Selasa, 07 November 2017

JPPR Sarankan Muktamirin Bahas Soal Kampanye Hitam

Jakarta, Rohis Tegal - Rohani Islam. Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) melaporkan lonjakan penyebaran isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) di masa kampanye. Belakangan ini penggunaan isu SARA ini menampakkan peningkatan signifikan terutama dalam memengaruhi para pemilih. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, pihak JPPR mengusulkan, seyogianya membahas isu krusial ini di forum Muktamar ke-33 NU.

JPPR Sarankan Muktamirin Bahas Soal Kampanye Hitam (Sumber Gambar : Nu Online)
JPPR Sarankan Muktamirin Bahas Soal Kampanye Hitam (Sumber Gambar : Nu Online)

JPPR Sarankan Muktamirin Bahas Soal Kampanye Hitam

Demikian saran Koordinator Nasional JPPR Masykurudin Hafidz kepada Ketua Panitia Muktamar Ke-33 NU H Imam Aziz di Jakarta, Selasa (26/5) sore.

Menurut Masykur, perundang-undangan sebenarnya sudah menyebutkan rinci soal penggunaan isu SARA seperti penghinaan terhadap seseorang, agama, suku, ras, golongan pasangan cagub, pasangan cabup, pasangan cawalkot, dan partai politik tertentu.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Penggunaan isu SARA dalam konteks kampanye, kata Masykur, berwujud pada hasutan, penyebaran fitnah, adu domba parpol, perseorangan, atau kelompok masyarakat.

Ironinya, isu SARA tidak hanya untuk menjatuhkan pasangan calon lawan, tetapi juga untuk mengangkat citra pasangan calon itu sendiri. Dengan kata lain, praktik kampanye dengan segala bentuknya, berlaku dua arah yaitu secara negatif (menjatuhkan pihak lain) dan positif (meningkatkan citra sendiri).

Rohis Tegal - Rohani Islam

Masykur menilai cara kampanye begini tidak mendidik politik masyakarat, bahkan tidak bermutu. Setiap calon sibuk menanggapi isu yang dihembuskan lawan politiknya. Dalam kondisi seperti ini, subtansi kampanye berupa dialog visi, misi, dan program untuk kemajuan daerahnya menjadi terabaikan.

Apalagi pada 2015 KPU akan menyelenggarakan Pilkada serentak di 9 propinsi dan 269 kabupaten atau kota se-Indonesia. Keadaan kampanye yang sudah-sudah, perlu dijadikan bahan pertimbangan untuk perbaikan ke depan.?

“JPPR melihat pentingnya peran tokoh dan kiai setempat wa bil khusus di lingkungan NU untuk mengantisipasi isu SARA saat kampanye. Kalau isu ini dibahas di muktamar, NU secara langsung menciptakan kampanye damai, toleran, dan aman di masa-masa mendatang,” kata Masykur kepada Rohis Tegal - Rohani Islam di Jakarta, Selasa (26/5) sore.

Sementara H Imam Aziz mengatakan, sebenarnya ini merupakan keresahan bersama. “Kita tidak ingin cara-cara kotor begitu terjadi lagi di masa-masa kampanye ke depan. Yang jelas, kita akan bawa masukan ini ke dalam forum panitia,” kata Mas Imam. (Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Pesantren, Cerita, AlaNu Rohis Tegal - Rohani Islam

Rohis Tegal - Rohani Islam. JPPR Sarankan Muktamirin Bahas Soal Kampanye Hitam di Rohis Tegal - Rohani Islam ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.


EmoticonEmoticon

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Rohis Tegal - Rohani Islam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Rohis Tegal - Rohani Islam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Rohis Tegal - Rohani Islam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock