Tampilkan postingan dengan label Sholawat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sholawat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Maret 2018

Pesantren Nurul Yaqin Ringan-ringan Terapkan “One Day One Ayat”

Padang Pariaman, Rohis Tegal - Rohani Islam. Sebanyak 230  orang santri  baru Pondok Pesantren Nurul Yaqin, Ringan-ringan Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padangpariaman, Provinsi Sumatera Barat, selesai mengikuti Taqarrubun Nafsiyah (masa pengenalan diri), Ahad (14/9). Kegiatan yang dimulai sejak Jumat ini merupakan ajang pengenalan santri terhadap proses belajar mengajar di pesantren setempat.

Ketua Yayasan Pembangunan Islam El Imraniyah (PYII) Drs Idarussalam Tuanku Sutan menyebutkan,  kegiatan Nafsiyah penting dilakukan agar santri baru memahami proses belajar mengajar yang dilakukan di Pesantren Nurul Yaqin. Selain itu, santri juga dibekali pengetahuan kedisiplinan,  pengembangan minat dan bakat.

Pesantren Nurul Yaqin Ringan-ringan Terapkan “One Day One Ayat” (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Nurul Yaqin Ringan-ringan Terapkan “One Day One Ayat” (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Nurul Yaqin Ringan-ringan Terapkan “One Day One Ayat”

Kepala Tata Usaha/Sekretariat Pondok Pesantren Nurul Yaqin M. Asyraful Anam Tuanku Bagindo menambahkan, saat penutupan terungkap ada santri yang sudah hafal 5 juz Al Quran. Beberapa santri baru tersebut juga ada hafal 1 juz.

Rohis Tegal - Rohani Islam

"Tahun ini Nurul Yaqin mencoba menerapkan kepada santri one day one ayat. Artinya masing-masing santri menghafal 1 ayat, setiap hari," kata Anam yang juga mantan Ketua Umum Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Padangpariaman ini.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Dikatakan Anam, selama ini Nurul Yaqin memprioritaskan pemahaman dan membaca kitab bagi santrinya. Sehingga hafalan ayat Al Quran kurang diprioritaskan. Program one day one ayat, salah satu upaya meningkatkan hafalan santri. Program ini dikhususkan pada tingkat tsanawiyah. Sedangkan di tingkat aliyah, lebih difokuskan hafalan syair.  Syair merupakan  dasar kajian ilmu alat dalam memahami kitab-kitab kuning.

Selama Nafsiyah berlangsung peserta diberikan materi  Peraturan Baris-Baris (PBB),  Sosialisasi Berkendaraan di Jalan Raya dan Penanaman Sadar Hukum dari Polres Padangpariaman, Peran Santri Dalam Pergeseran Zaman dan Pembangunan Daerah oleh Rahmat Tuanku Sulaiaman, PP Nurul Yaqin dari berbagai aspek oleh M. Rais Tk. Labai Nan Basa, Asrama Media Implementasi  Imtaq dan Kebudayaan oleh Almunawir, Rahasia santri Sukses dalam Menggali Potensi oleh Ima Latunil, Kesantrian dan Penguatan Nilai-Nilai Ahlussunnah oleh Zulhamdi Tk. Kerajaan Nan Saleh.

Nafsiyah tahun ini terpilih sebagai Buya (Raja) Ahmad Fadli dan Umi (Ratu) Agustin. Keduanya terpilih dari penilaian 5 aspek, yakni kedisiplin PBB, bacaan Al-Quran, dakwah, bakat dan hobi. Nilai tertingginya dari aspek PBB, dakwah dan bakat. Sedangkan Agustin lebih menonjol PBB, tilawah dan dakwah. (Armaidi Tanjung/Mahbib)

Foto: Peserta Taqarrubun Nafsiyah sedang berbaris di halaman Pesantren Nurul Yaqin

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Budaya, Sholawat, Nasional Rohis Tegal - Rohani Islam

Kamis, 15 Februari 2018

Pemuda Ansor Kekuatan Besar dalam Bonus Demografi

Jakarta, Rohis Tegal - Rohani Islam. Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kaderisasi Pimpinan Pusat? Gerakan Pemuda Ansor? Rizqon Halal Syah mengatakan struktur penduduk usia 30-40 tahun cukup signifikan di Indonesia. Kader GP Ansor yang berada di dalamnya diperkirakan 12 juta dengan asumsi 20 persen dari total warga NU.

Pemuda Ansor Kekuatan Besar dalam Bonus Demografi (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemuda Ansor Kekuatan Besar dalam Bonus Demografi (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemuda Ansor Kekuatan Besar dalam Bonus Demografi

Menurut dia, Ansor adalah kelompok manusia berusia 30-40 yang berjumlah bombastis dan berpotensi besar saat ini. “Jumlah itu, bukanlah kecil dan menjadi kekuatan besar dalam bidang kemandirian ekonomi,” katanya pada pembukaan peluncuran buku karyanya berjudul “Ansor dan Tantangan Kebangsaan: Sebuah Refleksi Demografi Politik dari Sosial Capital menuju Human Capital” di Hotel Acacia, Jakarta, Kamis (29/10).

Jumlah itu menjadi hal yang signifikan karena saat ini Indonesia tengah menghadapi bonus demografi. Menurut dia, sekitar tahun 2030 usia produktif akan melimpah. Banyak negara yang sudah manfaatkan bonus demografi untuk menjadi kekuatan SDM ataupun ekonomi hebat.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Keadaan itu, jika salah urus akan madarat, sebaliknya jika diurus dengan baik akan bermanfaat. “Negara dengan mendidik dan upaya mencerahkan, seperti Cina, negara akan makmur. Kalau tak diurus, hancur,” katanya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Soal buku karyanya, adalah pengamatan dari pengalamannya yang turut melakukan kaderisasi dari Aceh sampai Papua. “Ansor seperti bapaknya, NU, kekuatan modal sosial yang dahsyat. Perjalanan kami dalam kaderisasi adalah pengalaman menarik dalam aspek demografi,” terangnya. ?

Peluncuran buku dihadiri sejumlah tokoh antara lain, Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Mas’udi, Wakil Ketua Umum PBNU H Slamet Effendy Yusuf, Prof Dr Ahmad Mubarok? dari Mubarok Center, Prof. Dr Prijono Tjiptoherijanto (guru besar ekonomi UI), Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, mantan kepala umum staf TNI Letjen (Purn) Johanes Suryo Prabowo, para akademisi, dan ratusan kader Ansor. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Sholawat, Doa, PonPes Rohis Tegal - Rohani Islam

Sabtu, 03 Februari 2018

Zakat Mal Bisa Tanggulangi Kemiskinan

Probolinggo, Rohis Tegal - Rohani Islam. Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan yang juga ketua Badan Amil Zakat Daerah (Bazda) Kabupaten Probolinggo mengatakan, salah satu langkah penanggulangan kemiskinan adalah dengan memaksimalkan penyelenggaraan zakat mal atau zakat harta.

Zakat Mal Bisa Tanggulangi Kemiskinan (Sumber Gambar : Nu Online)
Zakat Mal Bisa Tanggulangi Kemiskinan (Sumber Gambar : Nu Online)

Zakat Mal Bisa Tanggulangi Kemiskinan

“Saya menghimbau kepada masyarakat yang memiliki kemampuan dan sudah tergolong wajib zakat agar hendaknya ikut menyalurkan zakat melalui BAZ Kabupaten Probolinggo untuk diberikan kepada orang yang berhak menerimanya,” terang Muzammil kepada Rohis Tegal - Rohani Islam, Kamis (1/8).

Lebih lanjut, Muzammil berharap agar pemberian zakat mal ini bisa memberikan manfaat kepada masyarakat terutama dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1434 H.

Rohis Tegal - Rohani Islam

”Pemberian zakat mal ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang kurang mampu. Melalui pemberian zakat ini, kami bisa berbagi kebahagiaan dengan fakir miskin,” pungkasnya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Bazda Kabupaten Probolinggo sendiri telah menyalurkan zakat dan infaq dalam bentuk sembako di 24 kecamatan. Selain itu, juga diserahkan zakat maal kepada 72 orang tenaga honorer petugas kebersihan di lingkungan BLH (Badan Lingkungan Hidup) Kabupaten Probolinggo.

Total yang dikucurkan untuk penyaluran zakat maal ini mencapai Rp. 3.600.000. Masing-masing mustahiq (orang yang berhak menerima zakat) mendapatkan zakat mal sebesar Rp50 ribu. Zakat mal ini diserahkan secara langsung oleh Ketua bazda Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Muzammil, Kamis (1/8) hari ini.

Menurut Muzammil, zakat maal ini diperoleh dari setoran penunaian zakat perorangan yang diperoleh selama bulan suci Ramadhan.  “Alhamdulillah dari hasil pengumpulan zakat mal ini kami bisa menyalurkannya kepada orang yang berhak menerimanya,” pungkasnya.

Redaktur     : A. Khoirul Anam

Kontributor : Syamsul Akbar

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Pendidikan, Kajian, Sholawat Rohis Tegal - Rohani Islam

Jumat, 02 Februari 2018

Hujan Gol di Laga Terakhir, 16 Tim Melaju ke Fase Knock Out Liga Santri

Bandung, Rohis Tegal - Rohani Islam - Pertandingan akhir babak penyisihan grup Liga Santri Nusantara 2017 dihujani banyak gol. Dalam pertandingan di grup B, Alhusaeni Kabupaten Bandung mengungguli 3-0 atas Al-Huda Cianjur, sementara hasil yang sama didapat tatkala Nurul Ilmi Sijunjung dibekuk 0-3 oleh Darul Arafah Deli Serdang.

Banjir gol juga tersaji di grup D, Babussalam FC Rohul menghantam 5-0 Al-Madaniyah, di pertandingan lain DDI Kaballangan tidak memberi ampun RIAB dengan melesatkan 5 gol tanpa balas. Lebih mengerikan lagi pertandingan Mambaul Maarif Denanyar yang membantai 7-0 Al-Ijtihad Danger di grup E.

Hujan Gol di Laga Terakhir, 16 Tim Melaju ke Fase Knock Out Liga Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
Hujan Gol di Laga Terakhir, 16 Tim Melaju ke Fase Knock Out Liga Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

Hujan Gol di Laga Terakhir, 16 Tim Melaju ke Fase Knock Out Liga Santri

Adapun di grup H, Minhajussalam Subulussalam tak kuasa dilibas 0-4 oleh Darul Hikmah Cirebon, dan  Al-Kahfi Kebumen menghempaskan 4-1 Nurul Khaeraat Lil Muhibbin.

Setelah semua tim memainkan tiga pertandingan di masing-masing grup, akhirnya 16 tim telah memastikan lolos ke babak 16 besar atau fase knock out. Juara di setiap grup akan menghadapi runner up di grup lainnya. Berikut tim yang lolos serta jadwal pertandingan yang akan berlangsung pada Kamis siang (26/10).

Rohis Tegal - Rohani Islam

Rohis Tegal - Rohani Islam

Waktu 10.00-11.20:

Darul Huda Ponorogo vs Asshiddiqiyah Jakarta Barat di Siliwangi

Alhusaeni Kabupaten Bandung vs Birul Walidain di Brigif

Nurul Iman Bantul vs Manbaul Hikmah United di Pusdikif

Mambaul Maarif Denanyar vs Walisongo Sragen di Arcamanik

Waktu 13.00 - 14.20:

DDI Kaballangan vs Al-Kahfi Kebumen di Siliwangi

Arraisiyah Tangsel vs Al-Huda Cianjur di Brigif

AIAI Babel vs Assalam Bangkalan di Pusdikif

Darul Hikmah Cirebon vs Babussalam FC Rohul di Arcamanik. (M Zidni Nafi’/Alhafiz )

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Kiai, Sholawat Rohis Tegal - Rohani Islam

Rabu, 31 Januari 2018

Umat Islam Agar Tak Terpancing Emosi

Jakarta, Rohis Tegal - Rohani Islam. Kasus pencemaran terhadap Kitab Suci Al-Quran masih saja terjadi, namun demikian umat Islam diminta tidak terpancing emosi dan menyikapi permasalahan itu dengan tenang, arif dan bijaksana. Demikian dikemukakan para tokoh ormas Islam menanggapi penemuan mushaf Al-Quran yang disisipi nukilan Kitab Injil di Jombang, Jawa Timur.

Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Endang Turmudzi, meminta agar umat Islam berhati-hati dan tenang. PBNU mendesak penerbit PT Maqbul Jaya untuk bertanggung jawab, dan menarik Al Qur’an yang dicetaknya dari peredaran. “Ini bukan Alquran yang murni, tapi sudah menyesatkan,” tandasnya.

Umat Islam Agar Tak Terpancing Emosi (Sumber Gambar : Nu Online)
Umat Islam Agar Tak Terpancing Emosi (Sumber Gambar : Nu Online)

Umat Islam Agar Tak Terpancing Emosi

Selain itu itu lanjut Endang, pihaknya meminta aparat kepolisian bertindak cepat, agar tidak menimbulkan emosi umat Islam. “Memang selalu saja ada orang yang nakal,” imbuhnya.

Dirjen Bimas Islam Nasaruddin Umar yang juga Katib Aam PBNU mengatakan, pihaknya belum melihat secara langsung Kitab Al-Quran yang disisipi nukilan Kitab Injil itu. “Saya belum bisa berkomentar, karena belum lihat. Tolong bantu carikan yaa,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, telah ditemukan dua buah mushaf yang dicetak oleh PT Maqbul Jaya Surabaya pada tahun 1994 itu, oleh Taufiq, guru Taman Pendidikan Alquran Syubbanul Khoir, Desa Pojok Kulon, Kesamben, Jombang pada 7 April lalu. Sekilas Mushaf Al-Quran itu seperti Al-Quran biasanya, namun jika setiap halamannya diteliti satu-persatu akan terdapat selembar tulisan latin berbahasa Indonesia berisi nukilan Kitab Injil.

Menurut Kepala Kantor Departemen Agama (Depag) Kabupaten Jombang Warsito Hadi, sampai sekarang, dua mushaf ini berada di kantornya, untuk selanjutnya akan dikirim ke Kanwil Depag Jatim. Selain itu, Depag juga telah melaporkan temuan itu kepada pihak kepolisian setempat untuk diselidiki lebih lanjut.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Dalam catatan media, kasus yang sama pernah terjadi pada tahun 2004 di Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Ditemukan kalimat Kitab Injil pada kulit bagian dalam Kitab Al-Quran yang diterbitkan oleh PT Madu Jaya Maqbul Surabaya. Kronologis ditemukan tulisan tersebut berawal dari salah seorang siswa dari SMP Negeri I Kecamatan Tilatang Kamang, yang menjatuhkan Al-Quran dan secara tidak sengaja melihat tulisan Yesus Kristus dan ajaran Nasrani pada kulit dalam Al-Quran.(dpg/nam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam

Rohis Tegal - Rohani Islam Kiai, Sholawat Rohis Tegal - Rohani Islam

Selasa, 30 Januari 2018

Pengelola Zakat di Masjid Harus Miliki Legalitas Amil

Pringsewu, Rohis Tegal - Rohani Islam - Pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pringsewu KH Munawir berharap koordinasi dan sinergitas program kerja dapat terjalin baik antara BAZNAS dan Lembaga Amil, Zakat, Infaq dan Shadaqah NU atau LAZISNU di kabupaten tersebut.

Hal itu disampaikannya saat memberikan pengarahan pada Rapat Kerja Perdana LAZISNU yang diselenggarakan di aula STMIK Pringsewu, Kamis (11/5).

Pengelola Zakat di Masjid Harus Miliki Legalitas Amil (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengelola Zakat di Masjid Harus Miliki Legalitas Amil (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengelola Zakat di Masjid Harus Miliki Legalitas Amil

Sinergitas program dua lembaga tersebut adalah maksimalisasi pengumpulan dan penyaluran amal, shadaqah dan zakat. "Sebagai Mitra BAZNAS, LAZISNU dapat membantu BAZNAS dalam penyaluran sehingga bisa tepat sasaran dan bermanfaat," katanya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Ia juga berharap LAZISNU Kabupaten Pringsewu untuk terus berkiprah dan berkhidmah memaksimalisasikan lembaga tersebut dengan memperkuat sumber daya manusia dan struktur organisasi sampai pada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan amil zakat di masjid dan mushala.

"Secara hukum Islam, amil di masjid dan mushala harus mendapatkan legalitas dari pemerintah dalam hal ini BAZNAS atau Lembaga Amil Zakat (LAZ) yang diakui oleh BAZNAS. Dan LAZISNU merupakan LAZ yang sudah diakui serta memiliki legalitas untuk membentuk amil zakat sampai dengan masjid dan mushala," terang Gus Nawir, begitu kiai muda ini biasa disapa.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Gus Nawir berharap LAZISNU Kabupaten Pringsewu ikut mensosialisasikan hal tersebut kepada para takmir di masjid dan mushalla untuk melegalkan pengelola zakat mereka sehingga secara syari, mereka sah disebut amil zakat.

Selain legalitas, Gus Nawir juga berharap manajemen administrasi pelaporan dapat dilakukan dengan baik dan transparan untuk meningkatkan tingkat kepercayaan muzakki dan orang yang beramal.

"Pelaporan dari amil zakat di bawah LAZISNU sampai dengan masjid dan mushala harus dilaporkan dan diteruskan sampai dengan LAZISNU pusat," harapnya.

Rapat Kerja perdana LAZISNU yang dilaksanakan sehari itu diikuti seluruh pengurus dan perwakilan dari 9 kecamatan. Pada Raker tersebut dihadirkan beberapa pemateri dari BAZNAS Kabupaten Pringsewu dan PW LAZISNU Provinsi Lampung. (Muhammad Faizin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Sholawat, Nahdlatul Ulama, Pertandingan Rohis Tegal - Rohani Islam

Jumat, 15 Desember 2017

Lagi, Reog Ponorogo Diklaim Malaysia

Ponorogo, Rohis Tegal - Rohani Islam. Para sesepuh  dan  tokoh kesenian reog Ponorogo, Jawa Timur, kecewa dan akan berjuang mempertahankan kesenian reog Ponorogo yang kini juga diklaim sebagai kesenian asli oleh Malaysia.

Salah seorang tokoh kesenian Reog Ponorogo, Ahmad Tobroni,  Kamis (22/11), di Ponorogo, mengaku sangat kecewa saat mendengar kabar dari situs internet milik Kementerian Kebudayaan Kesenian dan Warisan Malaysia yang mengklaim bahwa tarian Barongan yang mirip dengan kesenian Reog Ponorogo tersebut adalah milik Pemertintah Malaysia.

"Sebagai warga dan pecinta seni reog, saya meresa kecewa dengan sikap Malaysia dengan seenaknya mengklaim seni reog adalah miliknya. Untuk itu kami akan berjuang mempertahankan warisan budaya yang kami miliki," katanya.

Lagi, Reog Ponorogo Diklaim Malaysia (Sumber Gambar : Nu Online)
Lagi, Reog Ponorogo Diklaim Malaysia (Sumber Gambar : Nu Online)

Lagi, Reog Ponorogo Diklaim Malaysia

Dalam situs internet tersebut menyebutkan tari Barongan yang terdiri dari beberapa penari seperti dadak merak atau barong jathil, seorang raja dan bujangganong mirip dengan tarian kesenian reog Ponorogo.

Selain itu di dalam portal tersebut dinyatakan tarian barongan ini adalah warisan melayu yang dilestarikan dan bisa dilihat di batu pahat Johor dan Selangor Malaysia.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Beredarnya kabar tarian Barongan tersebut membuat warga Ponorogo dan instansi pemerintahan setempat sempat kaget. Pasalnya Pemerintah Kabupaten Ponorogo sendiri telah mendaftarkan tarian reog Ponorogo sebagai hak cipta milik kabupaten Ponorogo tercatat dengan nomor 026377 tertanggal 11 Februari 2004 dan diketahui langsung oleh menteri hukum dan hak asasi manusia Republik Indonesia.

Selain itu, kata Tobrani, sangat tidak relevan jika Malaysia mengklaim kesenian reog adalah miliknya karena selama ini untuk memiliki peralatan tersebut saja mereka membeli dari ponorogo.

"Jadi tidak mungkin bila sebuah Negara memiliki kesenian kebudayaan dan tidak mampu membuat peralatannya sendiri," katanya.

Untuk membuktikan hal itu, Tobroni juga sempat melakukan pengecekan ke beberapa perajin reog di Ponorogo dan hasilnya para perajin mengaku dalam tahun ini banyak mendapatkan order dari para pelangannya di Malaysia. "Itu adalah bukti bahwa Malaysia melakukan penjiplakan," katanya. (ant/sam)

Rohis Tegal - Rohani Islam

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Kiai, Sholawat, Hikmah Rohis Tegal - Rohani Islam

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Rohis Tegal - Rohani Islam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Rohis Tegal - Rohani Islam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Rohis Tegal - Rohani Islam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock