Tampilkan postingan dengan label Humor Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor Islam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Februari 2018

Sejumlah Dampak Full Day School Menurut Persatuan Guru NU

Jakarta, Rohis Tegal - Rohani Islam. Baru saja pelaksana pendidikan di Indonesia dibuat ribet dengan perubahan kurikulum. Nasib guru yang selalu terombang-ambing karena perubahan kebijakan yang tidak jelas arahnya. Belum lagi perlakuan yang tidak pantas untuk guru dari murid dan orang tuanya. Kini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhajir Effendy mewacanakan program full day school, anak harus ada di sekolah dari pagi hingga sore.

Soal full day school, Ketua PW Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) DKI Jakarta, Aris Adi Leksono menjelaskan, sesungguhnya program itu bukan hal yang baru. Bagi kalangan pesantren dan basis Nahdliyin mendidik anak dengan totalitas waktu dan daya dukung lainnya sudah ada sejak zaman dulu.?

Sejumlah Dampak Full Day School Menurut Persatuan Guru NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Sejumlah Dampak Full Day School Menurut Persatuan Guru NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Sejumlah Dampak Full Day School Menurut Persatuan Guru NU

“Pesantren bukan sekedar full day, tapi thuluz zaman atau belajar sepanjang hayat sehingga karakter dan pengetahuan yang didapat menjadi matang dan tuntas (mastery learning),” ujar Aris.

Lebih lanjut, Aris menuturkan jika program menteri tersebut jadi dilakukan, pihaknya yakin akan menambah daftar trial and error sistem pendidikan nasional. Alasannya, kondisi sekolah kita masih banyak yang belum siap, sarana belum memadai, sistem pendidikan yang belum siap, sistem pembelajaran, dan masih banyak kendala teknis lainnya.

"Lebih baik memperkuat sistem yang ada, sudah jelas pesantren adalah sistem pendidikan khas Nusantara. Full day di pesantren lebih bermakna daripada di sekolah, mending Kemdikbud ikut kampanye Ayo Mondok,” terang Guru di MTsN 34 Jakarta itu.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Menurut Aris, Mendikbud harusnya lebih fokus pada pengembangan kurikulum dan pemerataan kompetensi guru, sehingga pelayanan standar? pendidikan? nasional dapat dirasakan seluruh pelosok negeri. Menurutnya, pemerintah harus mulai taubat dari program pencitraan yang justru meresahkan masyarakat dan tidak jelas arahnya.

Belum lagi irisan akibat pelaksanaan program tersebut, karena tidak sedikit anak yang harus belajar agama di Madrasah Diniyah usai pulang sekolah. Madrasah Diniyah memiliki peran strategis untuk penanaman nilai agama bagi anak dan usia remaja. Belum lagi interaksi sosial anak menjadi terbatas, terutama dalam upaya pengembangan minat dan bakat anak di luar sekolah.

Dalam hal ini, Pergunu DKI Jakarta sebagaimana tradisi pesantren berharap Mendikbud istikhoroh dulu. Selain itu, sebuah program lebih baik melalui riset terlebih dahulu sebelum wacana itu menjadi kebijakan. Bukan serta merta langsung diterapkan, apalagi dijadikan pilot project.?

“Jika hasilnya baik, tidak masalah mengadopsi sistem pesantren yang sudah menjadi keunggulan sistem pendidikan Indonesia sejak dulu,” pungkas Wakil Ketua STAINU Jakarta ini. (Red: Fathoni)

Rohis Tegal - Rohani Islam

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Humor Islam Rohis Tegal - Rohani Islam

Selasa, 13 Februari 2018

Dua Jenazah Kiai NU Madura Ini Dikebumikan Bersamaan

Sumenep, Rohis Tegal - Rohani Islam - Jenazah KH Ahmad Basyir AS dan KH Mannan Fadhaly bakal dikebumikan secara bersamaan. Keduanya akan dimakamkan pada pukul 14.00 WIB atau pukul 2 siang, Sabtu (15/7). Kendati demikian, dua kiai yang sama-sama Rais Syuriyah PCNU Sumenep dan PCNU Pamekasan ini dikebumikan di lokasi yang berbeda.

Kiai Basyir dimakamkan di pasarean keluarga besar Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep. Sementara Kiai Mannan dimakamkan di area Pesantren Miftahul Qulub, Polagan, Galis, Pamekasan.

Dua Jenazah Kiai NU Madura Ini Dikebumikan Bersamaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Dua Jenazah Kiai NU Madura Ini Dikebumikan Bersamaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Dua Jenazah Kiai NU Madura Ini Dikebumikan Bersamaan

"Semula Kiai Basyir direncanakan bakal dikebumikan usai Ashar. Tapi ada perubahan rencana, yakni dimajukan ke pukul 14.00 WIB," KH Muhammad Mushthafa selaku bagian dari keluarga besar Annuqayah.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Sebelumnya diberitakan, Kiai Basyir dan Kiai Mannan wafat Sabtu (15/7) pagi. Kiai Mannan mengembuskan nafas terakhir di RSUD Pamekasan. Sedangkan Kiai Basyir wafat di Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya setelah sebelumnya menjalani perawatan sejak Selasa (4/7) lalu.

Saat ini, ribuan alumni sudah memadati kompleks Pesantren Annuqayah. Mereka berdatangan dari berbagai penjuru Indonesia, khususnya di daerah Jawa Timur. (Hairul Anam/Alhafiz K)

Rohis Tegal - Rohani Islam

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Humor Islam, Habib, Budaya Rohis Tegal - Rohani Islam

Tanggulangi Narkoba, Muslimat NU Pekalongan Dirikan Rumah Pintar Adiksi

Pekalongan, Rohis Tegal - Rohani Islam. Kementrian Sosial memberikan apresiasi terhadap kegiatan Pimpinan Cabang Muslimat NU Kota Pekalongan. Hal ini karena Muslimat NU Pekalongan dinilai peduli melakukan gerakan terhadap pencegahan penanggulangan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Aditif (NAPZA) salah satunya dengan mendirikan Rumah Pintar Adiksi.?

Rumah Pintar Adiksi yang didirikan Muslimat NU Pekalongan menempati eks Gedung PCNU Jalan Dr Sutomo Kota Pekalongan yang dalam pelaksanaanya rumah pintar terebut akan menjadi pusat rehabilitasi berbasis agama, juga menjadi pilot projek di Kementrian Sosial RI.

Tanggulangi Narkoba, Muslimat NU Pekalongan Dirikan Rumah Pintar Adiksi (Sumber Gambar : Nu Online)
Tanggulangi Narkoba, Muslimat NU Pekalongan Dirikan Rumah Pintar Adiksi (Sumber Gambar : Nu Online)

Tanggulangi Narkoba, Muslimat NU Pekalongan Dirikan Rumah Pintar Adiksi

Direktorat Jendral Rahabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI, Waskito Budi Kusumo mengatakan, Kemensos sangat mengapresiasi terhadap Muslimat NU Kota Pekalongan ini, karena gagasanya untuk mendirikan rumah rehabilitasi narkoba.?

“Rumah Pintar Adiksi di Pekalongan ini dalam waktu dekat akan segera dilakukan bimtek, diharapkan agar langkah yang dilakukan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, jangan sampai ada salah langkah dan lain sebagainya,” tandasnya, saat peresmian Rumah Pintar Sahabat Adiksi dan Kampung Pelopor Indonesia Tanpa Narkoba, Muslimat NU Kota Pekalongan, Sabtu (17/6)

Rohis Tegal - Rohani Islam

Dikatakannya, peran dan kiprah Muslimat NU begitu sangat strategis dalam membina keluarga, kedekatannya terhadap anak-anak dalam setiap hari menjadi penentu dalam pencegahan dan penyalahgunaan terhadap narkoba.?

“ Kemensos RI, sangat menginginkan di daerah lain pun seperti di Pekalongan ini, karena narkoba di seluruh Indonesia telah menjarah kehidupan banyak kalangan,”tandasnya.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kota Pekalongan Hj Nur Khikmah kepada Rohis Tegal - Rohani Islam menjelaskan bahwa pendirian Rumah Pintar Adiksi tersebut tidak lepas dari dorongan oleh Pimpinan Pusat Muslimat NU, yang dilatarbelakangi dengan dibentuknya Laskar Anti Narkoba.?

"Awalnya ide untuk membuat Rumah Pintar Adiksi ini muncul sepulang dari bimtek, yang diadakan oleh pimpinan pusat di Bekasi Jawa Barat. Sepulangnya langsung kita sikapi dengan melakukan audiensi pemerintah daerah, yang saat itu wakil walikota mendukung sepenuhnya," ungkapnya.

lebih Lanjut ? Nur Khikmah mengatakan, para ibu-ibu muslimat sangat khawatir melihat fakta di lapangan. Banyak di desa-desa yang sudah menjadi korban dan bahkan ada yang menjadi bandar, padahal anak-anak tersebut dari segi pengetahuan agama dan pendidikan lumayan cukup.?

Rohis Tegal - Rohani Islam

“Sebagai gerakan awal di setiap pengajian rutin hari jumat di masing-masing kelurahan se Kota Pekalongan, selalu disampaikan tentang bahaya narkoba dan juga dilakukan seminar di kalangan pengurus,”imbuhnya.

Nur Khikmah menambahkan, kerja keras yang dilakukan Muslimat NU sekarang mendapat titik terang, sebab gagasan untuk mendirikan rumah pintar adiksi akhirnya terwujud, setelah berkerjasama dengan Institusi Penerima Wajib Lapor ( IPWL) Al Malaa. Bahkan rumah rehabilitasi berbasis psikologi dan agama diresmikan Langsung oleh Direktorat Jendral Rehabilitasi Sosial Kemesnsos RI, sekaligus sebagai pilot project.

Dalam pelaksanaan Rumah Pintar Adiktif yang dikelola Muslimat NU nantinya akan mendapat banyak dukungan, baik dari instansi terkait, dan juga dari internal di Nahdlatul ulama, seperti GP Ansor, Fatayat NU, IPNU IPPNU dan lembaga di lingkungan NU yang salama ini juga telah melakukan kegiatan preventif melalui penyuluhan tentang bahaya narkoba. ( Nafi / Muslim Abdurrahman)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Humor Islam Rohis Tegal - Rohani Islam

Senin, 12 Februari 2018

Ketua Baru Ansor Banjardowo Arahkan Program Kerja ke Luar

Semarang, Rohis Tegal - Rohani Islam. Ketua baru Ansor Banjardowo Muhammad Achmadi menitikberatkan program kepemimpinannya ke depan pada kerja sosial. Dalam waktu dekat, GP Ansor Banjardowo kecamatan Genuk, Semarang mengagendakan santunan yatim dan amalan Ramadhan.

Ketua Baru Ansor Banjardowo Arahkan Program Kerja ke Luar (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua Baru Ansor Banjardowo Arahkan Program Kerja ke Luar (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua Baru Ansor Banjardowo Arahkan Program Kerja ke Luar

Achmadi menginginkan GP Ansor Banjardowo memiliki ciri dan program khusus yang lebih mengutamakan kegiatan berbasis masyarakat. Dengan itu, kegiatan Ansor di desanya tidak terjebak pada kegiatan rutin bulanan.

“Kerja kita harus memiliki efek yang baik terhadap kondisi sosial. Jika kegiatan Ansor Banjardowo secara internal tampak baik dan lancar, namun akan menjadi percuma kalau tidak bisa bermanfaat bagi masyarakat,” terang Achmadi, Selasa (17/6) malam.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Achmadi diamanahkan memimpin GP Ansor Banjardowo setelah Ketua sebelumnya Muslimin terpilih   menjadi Ketua PAC GP Ansor Genuk.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Ia juga mengajak kadernya menjaga soliditas di tengah kampanye pilpres saat ini. “Segala puji bagi Allah, cukuplah Dia sebagai penolong,” ucap Achmadi pada pertemuan rutin Ansor Banjardowo. (Lukni Maulana/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Amalan, Humor Islam, Kajian Sunnah Rohis Tegal - Rohani Islam

Jumat, 09 Februari 2018

Dana Sosial Pesantren Tebuireng Jadi Sasaran Riset Mahasiswa

Jombang, Rohis Tegal - Rohani Islam. Selama tiga minggu, mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri Jawa Timur meneliti pengelolaan keuangan di Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng atau LSPT Jombang. Mereka yang berjumlah lima orang ini ingin mempraktikkan sejumlah pengetahuan yang telah diraih selama berada di kampus.

"Kami dari Fakultas Syariah Program Studi Ekonomi Syariah," kata Krisna Winata Putra, pimpinan kelompok tersebut saat dikonfirmasi Rohis Tegal - Rohani Islam, Rabu (11/2).

Dana Sosial Pesantren Tebuireng Jadi Sasaran Riset Mahasiswa (Sumber Gambar : Nu Online)
Dana Sosial Pesantren Tebuireng Jadi Sasaran Riset Mahasiswa (Sumber Gambar : Nu Online)

Dana Sosial Pesantren Tebuireng Jadi Sasaran Riset Mahasiswa

Para mahasiswa sejak tanggal 9 hingga 28 Februari mendatang akan meneliti lebih dekat bagaimana LSPT mendapatkan dana sosial dari para donatur, pengadministrasian, penyaluran dana untuk kegiatan sosial, hingga pelaporan kepada khalayak.

Rohis Tegal - Rohani Islam

"Para peserta juga terlibat dalam kegiatan yang diselenggarakan LSPT, khususnya saat memberikan santunan kepada sejumlah kalangan," kata Krisna, sapaan akrabnya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Seperti pada kegiatan penyaluran bantuan. Bersama salah seorang pengurus, mereka diikutkan kegiatan penyaluran paket susu formula kepada masyarakat. "Kami menyaksikan, bantuan ini tidak semata diberikan kepada kalangan muslim, juga masyarakat yang beragama lain," tandas mahasiswa kelahiran Kediri ini. Bagi para mahasiswa, apa yang dilakukan LSPT adalah cerminan rasa solidaritas membantu masyarakat kurang mampu dengan tanpa membedakan agama dan keyakinan, lanjutnya.

Keterlibatan dengan kegiatan LSPT juga mereka rasakan saat pemberian santunan kepada para 200 fakir miskin dan kaum dluafa di Masjid Ulul Albab yang berada di lingkungan Pesantren Tebuireng. Selama acara berlangsung, para mahasiswa ikut dalam kegiatan shalat dhuha berjamaah, mendengarkan mauidhah hasanah, pemberian santunan dan layanan kesehatan secara gratis.

Bagi mahasiswa semester 6 ini, pengalaman mengikuti sejumlah kegiatan LSPT merupakan hal menarik dan berharga. "Hal ini juga menjadi pembanding dengan ilmu yang selama ini kami peroleh di kampus," ungkapnya.

Meskipun belum genap semingu terlibat dalam kegiatan LSPT, para mahasiswa merasa bahwa secara umum pengelolaan keuangan di lembaga sosial ini lumayan baik. "Apalagi kami dibantu dengan keterbukaan informasi yang disampaikan pengurus," katanya. Keberadaan majalah dan website juga menjadi sarana dalam menyampaikan informasi keadaan keuangan yang masuk serta digunakan sejumlah kegiatan, lanjutnya.

Waktu 3 minggu akan benar-benar dioptimalkan para mahasiswa untuk mendapatkan gambaran pengelolaan administrasi dan keuangan LSPT. "Kami juga akan memberikan saran serta masukan kepada lembaga ini sesuai dengan ilmu yang telah kami dapatkan selama kuliah," pungkas Krisna. (Syaifullah/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Fragmen, Humor Islam, Lomba Rohis Tegal - Rohani Islam

Selasa, 06 Februari 2018

Kepada IKA PMII, Bupati Banyumas: Kalian adalah Emas bukan Tanah

Banyumas, Rohis Tegal - Rohani Islam. Sebuah emas tidak bisa muncul begitu saja dari tanah, tapi harus melalui beberapa proses yang panjang dan berat. Tahap demi tahap harus dilaluinya, setelah itu baru terbentuklah sebuah emas.?

Demikian disampikan Bupati Banyumas, Ahmad Husein pada saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan Ikatan Keluarga Alumni Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Cabang Kabupaten Banyumas periode 2017-2022, Sabtu malam (13/5) di Pendopo Kabupaten Banyumas.?

Husain menggambarkan, semua kader IKA PMII adalah tanah yang nantinya akan menjadi emas. Emas yang dimaksudkan Husain adalah kesuksesan.

Kepada IKA PMII, Bupati Banyumas: Kalian adalah Emas bukan Tanah (Sumber Gambar : Nu Online)
Kepada IKA PMII, Bupati Banyumas: Kalian adalah Emas bukan Tanah (Sumber Gambar : Nu Online)

Kepada IKA PMII, Bupati Banyumas: Kalian adalah Emas bukan Tanah

"Namun tidak mudah untuk menjadi emas, harus malaui ujian yang panjang, kader-kader IKA-PMII harus kuat menghadapi ujian demi ujian tersebut," katanya.?

Husain juga menjelaskan, tidak semua tanah bisa menjadi emas. Ada yang menjadi tembaga, aluminium, besi dan sebagiannya.?

Rohis Tegal - Rohani Islam

"Hanya tanah yang bagus yang bisa menjadi emas, hanya kader yang kuat dan cerdas yang bisa sukses," lanjutnya.

Selain itu, Husain juga berharap kepada kader IKA-PMII yang telah dilantik untuk bisa berperan aktif memajukan perekonomian desa tempat tinggalnya. "Kembangkan ide-ide kemajuan ekonomi kalian didalam lingkungan masyarakat," jelasnya.

"Tunjukan bahwa kalian adalah emas, bukan tanah," tegas Husain.? (Kifayatul Ahyar/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam

Rohis Tegal - Rohani Islam News, Humor Islam, IMNU Rohis Tegal - Rohani Islam

Senin, 05 Februari 2018

GP Ansor Surabaya Kecam Keras Tindakan Zionis Israel di Palestina

Surabaya, Rohis Tegal - Rohani Islam - Gerakan Pemuda Ansor Kota Surabaya mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Israel terhadap kaum Muslimin di Palestina, tepatnya di Kompleks Masjid Al-Aqsha pada Jumat (21/7) kemarin.

Menurut Ketua GP Ansor Surabaya M Farid Afif, tindakan Israel ini merupakan tindakan keji yang harus dilawan dan tindakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM), termasuk pembunuhan terhadap jamaah yang berupaya menjalankan haknya untuk melakukan ibadah di Masjid Al-Aqsa.

GP Ansor Surabaya Kecam Keras Tindakan Zionis Israel di Palestina (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Surabaya Kecam Keras Tindakan Zionis Israel di Palestina (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Surabaya Kecam Keras Tindakan Zionis Israel di Palestina

"Ini merupakan tindakan keji yang harus dilawan. Mereka membunuh umat Islam yang berupaya menjalankan haknya untuk melakukan ibadah di Masjid Al-Aqsha," tegas Afif.

Rohis Tegal - Rohani Islam

GP Ansor Surabaya juga mendesak Pemerintah Indonesia untuk meminta Dewan Keamanan PBB agar mengusut tuntas tindak kekerasan terorisme di wilayah Al-Quds.

Rohis Tegal - Rohani Islam

"Organisasi Kerja sama Islam (OKI) juga perlu dilibatkan agar dapat segera melakukan pertemuan darurat membahas situasi di kompleks Al-Aqsa," lanjut pria yang kerap di sapa Gus Afif.

GP Ansor Kota Surabaya mengajak semua pihak untuk menahan diri agar situasi tidak memburuk. Gus Afif menyerukan kader Ansor di Surabaya untuk mendoakan keluarga dan korban agar diberi kemenangan dalam menghadapi Israel.

"Kami mengimbau seluruh kader Ansor Surabaya untuk berdoa demi keselamatan dan kemenangan umat Islam di Palestina," kata Ketua GP Ansor Surabaya masa khidmat 2017-2021.

Perlu diketahui, aksi brutal Israel ini setidaknya menewaskan tiga orang jamaah dan ratusan lainnya luka-luka ketika sedang melaksanakan shalat Jumat di masjid yang kali pertama menjadi kiblat bagi umat Islam di dunia. (Rof Maulana/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Fragmen, Humor Islam, Lomba Rohis Tegal - Rohani Islam

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Rohis Tegal - Rohani Islam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Rohis Tegal - Rohani Islam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Rohis Tegal - Rohani Islam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock