Sabtu, 05 Agustus 2017

Agar Bisa Bersaing, SMK NU Harus Kaya Inovasi

Surabaya, Rohis Tegal - Rohani Islam. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr Saifur Rahman, MPd mengajak SMK yang berada di bawah naungan Maarif NU untuk terus melakukan reformasi dan inovasi. Hal ini sebagai konsekuensi menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean atau MEA.

Agar Bisa Bersaing, SMK NU Harus Kaya Inovasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Agar Bisa Bersaing, SMK NU Harus Kaya Inovasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Agar Bisa Bersaing, SMK NU Harus Kaya Inovasi

Penegasan tersebut disampaikan pada acara rapat koordinasi dengan seluruh kepala sekolah SMK  yang berada di bawah naungan NU tersebut. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Sabha Nugraha, Surabaya, Sabtu (19/9).

Menurutnya, hal paling utama sebagai sosok kepala SMK adalah harus memiliki jiwa kewirausahaan, khususnya bidang kejuruan. "Bagaimana memanfaatkan potensi yang ada, baik sumber daya dan peluang agar dikembangkan sehingga menjadi SMK yang lebih baik," katanya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Kegiatan kreatif yang sangat menunjang untuk dilakukan para pimpinan SMK antara lain bagaimana sekolah kejuruan melakukan pendekatan dengan industri dan dunia usaha serta kebutuhan masyarakat secara langsung untuk bersama mendesain pengembangan keilmuan kejuruan, lanjutnya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Pola pendidikan dan pengajaran yang diselenggarakan akan semakin bermakna jika mengikuti perkembangan masyarakat. "Hal ini agar bisa menjamin bahwa lulusan SMK yang berada di lingkungan Maarif NU siap kerja," tandasnya.

Ikhtiar yang dapat dilakukan untuk mencapai hal tersebut diantaranya menambah kurikulum. "Misalnya siswa kelas X dan XI difokuskan pembelajaran teori, kemudian jam pelajaran ditambah untuk praktek di laboratorium," terangnya. Pada saat memasuki kelas XII, siswa kejuruan melakukan magang selama satu tahun di dunia usaha atau industri, sehingga ketika lulus siap masuk kerja, lanjutnya.

"Potensi warga NU dalam dunia industri saat ini patut diperhitungkan, terutama banyaknya pengusaha dan industrialisasi yang berhubungan dengan masyarakat NU," ungkapnya. Karenanya sangat perlu melibatkan nahdliyin dalam pengembangan sekolah kejuruan. "Bahkan jika perlu, lakukan kerjasama untuk mendesain pengelolaan materi pendidikan bagi sekolah kejuruan yang berakar pada keinginan masyarakat," tandasnya.

Di samping itu, sekolah kejuruan bisa mengajak dunia industri untuk menggabungkan potensi NU agar semakin banyak tenaga kerja dari kalangan Nahdliyin yang terserap.

Pola pikir ini menjadikan sekolah kejuruan harus berkembang. "Sebab, kita berada di tengah persaingan global dalam MEA yang antara lain harus dijawab dengan menyiapkan tenaga yang memiliki keterampilan dan didukung sertifikat profesi yang dikeluarkan lembaga profesional," ungkapnya.

Dengan mengambil alokasi dana APBD, setidaknya ada 13 ribu siswa kejuruan di propinsi ini yang akan mendapatkan sertifikat profesi secara gratis. (Ibnu Nawawi/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Internasional, Pesantren Rohis Tegal - Rohani Islam

Rohis Tegal - Rohani Islam. Agar Bisa Bersaing, SMK NU Harus Kaya Inovasi di Rohis Tegal - Rohani Islam ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Rohis Tegal - Rohani Islam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Rohis Tegal - Rohani Islam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Rohis Tegal - Rohani Islam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock