Tampilkan postingan dengan label Amalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amalan. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Februari 2018

Ketua Baru Ansor Banjardowo Arahkan Program Kerja ke Luar

Semarang, Rohis Tegal - Rohani Islam. Ketua baru Ansor Banjardowo Muhammad Achmadi menitikberatkan program kepemimpinannya ke depan pada kerja sosial. Dalam waktu dekat, GP Ansor Banjardowo kecamatan Genuk, Semarang mengagendakan santunan yatim dan amalan Ramadhan.

Ketua Baru Ansor Banjardowo Arahkan Program Kerja ke Luar (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua Baru Ansor Banjardowo Arahkan Program Kerja ke Luar (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua Baru Ansor Banjardowo Arahkan Program Kerja ke Luar

Achmadi menginginkan GP Ansor Banjardowo memiliki ciri dan program khusus yang lebih mengutamakan kegiatan berbasis masyarakat. Dengan itu, kegiatan Ansor di desanya tidak terjebak pada kegiatan rutin bulanan.

“Kerja kita harus memiliki efek yang baik terhadap kondisi sosial. Jika kegiatan Ansor Banjardowo secara internal tampak baik dan lancar, namun akan menjadi percuma kalau tidak bisa bermanfaat bagi masyarakat,” terang Achmadi, Selasa (17/6) malam.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Achmadi diamanahkan memimpin GP Ansor Banjardowo setelah Ketua sebelumnya Muslimin terpilih   menjadi Ketua PAC GP Ansor Genuk.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Ia juga mengajak kadernya menjaga soliditas di tengah kampanye pilpres saat ini. “Segala puji bagi Allah, cukuplah Dia sebagai penolong,” ucap Achmadi pada pertemuan rutin Ansor Banjardowo. (Lukni Maulana/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Amalan, Humor Islam, Kajian Sunnah Rohis Tegal - Rohani Islam

Kamis, 08 Februari 2018

Menag Berharap Metode Al-Azhar Bisa Berkembang di Indonesia

Malang, Rohis Tegal - Rohani Islam

UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang menggelar sidang senat terbuka dalam rangka penganugerahan doktor Honoris Causa (HC) kepada Grand Syekh Al-Azhar Prof Dr Ahmad Mohammad Ahmad al-Tayyeb, Rabu (24/2). Gelar kehormatan ini diberikan UIN sebagai apresiasi atas jasa Grand Syekh dalam pengembangan pendidikan Islam, khususnya di Al-Azhar.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap metode pendidikan dakwah di Universitas Al-Azhar yang moderat dan toleran bisa dikembangkan pada lembaga-lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Harapan itu disuarakan Menag saat memberikan sambutan di hadapan 500 civitas akademika UIN Maliki Malang dan tamu undangan pada acara penganugerahan doktor kehormatan kepada Syekh Ahmad ath-Tayyeb di UIN Malang, Rabu (24/02) sebagaimana dikutip dari laman kemenag.go.id.

Menag Berharap Metode Al-Azhar Bisa Berkembang di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Menag Berharap Metode Al-Azhar Bisa Berkembang di Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Menag Berharap Metode Al-Azhar Bisa Berkembang di Indonesia

Menag menilai, Grand Syekh Al-Azhar yang juga Ketua Majelis Hukama al-Muslimin adalah sosok ulama par-excellence dan intelektual Muslim dunia penebar kedamaian. Sikap demikian itu ditunjukkan selama masa transisi politik di Mesir, di mana Syekh Ahmad ath-Tayyeb mengedepankan ishlah dan berusaha memediasi pihak-pihak yang berkonflik agar bersatu kembali demi kejayaan Mesir dan Islam. Hal ini dikatakan Menag, sesuai pernyataan Grand Syeikh pada saat terjadi konflik di Mesir. Ia mengatakan, “Perbedaan merupakan sebuah keniscayaan dan saya himbau agar anda semua membuka pintu untuk perdamaian demi persatuan bangsa Mesir!”

“Sosok Syekh Ahmad ath-Thayyib boleh jadi tidak membutuhkan penganugerahan Dr HC, karena reputasinya sudah diakui dunia internasional. Kita justru yang berkepentingan menganugerahkan gelar kehormatan,” tambahnya. 

Rohis Tegal - Rohani Islam

Selain itu, metode pendidikan dakwah Al-Azhar yang moderat dan toleran juga relevan dengan konteks Indonesia sebagai negara yang majemuk dan plural. Apalagi. Al-Azhar merupakan ikon institusi keislaman dunia dan namanya harum di kalangan Muslim Indonesia. 

“Studi di Al-Azhar asy-Syarif ibarat ‘menimba air’ dari sumber aslinya,” papar Menag.

“Al-Azhar secara konsisten mengembangkan faham sunni dan mengamalkannya dalam tindakan keberagamaan. Syekh Ahmad al-Tayyeb sebagai ulama moderat dan selalu menyerukan pentingnya ukhuwwah dan perdamaian,” tambahnya.

Menag berharap, kehadiran Grand Syekh Al-Azhar ke Indonesia selain memperkuat hubungan bilateral antara dua negara, juga menjadi simbol kedekatan masyarakat Muslim Mesir dan Indonesia, serta bisa memperkuat kajian Islam di Indonesia. 

Rohis Tegal - Rohani Islam

Dikatakan Menag,  awal kemunculan Perguruan Tinggi Islam di Indonesia pada tahun 1960-an juga mengacu pada model kajian Islam Al-Azhar. Saat sejumlah IAIN bertransformasi menjadi UIN (Universitas Islam Negeri), gagasan integrasi ilmu yang dikembangkan sedikit banyak juga diinspirasi oleh modernisasi pendidikan tinggi di Universitas Al-Azhar. 

Selain itu, hubungan Mesir dan Indonesia juga memiliki sejarah yang panjang. Para ulama dari kedua negara pernah terjalin jaringan intelektual yang intensif dalam hubungan guru-murid sejak abad ke-19. Bahkan, Mesir adalah negara pertama yang mengakui kedaulatan Indonesia pada tahun 1945, di saat negara-negara Eropa mengingkari kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia. 

Surat Keputusan Rektor tentang Penganugerahan Doktor Honoris Causa Bidang Pendidikan Islam kepada Grand Syeikh Prof Dr Ahmad Mohammad Ahmad al-Tayyeb dibacakan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Maliki Malang Muhammad Zainuddin. Sementara itu, Rektor UIN  Malang Mudjia Raharja dalam sambutannya menyampaikan bahwa Grand Syeikh Al-Azhar merupakan sosok yang menginspirasi dalam tugas mengembangkan dan merawat cendekiawan muslim. Selain itu, Syekh Ath-Tahyeb juga merupakan ulama besar yang disegani, intelektual Muslim yang diakui dunia, serta tokoh yang selalu menyerukan kebenaran dan menebarkan kedamaian dunia. 

“Al-Azhar menjadi rujukan kami dalam mengembangkan UIN Malang, suatu saat nanti UIN Malang akan menjadi seperti Universitas Al-Azhar, yang mengembangkan ajaran Islam Rahmatan lil Alamin,” tutup Mudjia Raharja. Red: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Amalan Rohis Tegal - Rohani Islam

Rabu, 07 Februari 2018

Cinta Tanah Air adalah Ajaran Nabi Muhammad

Kudus, Rohis Tegal - Rohani Islam. Pimpinan Anak Cabang Muslimat Nadlatul Ulama Kecamatan Dawe, Kudus, Jawa Tengah mengadakan pengajian dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 71 Kemerdekaan RI, Ahad (28/8). Kegiatan yang bertempat di Aula Hotel Graha Muria Desa Colo Dawe ini menghadirkan pembicara Wakil Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail PBNU KH Ahmad Nadhif Mujib.

Pada kesempatan itu, KH Ahmad Nadhif mengajak warga Muslimat selalu teguh menjaga rasa cinta kepada Tanah Air Indonesia. Sebab, cinta tanah air merupakan perintah ajaran dari Nabi Muhammad.

Cinta Tanah Air adalah Ajaran Nabi Muhammad (Sumber Gambar : Nu Online)
Cinta Tanah Air adalah Ajaran Nabi Muhammad (Sumber Gambar : Nu Online)

Cinta Tanah Air adalah Ajaran Nabi Muhammad

"Bukan lantaran sering mendengarkan uraian para pejabat cinta tanah air harus dijaga melainkan ada anjuran dari kanjeng Nabi," tegasnya.

Kiai yang disapa Gus Nadhif ini mengutarakan fakta sejarah bahwa diantara yang berada di garis depan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia adalah para ulama NU. Namun, belakangan fakta tersebut dikaburkan bahkan dibelokkan sehingga generasi sekarang tidak lagi mengerti sejarah tersebut.

"Banyak informasi di internet yang menghilangkan peran para ulama ? memperjuangkan Indonesia. Akibatnya banyak yang tidak mengenal dan tidak mau upacara bendera," jelasnya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Akhir-akhir ini, kata Gus Nadhif, ada upaya menggerogoti rasa nasionalisme yang tertanam dalam jiwa masyarakat. Ia menilai tumbuh berkembangnya gerakan radikalisme dan maraknya penyakit masyarakat seperti peredaran narkoba tujuan utamanya ingin merongrong cinta tanah air.

"Semua kejadian radikalisme seperti munculnya ISIS dan narkoba tidak lain merusak bangsa Indonesia," ungkapnya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Pengajian PAC Muslimat NU Dawe ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap Ahad akhir bulan. Karena momentum Agustusan ini, pengajian dikemas ? memperingati HUT Kemerdekaan RI.

Turut menyemarakkan suasana, grup Rebana Muslimat NU desa Kajar tampi membawakan sholawat yang diiringi irama terbang zippin. Hadir pada acara itu, ratusan anggota Muslimat NU dari 18 ranting se kecamatan Dawe dan tamu undangan pengurus NU dan badan otonom setempat. (Qomarul Adib/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Nasional, Amalan Rohis Tegal - Rohani Islam

Sabtu, 27 Januari 2018

Pesan Mbah Bisri Musthofa: Segerakan Niat Ibadah Haji

Rembang, Rohis Tegal - Rohani Islam

Niat untuk berhaji jangan ditunda-tunda. Itulah pula yang dipesankan almarhum KH Bisri Musthofa, ayahanda KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus), ketika bersama para santri mengaji sebuah kitab dan sampai pada penjelasan ibadah haji.

"Mbah Bisri pernah memerintahkan (para santri) untuk menyegerakan niat haji saat ngaji bab haji,” kata KH Syarofudin, salah satu santrinya di hadapan jamaah ngaji Selasa-Jumat di aula Pondok Pesantren Raudlatut Tholibien Leteh, Rembang, Jawa Tengah, Selasa (2/8).

Pesan Mbah Bisri Musthofa: Segerakan Niat Ibadah Haji (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesan Mbah Bisri Musthofa: Segerakan Niat Ibadah Haji (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesan Mbah Bisri Musthofa: Segerakan Niat Ibadah Haji

Menurut Mbah Bisri, lanjut Kiai Syarofudin, niat bisa membawa kita menuju Makkah untuk berhaji. Karena niat dapat berubah menjadi doa dan Allah akan mengabulkan doa hamba-Nya yang bersungguh-sungguh dalam meminta.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Dalam pengajian rutin tersebut, Kiai Syarof juga mengingatkan pelajaran Mbah Bisri soal doa. Mbah Bisri, imbuhnya, mengajarkan jika berdoa meminta panjang umur, mintalah setahun saja. Jika umur dirasa masih bisa beribadah, tahun depan baru berdoa meminta panjang umur lagi kepada Allah SWT dan seterusnya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Hal ini soal keberkahan umur. Menurut Kiai Syarof, umur panjang bila tidak digunakan untuk taat beribadah, akan membawa pemiliknya masuk ke dalam golongan orang yang merugi.? (Ahmad Asmui/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Nahdlatul Ulama, Pondok Pesantren, Amalan Rohis Tegal - Rohani Islam

Selasa, 23 Januari 2018

Mensos Berikan Bantuan Uang kepada Keluarga Korban Perahu Terbalik

Sidoarjo, Rohis Tegal - Rohani Islam - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Menteri Sosial Hj Khofifah Indar Parawansa memberikan bantuan berupa uang senilai Rp.15 juta yang diberikan kepada 8 orang keluarga korban bencana perahu terbalik yang menelan korban jiwa, yang terjadi di Desa Bogem Pinggir Kecamatan Balongbendo Sidoarjo, 13 April lalu.

Bantuan ini diberikan oleh Khofifah kepada keluarga korban bencana di Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo, Jumat (23/6) malam dengan didampingi Bupati Sidoarjo, Wakil Bupati Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo, Kepala Dinas Sosial Gresik dan Kepala Dinas Sosial Mojokerta serta jajaran Dinas Sosial Sidoarjo.

Mensos Berikan Bantuan Uang kepada Keluarga Korban Perahu Terbalik (Sumber Gambar : Nu Online)
Mensos Berikan Bantuan Uang kepada Keluarga Korban Perahu Terbalik (Sumber Gambar : Nu Online)

Mensos Berikan Bantuan Uang kepada Keluarga Korban Perahu Terbalik

"Dengan waktu yang sangat singkat, akhirnya bantuan ini segera cair sehingga bisa kami bagikan. Awalnya memang Bupati Sidoarjo cerita kalau keluarga korban mendapatkan bantuan uang senilai Rp.3 juta dari APBD dan harus SK Bupati," kata Hj Khofifah yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU itu menirukan cerita Bupati.

Para keluarga korban yang menerima bantuan itu di antaranya Kusnari warga Gagang Kepuhsari Balongbendo, Nur Kholis dan Choirun Nisa warga Desa Bangkalan Wringinpitu Kecamatan Balongbendo, Suriasih dan Misah warga Kalimati Kecamatan Tarik. Selain itu, ada dua orang lainnya, yaitu Ujang warga Desa Wringin Anom Gresik dan Rozikin warga Mojosari Mojokerto.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Bantuan uang total sebesar Rp.120 juta diberikan kepada delapan orang. Masing-masing dari mereka menerima sebesar Rp.15 juta.

Insiden perahu penyeberangan yang terbalik diduga kelebihan muatan itu terjadi di Desa Bogem Pinggir Kecamatan Balongbendo Sidoarjo pada 13 April lalu. Saat itu, perahu sedang menyeberangkan 11 hingga 12 orang dan 7 motor. Diduga kelebihan muatan, akhirnya perahu terbalik dan menelan korban jiwa. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Rohis Tegal - Rohani Islam

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Jadwal Kajian, Ubudiyah, Amalan Rohis Tegal - Rohani Islam

Senin, 22 Januari 2018

Jamaah Haji Inggris Hadapi Ancaman Penipuan

London, Rohis Tegal - Rohani Islam. Saat ribuan Muslim Inggris menyiapkan diri untuk perjalanan haji, otoritas Inggris mengeluarkan peringatan tentang peningkatan jumlah penipuan perjalanan haji ke Makkah.

“Sebuah kejahatan yang menghancurkan terjadi setiap tahun dengan merampok Muslim dalam kesempatan seumur hidup untuk perjalanan haji ke Makkah, kata komandan Steve Head, yang menggambarkan penipuan haji yang dipublikasikan oleh polisi kota London, dan disebutkan oleh Al Arabiya.

Jamaah Haji Inggris Hadapi Ancaman Penipuan (Sumber Gambar : Nu Online)
Jamaah Haji Inggris Hadapi Ancaman Penipuan (Sumber Gambar : Nu Online)

Jamaah Haji Inggris Hadapi Ancaman Penipuan

Sebagai perhatian terhadap peningkatan jumlah penipuan tersebut, Dewan Haji Inggris dan polisi kota London mengumumkan untuk meluncurkan “Kampanye kesadaran penipuan haji” minggu ini.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Dewan Haji meminta jamaah melaporkan kasus penipuan yang mereka alami, terlepas dari konsekuensi untuk menghilangkannya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

“Masalahnya adalah, orang seringkali tidak melaporkan karena malu atau akibat dari operator tur. Orang seringkali takut konsekusni lebih lanjut,” kata Kepala Dewan Haji Rashid Mogradia.

“Orang tahu siapa peniput itu, dan mereka tidak mau mengambil tindakan lebih lanjut, sehingga mereka hanya bisa menderita dalam kesunyian,” tambahnya.

Menurut biro perjalanan haji, kediaman jamaah haji mendorong peningkatan biaya perjalanan haji.?

“Perusahaan penipu mengenakan biaya yang sama (untuk melegitimasi biro perjalanan haji), anda tidak dapat membedakannya dari harga yang dikenalkan,” kata Juel Choudhury, direktur British company Premier Hajj.

Menghindari penipuan

Untuk memberi petunjuk jamaah dalam menghadapi penipuan haji, Dewan Haji Inggris menawarkan satu tips kepada para jamaah seperti mengecek legalitas biro perjalanan haji, kepemilikan izin dari kementerian haji Saudi Arabia, legitimasi perusahaan tersebut dengan mengunjungi kantor perusahaan, mencari tahu rekomendasi personal serta membayar dengan kartu kredit.

Meskipun kuota haji Inggris dikurangi dari 25 ribu menjadi 20 ribu jamaah, Dewan Haji memperkirakan terjadinya peningkatan penipuan.

Tahun lalu, polisi Inggris menerima 44 laporan penipuan haji, satu persentase yang lebih kecil dari angka yang sebenarnya.?

Inggris merupakan tempat tinggal bagi minoritas Muslim, dengan jumlah sekitar 2.7 juta. (onislam.net/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Olahraga, Amalan Rohis Tegal - Rohani Islam

Jumat, 19 Januari 2018

Peran Perguruan Tinggi dalam Memantapkan Pancasila sebagai Falsafah dan Ideologi Negara

Indonesia merupakan negara yang besar terdiri dari ribuan kepulauaan yang terpencar sepanjang Nusantara, itupun diperkaya dengan suku, bahasa, agama dan budaya yang sangat beraneka ragam. Meskipun kita ini beraneka ragam tetapi bangsa ini juga dibekali dengan falsafah pemersatunya yaitu Pancasila, yang terbukti mampu menyatukan bangsa bhineka atau majemuk ini di tengah badai disintegrasi yang sering dihadapi bangsa ini.

Tidak semua bangsa memiliki falsafah dalam berbangsa dan bernegara seperti Indonesia. Falsafah ini begitu mendasar dan komprehensif, sehingga kemudian bisa dikukuhkan sebagai dasar dan ideologi negara. Indonesia mampu melahirkan ideologi tesendiri di tengah kuatnya dominasi ideologi Marxisme-Komunisme dan Kapitalisme-Imperialisme yang berkembang saat itu. Ini merupakan prestasi bangsa yang sangat berharga. Bangsa lain menaruh hormat dan segan pada kita, karena mampu membangun prestasi besar ini. Tetapi banyak di anatara kita sendiri yang tidak bisa menghargai prestasi ini, sehingga Pancasila disia-siakan, dianggap tidak relevan kemudian ditinggalkan. Sementara banyak bangsa lain iri hati dengan kita yang memiliki Pancasila, ada yang ingin belajar dengan sungguh-sungguh. Tetapi ada yang ingin melenyapkannya secara diam-diam   menggantinya dengan ideologi lain.

Saat ini kita dihadapkan pada kenyataan Pancasila akan diambil dan diadopsi bangsa lain menjadi falsafah hidup mereka, dan ada pula yang berusaha  menghancurkannya. Di sinilah kita perlu bersikap dan sekaligus bertindak memelihara dan menyelamatkan falsafah bangsa dan ideologi negara ini yaitu Pancasila. Saat ini Pancasila mulai digerogoti oleh ideologi lain baik dari kalangan Islam radikal maupun dari kelompok liberal. Keduanya manawarkan ideloginya sendiri baik ideologi Islam maupun ideologi liberal kapitalistik. Mereka berusaha pelan-pelan agar Pancasila tersingkir dari sistem politik, ekonomi dan budaya kita. Hal itu terbukti bahwa saat ini banyak undang-undang  tidak lagi merujuk pada nilai-nilai Pancasila. Di sini kita perlu membangun kekuatan baru untuk menegaskan kembali Pancasila baik sebagai falsafah bangsa maupun sebagai ideologi negara. Sebagaimana kekayaan nasional yang lain, Pancasila perlu dibentengi, dipelihara dan diselamatkan dan dikembangkan agar terus relevan, sebagai pegangan hidup bersama.

Peran Perguruan Tinggi dalam Memantapkan Pancasila sebagai Falsafah dan Ideologi Negara (Sumber Gambar : Nu Online)
Peran Perguruan Tinggi dalam Memantapkan Pancasila sebagai Falsafah dan Ideologi Negara (Sumber Gambar : Nu Online)

Peran Perguruan Tinggi dalam Memantapkan Pancasila sebagai Falsafah dan Ideologi Negara

Benteng Pancasila

Rohis Tegal - Rohani Islam

Pancasila sebagai kekayaan bangsa yang sangat berharga  dan terbukti sangat relevan dalam menyatukan dan menjadi pegangan bagi bangsa ini. Karena itu ideologi negara ini perlu dijaga digali kembali maknanya dan dikembangkan. Lembaga negara tentunya paling bertanggung jawab untuk hal ini, tetapi dalam kenyataannya saat ini lembaga negara belum cukup peduli dengan masalah ini, maka perguruan tinggi harus berdiri di depan, begitu pula ormas-ormas yang ada seperti Nahdlatul Ulama (NU) yang selama ini sudah gigih mempertahankan dan mengembangkan Pancasila.

Sebagai perguruan tinggi yang menyandang nama besar Pancasila, maka Universitas Pancasila sesuai dengan namanya dan tujuan didirikannya, tentu saja paling bertanggung jawab dalam melestarikan, menyelamatkan, menggali dan mengembangkan Pancasila, agar universitas ini tidak mengalami ironi seperti universitas yang lain. Banyak universitas yang namannyya menggunakan nama tokoh bersejarah seperti nama-nama Walisongo, tetapi tidak memiliki kajian yang mendalam tentang wali yang bersangkutan misalnya kajian terhadap strategi budaya Sunan Kalijaga, Sunan Ampel dan sebagainya. 

Rohis Tegal - Rohani Islam

Begitu juga Universitas Gadjah Mada belum memiliki kajian yang mendalam tentang sistem ketatanegaraan yang dibangun oleh tokoh besar di zaman Majapahit tersebut. Begitu pula Universitas Diponegoro juga belum memiliki kajian terhadap sistem dan strategi pertahanan Diponegoro, justeru buku tentang Diponegoro ditulis oleh sarjana lain bahkan bangsa lain. Ini dialami oleh hampir seluruh universitas yang menggunakan nama tokoh nasional. Untuk itu  jangan sampai Universitas pancasila menambah ironi-ironi semacam ini, namanya Universitas Pancasila tapi belum menjadi Pusat kajian Pancasila. Buku Negara Pancasila tulisan Dr. KH. As’ad Said Ali, Wakil Ketua Umum PBNU itu mestinya mendapat apresiasi serius dari Universitas ini, karena ini merupakan kajian Pancasila pasca Orde Baru, dengan cara pandang baru sesuai dengan era keterbukaan pasca reformasi.

Pancasila sebuah konsep yang dirumuskan secara singkat dan padat tetapi serba melingkupi, karena itu mudah diterima oleh semua pihak. Kalangan agama terutama NU memandang bahwa pancasila sejalan dengan ajaran Islam sebagaimana ditegaskan dalam Munas NU tahun 1983 bahwa Sila Ketuhanan Yang  Maha Esa  sebagai dasar negara Republik Indonesia mencerminkan  tauhid menurut pengertian keimanan Islam. Ditegaskan pula bahwa penerimaan dan Pengamalan Pancasila merupakan perwujudan  dari upaya Umat Islam Indonesia untuk menjalankan syariat agamanya. Karena itulah bahwa Penerimaan NU terhadap Pancasila itu tidak bersifat politis dan teknis, tetapi lebih bersifat syar’i. Begitu juga agama yang lain menerima Pancasila karena sejalan  dan tidak bertentangan dengan keyakinan mereka.

Hal ini menunjukkan bahwa Pancasila memiliki relevansi bagi kehidupan bangsa ini, pertama relevansi religius, yaitu sejalan dengan agama  yang ada di Indonesia. Kedua memiliki relevansi filosofis, yaitu merupakan sumber tata-nilai dalam menjalin hubungan antar manusia. Ketiga memiliki relevansi politik, yaitu berfungsi sebagai faktor integratif yang mampu menyatukan bangsa yang berbeda aliran dan ideologi politiknya. 

Nilai-nilai dasar Pancasila baik yang bersifat religius, nilai filosofis dan nilai politis, serta budaya itu yang perlu terus dikaji dan dikembangkan. Dan kalangan universitas-lah yang mestinya serius melakukan kajian yang mendalam seperti itu. Dengan demikian Pancasila akan menjadi falsafah hidup yang menarik bagi generasi muda dan sekaligus sebagai ideologi politik yang benar-benar operasional, sehingga terlaksana dalam kehidupan nyata. Selain itu banyak hal-hal yang perlu dikaji mulai dari sejarah kelahiran Pancasila itu sendiri, hingga upaya penggalian maknanya serta strategi penerapannya.

Beberapa Langkah Penting

Penegasan Pancasila sebagai falsafah dan ideologi ini juga merupakan penegasan untuk menjaga semangat Bhineka Tunggal Ika bangsa ini. Untuk itu ada beberapa hal yang perlu ditegaskan kembali bahwa: Untuk menjaga  posisi Pancasila sebagai dasar dan falsasah negara yang merupakan sumber hukum tertinggi, maka segala bentuk hukum dan perundang-undangan yang ada di Republik Indonesia baik UUD 1945 ataupun undang-undang lainnya haruslah merujuk pada Pancasila. Segala bentuk hukum yang tidak sejalan dengan Pancasila apalagi bertentangan, harus dinyatakan batal demi hukum itu sendiri. Saat ini banyak hukum dan Undang-undang yang bertentangan dengan Pancasila karena itu harus segera direview karena ini jelas-jelas telah merugikan negara dan menyengsarakan rakyat Indonesia.  Padahal jelas tujuan Pancasila adalah untuk menciptakan persatuan, gotong royong serta Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, tanpa terkecuali.

Dengan penegasan ini diharapkan Pancasila ditempatkan kembali pada posisinya semula yaitu: sebagai dasar dan ideologi negara serta falsafat bagi seluruh masyarakat dan bangsa, sehingga akan melahirkan masyarakat Pancasila yang hidup guyub, gotong royong, bersatu padu dalam membangun bangsa Inddonesia. Sistem hidup kekeluargaan sebagaimana diajarkan dalam Pancasila itulah yang semestinya diterapkan saat ini untuk mengembalikan solidaritsa sosial dan untuk menghindarkan terjadinya berbagai konflik kepentingan yang berkembang di masyarakat kita dewasa ini. Jaminan kerukunan sosial dan keamanan nasional merupakan prasyarat bagi terwujudnya masyarakat Adil dan Makmur yang dicitaa-citakan Pancasila.

Ini merupakan agenda besar yang harus dipikirkan dan  dipikul oleh segenap bangsa ini. Karena itu dalam Munas NU di Cirebon bulan September 2012 baru-baru ini mengajak bangsa ini agar Kembali Ke Khittah Indonesia 1945, yaitu kembali pada semangat Proklamasi membangun negara yang merdeka dan Berdaulat. Kembali pada nilai-nilai Luhur Pancasila dan kembali pada amanat Mukadimah UUD 1945. Hal itu perlu ditegaskan kembali karena bangsa mengalami keterpurukan dan kehilangan jati diri ketika jauh meningalkan semangat Proklamasi dan tujuan didirikannya negeri ini, menyimpang dari falsafah Pancasila dan mengingkari amanat Mukadimah UUD 1945. 

Sebagaimana sering saya tegaskan bahwa Pancasila tidak boleh hanya dipahami secara politik atau secara instrumental, sebagai alat pemersatu bangsa belaka. Tetapi lebih dari itu Pancasila harus dipahami secara substantif yaitu sebagai sumber tata nila, yang  merupakan falsafah dalam berbangsa dan bernegara, sehingga perlu terus-menerus dihayati dan dirujuk dalam setiap menata kehidupan. Dengan pendirian semacam itu, walaupun banyaknya Konvensi Internasional, baik yang sudah diratifikasi maupun belum diratifikasi oleh Pemerintah RI, sama sekali tidak boleh menggeser sedikitpun kedudukan Pancasila sebagai sumber tertinggi  hukum dan tatanilai bangsa Indonesia.

Perlu diperhatikan juga bahwa ikhtilaf atau polemik mengenai hari lahir Pancasila yang sengaja dimunculkan kembali  belakangan ini harus segera diatasi melalui kajian sejarah yang komprehensif. Bagaimanapun Pemunculan ikhtilaf ini, sangat membahayakan keberadaan dan kewibawaan Pancasila. Para Pimpinan Lembaga Tinggi Negara terutama pemerintah harus tegas menetapkan bahwa Pancasila lahir 1 Juni 1945. Ini dinyatakan oleh Penggalinya sendiri yaiutu Bung Karno, dan diakui oleh Penggali yang lain yaitu Mr. Muhammad Yamin serta  dibenarkan Para Ulama seperti KH Wahab Hasbullah dan KH Saifuddin Zuhri. Dengan penegasan ini diharapkan tidak akan terjadi penggeseran terhadap sejarah dan status Pancasila sebagai dasar negara Republik Indponesia.

Sebagai langkah penting untuk membentengi Pancasila sebagai  keputusan yang telah ditetapakan oleh para pendiri bangsa ini yang mewakili seluruh elemen masyarakat, elemen agama dan elemen golongan, bahwa Pancasila sebagai dasar dan falsafah dalam bernegara. Dengan demikian, maka siapa saja dan organisasi apa saja  yang terang-terangan bertentangan apalagi melawan  ideologi Pancasila haruslah ditetapkan sebagai organisasi kriminal bahkan subversif yang tidak boleh leluasa mengembangkan ajarannya di negara Pancasila ini. 

Sebagai langakah mendasar yang perlu dilalui adalah mengajarkan Pancasila baik di sekolah maupun organaisai sejak mulai usia dini. Karena Pancasila merupakan falasafah hidup yang mengajarkan dan memberi tuntunan tentang pergaulan hidup sehari-hari yang penuh teposeliro, tolong menolong dan saling menghargai. Falsafah hidup ini yang perlu ditanamkan sejak dini, karena ini merupakan ajaran leluhur bangsa ini, sehingga mudah diterima dan bisa diinternalisasi menjadi kesadaran yanag melekat pada setiap orang.

Penutup

Kajian yanag serius dan mendalam terhadap pancasila perlu dilakukan oleh perguruan tinggi, agar kajian yang dilakukan memiliki kwalifikasi ilmiah sebagaimana yang banyak dituntut saat ini, sehingga bisa dibandingkan dengan teori  ilmiah yang lain. Langkah kretif yang sudah dirintis oleh Prof Mubyarto dari UGM dalam memperkenalkan sistem ekonomi Pancasila perlu diteruskan oleh universitas yang lain, terutama Universitas Pancasila. Saat ini sangat diperlukan adanya rumusan yang komprehensif mengenai sistem politik Pancasila atau rumusan dasar tentang demokrasi Pancasila, atau rumusan tentang sistem kebudayaan Pancasila dan seterusnya. Sebagai pendukung Pancasila, maka NU siap membantu pikiran dan tenaga pada Universitas Pancasila untuk melakuakan kajian Pancasila, karena NU telah memiliki banyak ulama dan sarjana yang serius mengkaji Pancasila secara sukarela.

Kenapa Marxisme begitu luas dikaji dan dijadikan sebagai pisau analisa membedah situasi. Kenapa sistem liberalisme-kapitalisme begitu mendalam mempengaruhi para intelektual dan politisi serta aktivis kita. Tidak lain karena ajaran dan ideologi mereka dirumuskan secara ilmiah dan diturunkan menjadi strategi dan teknik secara operasional. Maka falsafah pancasila ini juga perlu mendapatkan kajian yang sama sehingga bisa dirumuskan menjadi teori ilmiah yang valid dan meyakinkan sehingga layak dijadikan rujukan bahkan pegangan. Semuanya ini tugas besar yang menunggu sentuhan para ilmuwan di perguruan tinggi seperti universitas yang menyandang nama besar yaitu Universitas Pancasila ini.

Jakarta, 18 Oktober 2012

KH Said Aqil Siroj

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

*Makalah disampaiakan pada Stadium General di Universitas Pancasila Jakarta, Jakarta Convention Center (JCC), 23 Oktober 2012.

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Humor Islam, Amalan Rohis Tegal - Rohani Islam

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Rohis Tegal - Rohani Islam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Rohis Tegal - Rohani Islam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Rohis Tegal - Rohani Islam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock