.

Hadits ini cukup menjadi hujjah dalam pelaksanaan maulid Nabi. Di Indonesia, pelaksanaan maulid Nabi sudah diselenggarakan sejak zaman Walisongo. Saat jaman kerajaan, semua Keraton Islam selalu menggelar maulid Nabi. Dan saat Indonesia merdeka hingga sekarang, maulid Nabi selalu menjadi acara resmi negara. 

Sebagai penguat hadits Nabi, empat khulafaurrasyidin yang merasakan hidup bersama dengan Nabi Muhammad juga menjelaskan secara eksplisit manfaat perayaan maulid.

Sahabat Abu Bakar Assiddiq menyebutkan:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Shabat Umar bin Khattab berkata:

? ? ? ?  ? ? ? ? ? ? ?

Sahabat Utsman bin Affan menjelaskan:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Sayyidina Ali bin Abu Tholib berkata:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Lengkap sudah kiranya dalil penjelas mengenai perayaan maulid Nabi yang telah ditegaskan oleh empat shahabat penerus perjuangan Nabi yang jelas-jelas hidup bersama-sama Nabi saat masih hidup.

Sayyidina Abu Bakar berjanji akan menjadi teman setia di surga bagi para umat Islam yang mau berinfaq untuk perayaan maulid Nabi.

Sayyidina Umar menegaskan bahwa salah satu cara menghidupkan Islam adalah dengan merayakan maulid Nabi. Ini menjadi anti tesa bahwa jika maulid Nabi dilarang, sama dengan membunuh Islam.

Sayyida Utsman juga telah memberikan penguatan bahwa pahala infaq untuk maulid Nabi setara dengan berjuang saat perang di jaman Rasulullah.

Sedangkan Sayyidina Ali menandaskan betapa iman itu penting untuk tetap dipertahankan hingga akhir hayat. Dan salah satu jaminan keimanan itu adalah dengan perayaan maulid Nabi--dimana dengan perayaan maulid Nabi manusia tidak akan meninggalkan dunia kecuali dalam kondisi beriman.

Semoga tulisan singkat ini menjadi ibroh bagi setiap muslim dalam rangka memantapkan perayaan maulid dalam yang berdasar pada syariat Islam. Merayakan maulid Nabi sama dengan menghidupkan Islam. Jangan pernah padamkan maulid Nabi kalau Islam ingin hidup selamanya.

Penulis adalah Mahasiswa Program Doktor Studi Islam & Dosen UIN Walisongo

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam AlaNu Rohis Tegal - Rohani Islam

Rohis Tegal - Rohani Islam. Memantapkan Perayaan Maulid Nabi Muhammad di Rohis Tegal - Rohani Islam ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Rohis Tegal - Rohani Islam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Rohis Tegal - Rohani Islam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Rohis Tegal - Rohani Islam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock