Senin, 01 Februari 2016

Pentingnya Manajemen Perawatan Kader

Jakarta, Rohis Tegal - Rohani Islam. Nahdlatul Ulama memiliki banyak badan otonom yang menjadi lahan bagi pengkaderan. Tingkatan paling dasar pengkaderan berada ditangan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU).

Terdapat empat penjenjangan dalam pengkaderan di IPNU atau IPPNU untuk menghasilkan seorang kader yang militan. Satu hal penting adalah pentingnya manajemen perawatan kader, yaitu merawat kader setelah melewati tahapan-tahapan pelatihan agar tidak ‘lari’ dan dapat terus berkembang.

Pentingnya Manajemen Perawatan Kader (Sumber Gambar : Nu Online)
Pentingnya Manajemen Perawatan Kader (Sumber Gambar : Nu Online)

Pentingnya Manajemen Perawatan Kader

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum IPPNU Margareth Aliyatul Maemunah dalam diskusi Kamisan yang diselenggarakan di kantor redaksi Rohis Tegal - Rohani Islam, Kamis, 25 November.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Empat penjenjangan pengkaderan yang harus dilalui adalah Masa Kesetiaan Anggota (Makesta), Latihan Kader Muda (Lakmud), Latihan Kader Utama (Lakut) dan Latihan kader Pelatih (Lakpel).

Rohis Tegal - Rohani Islam

“Yang tidak kalah penting adalah manajemen perawatan kader, mereka mau diapakan setelah Makesta, karena itu saja tak cukup, mereka perlu dirawat dengan skill dan materi ke IPPNU-an atau ke-NU-an. Para seniornya perlu mengalokasikan waktu dan fokus untuk itu,” katanya.

Margareth menuturkan, situasi pengkadern di tiap daerah tidak seragam, terutama antara di Jawa dan di luar Jawa, ada daerah yang hanya bisa menyelenggarakan pelatihan sampai Makesta saja, tetapi ada yang bisa sampai tidak Lakpel. Beberapa daerah yang sudah cukup bagus dalam pengkaderan diantaranya Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Untuk mengatasi kendala ini, IPPNU sekarang membentuk zona-zona, khususnya untuk pelatihan Lakpel yang dipusatkan di pulau-pulau besar seperti Jawa, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi.

Ia menuturkan, kondisi Pengurus Wilayah IPPNU-nya dalam satu pulau besar diasumsikan tak jauh berbeda, untuk Sumatra, Propinsi Lampung sebagai wilayah yang sudah berkembang bisa membantu dan mendukung wilayah lain yang ada disekitarnya. Di Sulawesi, Sulawesi Selatan juga dapat memback up Sulawesi Utara atau Gorontalo

“Kita tak bisa menyamakan Jawa dengan Sumatra dan menggabungkannya menjadi satu karena situasinya berbeda, makanya kita bagi per zona agar hasilnya lebih maksimal,” paparnya.

Dalam waktu dekat ini, yang Pelatihan Kader Pelatih akan diselenggarakan di pulau Kalimantan dan berpusat di Kalimatan Barat, selanjutnya akan diteruskan ke Sulawesi.

Pada setiap zona, nantinya akan ada koordinator wilayah yang akan bertanggung jawab atas proses kaderisasi selanjutnya.

Ia berharap dalam setiap tahapan pengkaderan, para pengurus mampu secara kreatif membuat pengkaderan menarik bagi remaja putri sehingga banyak yang ikut IPPNU tetapi tetap dalam koridor panduan yang sudah dibuat dalam buku Panduan. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Bahtsul Masail Rohis Tegal - Rohani Islam

Rohis Tegal - Rohani Islam. Pentingnya Manajemen Perawatan Kader di Rohis Tegal - Rohani Islam ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Rohis Tegal - Rohani Islam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Rohis Tegal - Rohani Islam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Rohis Tegal - Rohani Islam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock