Selasa, 17 Maret 2015

Dosen STAINU Temanggung Dorong Akademisi Melek Literasi Media Siber

Semarang, Rohis Tegal - Rohani Islam. Hamidulloh Ibda, dosen Jurusan Tarbiyah STAINU Temanggung dilantik menjadi pengurus Bidang Literasi Media Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jateng periode 2017-2022, Sabtu (28/10). Ia mengatakan, akademisi baik itu kalangan mahasiswa maupun dosen, peneliti, haruslah melek media siber atau online. Pihaknya mendorong semua akademisi bisa memanfaatkan gawai untuk mengonsumsi berita sekaligus berdakwah.

Dosen STAINU Temanggung Dorong Akademisi Melek Literasi Media Siber (Sumber Gambar : Nu Online)
Dosen STAINU Temanggung Dorong Akademisi Melek Literasi Media Siber (Sumber Gambar : Nu Online)

Dosen STAINU Temanggung Dorong Akademisi Melek Literasi Media Siber

"Selama ini kalau sudah pegang gawai, tidak peduli mau dosen, guru, tukang batu, hampir semuanya hanya baca judulnya saja, lalu dikomen dan dibagikan tanpa proses tabayun, cek ricek. Padahal kalau ilmuwan atau di sini akademisi, metode mendapatkan kebenaran tidak bisa kalau hanya dari berita online," beber Ibda di sela-sela pelantikan di ruang Lokarida lantai 8 Gedung Moch. Ikhsan Balaikota Semarang.

Kalau wartawan, kata dia, boleh saja mendasarkan kebenaran pada wawancara dan klarifikasi, atau bahasa kita tabayun. 

"Itu bagi wartawan ya sah-sah saja. Tapi ilmuwan, tidak boleh dong mendasarkan kebenaran hanya dari informasi media siber. Karena kalau mau jadi ilmuwan sesungguhnya, metode mendapatkan beritanya ya minimal melalui kerja ilmiah, melalui tahap filsafat ilmu,” tambahnya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Karena itu, semua informasi harus logis, sistematis, empiris dan tidak berdasarkan kabar burung. Metode yang digunakan pun tidak hanya sekadar wawancara dan tabayun saja, melainkan lengkap dan kafah.

Ibda juga menyoroti psikologi pembaca media siber yang memang mudah gumunan (kagetan, Red) dan tidak bisa membedakan mana berita yang asli dan palsu. Hal itu karena mereka memang buta literasi media siber.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Menurut dia, literasi media siber sangat penting, karena hampir semua orang belum paham apa itu media siber dan media sosial. Semua sumber berita itu, kata dia, tidak dibedakan dan dipetakan. Maka dari itu, ini menjadi garapan SMSI Jateng yang akan dimasukkan dalam program kerja. 

"Di sini tidak hanya kumpulan jurnalis. Namun di sini itu kumpulan media sibernya. Bisa pengelola dan juga jurnalisnya yang diberi kepercayaan untuk mewakili media itu bergabung di SMSI," papar pria yang pernah aktif sebagai Sekretaris IPNU tersebut.

Media yang bergabung di SMSI Jateng, kata Ibda, adalah kumpulan media yang sudah berbadan hukum dan resmi serta bukan blogger. 

Ia berharap masyarakat mampu membedakan antara media online atau siber dan media sosial seperti facebook, twitter, instagram, dan path. 

Ibda dilantik Auri Jaya Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Kerjasama SMSI Pusat bersama enam belas pengurus lainnya yang mewakili dari media siber di wilayah Jawa Tengah. (Heri/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Ahlussunnah, Humor Islam, Khutbah Rohis Tegal - Rohani Islam

Rohis Tegal - Rohani Islam. Dosen STAINU Temanggung Dorong Akademisi Melek Literasi Media Siber di Rohis Tegal - Rohani Islam ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Rohis Tegal - Rohani Islam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Rohis Tegal - Rohani Islam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Rohis Tegal - Rohani Islam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock