Tampilkan postingan dengan label RMI NU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RMI NU. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Februari 2018

Hukum Jual Beli Buku Agama, Puisi, dan Ilmu Pengetahuan

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

Redaksi Bahtsul Masail Rohis Tegal - Rohani Islam, kebutuhan masyarakat akan ilmu agama seperti tafsir, hadits, fikih, tasawuf, dan lain sebagainya tidak bisa ditahan. Oleh karena itu sejumlah pengusaha mengalirkan modalnya di bidang percetakan dan penerbitan buku-buku agama itu. Pertanyaannya, apakah pandangan agama perihal penjualan buku-buku agama ini? Mohon keterangannya. Terima kasih. Wassalamu ‘alaikum wr. wb. (Abdul Aziz /Tangsel).

Jawaban

Hukum Jual Beli Buku Agama, Puisi, dan Ilmu Pengetahuan (Sumber Gambar : Nu Online)
Hukum Jual Beli Buku Agama, Puisi, dan Ilmu Pengetahuan (Sumber Gambar : Nu Online)

Hukum Jual Beli Buku Agama, Puisi, dan Ilmu Pengetahuan

Assalamu ‘alaikum wr. wb.

Penanya yang budiman, semoga Allah SWT menurunkan rahmat-Nya untuk kita semua. Sebagaimana kita tahu bahwa tingkat melek agama masyarakat Indonesia kini lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Seiring dengan itu kebutuhan akan buku-buku agama itu seperti tafsir, hadits, fikih, atau kajian tematik keislaman juga tetap tinggi meski banyak juga masyarakat yang mencari informasi keislaman di dunia maya.

Secara hukum, menjual buku-buku agama tidak masalah. Selain buku-buku agama, penjualan buku-buku lain yang menjadi kebutuhan masyarakat dan tentu saja buku yang mengandung konten bermanfaat bagi mereka tidak masalah menurut syara‘. Hal ini disinggung oleh Imam An-Nawawi sebagai berikut:

Rohis Tegal - Rohani Islam

?) ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, “(Ini cabang masalah) ulama kami dari kalangan Syafi‘iyah menyatakan, penjualan buku-buku hadits, fikih, bahasa, sastra, puisi yang mengandung konten mubah dan bermanfaat, buku kedokteran, buku ilmu hitung, atau buku-buku lain yang mengandung manfaat dan bersifat mubah, boleh menurut syar‘i,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Majmu Syarhul Muhadzdzab, Kairo, Maktabah At-Taufiqiyyah, tanpa catatan tahun, juz IX, halaman 228).

Pada prinsipnya, buku-buku yang mengandung informasi penting atau membantu manusia untuk mengembangkan diri diperbolehkan. Semua buku yang bermanfaat untuk manusia secara pribadi dan secara umum boleh diperjualbelikan. Pasalnya, ilmu agama dan ilmu pengetahuan lainnya menunjang kehidupan manusia di dunia ini.

Adapun perihal penjualan buku agama, para pengusaha tidak perlu takut dianggap menjual agama. Keberadaan mereka justru penting sebagai bagian dari dakwah agama itu sendiri.

Demikian jawaban singkat kami. Semoga bisa dipahami dengan baik. Kami selalu terbuka dalam menerima kritik dan saran dari para pembaca.

Wallahul muwaffiq ila aqwathih thariq,

Wassalamu ’alaikum wr. wb.


(Alhafiz Kurniawan)Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Nahdlatul Ulama, RMI NU Rohis Tegal - Rohani Islam

Selasa, 13 Februari 2018

PSTPG UIN Jakarta Paparkan Hasil Riset Peran Ekonomi dalam Menangkal Radikalisme

Jakarta, Rohis Tegal - Rohani Islam 

Direktur Eksekutif Pusat Studi Timur Tengah dan Perdamaian Global (PSTPG) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Badrus Sholeh memaparkan hasil riset "Assesmen Program Pemberdayaan Ekonomi Kaum Muda dalam Menangkal Radikalisme" di Hotel Grand Syahid Jaya Jakarta Pusat, Rabu (20/12). 

Dalam pemaparannya, Badrus mengatakan bahwa ekonomi mempunyai peran penting dalam mengubah pengalaman masa lalu para pelaku kekerasan untuk berintegrasi dalam masyarakat dan perdamaian melalui program ekonomi. 

PSTPG UIN Jakarta Paparkan Hasil Riset Peran Ekonomi dalam Menangkal Radikalisme (Sumber Gambar : Nu Online)
PSTPG UIN Jakarta Paparkan Hasil Riset Peran Ekonomi dalam Menangkal Radikalisme (Sumber Gambar : Nu Online)

PSTPG UIN Jakarta Paparkan Hasil Riset Peran Ekonomi dalam Menangkal Radikalisme

"Mayoritas yang kami temukan memiliki kepercayaan diri ketika mereka melakukan usaha. (Mereka dalam menjalankan usaha ekonominya) tidak hanya dibantu pemerintah tapi juga dibantu komunitas," kata pria kelahiran Lamongan, Jawa Timur ini. 

Badrus semakin yakin bahwa ekonomi mempunyai peranan yang sangat penting, karena menurutnya, banyak pemuda yang diajak oleh Islamic State Irak and Syria (ISIS), tapi mereka mampu menahan diri untuk tidak ikut. Hal itu karena kepercayaan diri mereka untuk membangun kemandirian ekonomi. 

Riset ini dilakukan selama sebulan, yakni 25 Agustus sampai 25 September 2017 dengan menggunakan metodologi penelitian kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap 100 responden, 10 Focus Group Discussion (FGD) dan observasi di lima kota, lima provinsi: Kabupaten Nunukan dan Pulau Sebatik (Kalimantan Utara), Poso (Sulawesi Tengah), Solo (Jawa Tengah), Lamongan (Jawa Timur), dan Medan (Sumatera Utara). 

Rohis Tegal - Rohani Islam

Hasil riset ini, kata Badrus, membantah teori yang didengungkan Barat bahwa ekonomi tidak mampu menyelesaikan masalah terorisme dan radikalisme. 

"Ini koreksi penting bahwa selama ini, mereka (barat) hanya melihat Osama Bin Laden, Hambali atau orang-orang yang kaya pelaku terorisme. Yes, mereka tidak bisa diubah secara ekonomi, tetapi mayoritas anak-anak muda terutama yang berangkat ke Suriah, mereka juga punya alasan ekonomi yang menjadi daya tarik mereka aktif dalam terorisme," jelas pria berumur 46 tahun itu. 

Rohis Tegal - Rohani Islam

Dari hasil riset tersebut, PSTPG UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memberikan tiga rekomendasi. Pertama, inovasi dan pendamping usaha terhadap kaum muda perlu diberikan, baik oleh pengusaha, stakeholder maupun dinas atau kementerian terkait. 

Kedua, program ekonomi perlu dilakukan dalam jangka panjang dan berkesinambungan melalui strategi yang jelas. Rekomendasi ditujukan kepada BNPT dan Menkopolhukam untuk mempertimbangkan strategi jangka panjang. 

Ketiga, perlunya koordinasi antar stakeholder, pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat sipil dalam melakukan program ekonomi bagi kaum muda yang lebih komprehensif. Rekomendasi ditujukan kepada Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Sosial dan Dinas Agama untuk lebih aktif koordinasi dalam program ekonomi bagi kaum muda.  (Husni Sahal/Zunus)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam RMI NU, Bahtsul Masail Rohis Tegal - Rohani Islam

Kamis, 08 Februari 2018

Banser dan Muslimat NU Gerak Cepat Bantu Para Korban Banjir Pringsewu

Pringsewu, Rohis Tegal - Rohani Islam?

Setelah diguyur lebih kurang 12 jam pada Senin Malam (20/2/17), sebagian kawasan di Kabupaten Pringsewu tergenang banjir. Kondisi terparah terjadi di beberapa desa di Kecamatan Gadingrejo yang merupakan titik aliran sungai Mbulok.

Banjir yang menggenangi kecamatan Gading Rejo kabupaten Pringsewu tersebut tercatat di 7 lokasi wilayah pekon kecamatan setempat, Selasa (21/2/17) siang.

Banser dan Muslimat NU Gerak Cepat Bantu Para Korban Banjir Pringsewu (Sumber Gambar : Nu Online)
Banser dan Muslimat NU Gerak Cepat Bantu Para Korban Banjir Pringsewu (Sumber Gambar : Nu Online)

Banser dan Muslimat NU Gerak Cepat Bantu Para Korban Banjir Pringsewu

Banjir dengan ketinggian air lebih kurang 50 puluh cm mengakibatkan arus lalu-lintas padat merayap dan sebagian rumah masyarakat terendam air. Kondisi ini mengakibatkan penduduk daerah setempat harus dievakuasi karena tempat tinggal mereka tergenang air.

Kondisi ini, direspon cepat oleh Banser Kabupaten Pringsewu dengan membentuk Pos Siaga dan bantuan untuk para korban banjir. Banser Pringsewu juga melakukan pendataan titik banjir dan korban di wilayah satuan masing-masing.

Menurut salah satu anggota Banser yang ikut serta dalam pendistribusian bantuan Saifiudin, pihaknya juga mensiagakan personalia untuk Bantuan Operasional Peduli Banjir. "Kita menurunkan langsung personalian Banser ke lokasi untuk membantu para korban banjir," kata Saifi, Selasa (22/2/17).

Rohis Tegal - Rohani Islam

Bukan hanya Banser yang ikut membantu para korban banjir, Muslimat NU Pringsewu juga turut serta membantu para korban banjir dengan memberikan bantuan makanan dan pakaian.?

Rohis Tegal - Rohani Islam

Menurut Ketua PC Muslimat NU Pringsewu Hj. Ani Fitriani bantuan tersebut sudah disalurkannya langsung kepada korban banjir.

"Saudara kami Muslimat NU Parerejo Kecamatan Gading Kabupaten Pringsewu terkena banjir sampai 2 meter. Kami coba bantu. Semoga manfaat dan berkah. Amin," katanya.

Kepedulian dan gerak cepat Banom NU terlihat sangat membantu para korban banjir yang sebagian besar kehilangan harta bendanya karena hanyut tenggelam dan terseret air. (Muhammad Faizin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Doa, RMI NU Rohis Tegal - Rohani Islam

Minggu, 04 Februari 2018

Pengobatan Gratis Diserbu Pasien

Pekalongan, Rohis Tegal - Rohani Islam

Kegiatan sosial yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Pekalongan berupa pengobatan gratis massal kerjasama dengan Pemkot setempat, Ahad (20/1), diserbu ratusan pasien dari berbagai kelurahan di Kota Pekalongan.



Pengobatan Gratis Diserbu Pasien (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengobatan Gratis Diserbu Pasien (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengobatan Gratis Diserbu Pasien

Pasalnya, pengobatan gratis yang dilakukan dalam rangka Peringatan Harlah ke-82 NU dilakukan di saat yang tepat. Masyarakat, khususnya di wilayah yang baru saja dilanda banjir sangat memerlukan pengobatan segera.

Bahkan sejak jam 06.30 wib kegiatan yang dipusatkan di dua tempat dari empat tempat yang diagendakan yakni di Ranting Krapyak Kidul dan Pasirsari pasien sudah mulai mengantri untuk mendapatkan nomor urut pemeriksaan.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Meski panitia mengalami sedikit kewalahan, tapi semua dapat diatasi apalagi pengobatan ditangani oleh dokter dan perawat Nahdlatul Ulama yang cukup berpengalaman. Hingga akhir kegiatan tercatat 455 pasien yang tertangani dari target 400 orang di dua tempat.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Sutarno salah seorang pasien kepada Rohis Tegal - Rohani Islam mengatakan, sangat berterima kasih atas upaya NU menggelar pengobatan gratis di acara harlahnya, dirinya mengikuti kegiatan ini karena di pengobatan ini disamping dapat obat gratis juga berharap ada tambahan doa dari para kiai sehingga dapat mempercepat kesembuhan. Dirinya berharap kegiatan serupa agar dapat diadakan secara berkala, mengingat masih banyak masyarakat yang belum terjangkau dengan pengobatan ini, ujarnya

Bahkan Walikota Pekalongan HM Basyir Ahmad yang juga seorang dokter secara pribadi hadir diacara pengobatan gratis dan turut melakukan pemeriksaan perdana kepada pasien di Ranting Krapyak Kidul, Kota Pekalongan.

Dalam sambutannya Walikota berharap, langkah nyata Nahdlatul Ulama ini dapat disinergikan dengan program pemerintah dalam penanganan kemiskinan, kesehatan dan pendidikan melalui Nahdliyyin Center milik NU, sehingga ke depan masyarakat Kota Pekalongan yang mayoritas warga NU dapat tertangani dengan baik.

“Saya menyambut baik langkah-langkah Nahdlatul Ulama membantu pemerintah dalam upaya menyehatkan masyarakat melalui program pengobatan gratis ini, dan saya siap mengucurkan dana untuk keperluan ini”.

Sementara itu Ketua Panitia Harlah NU Kota Pekalongan, Abdul Basir, SH menjelaskan, kegiatan serupa masih akan dilaksanakan pada tanggal 27 mendatang di Ranting Sokorejo Pekalongan Timur dan Banyurip Ageng Pekalongan Selatan, kemudian kegiatan donor darah akan dilakukan tanggal 25 Januari di Alma Swalayan Kota Pekalongan dan malam tasyakuran 82 tahun Nahdlatul Ulama tanggal 31 Januari 2008 di PCNU seluruh MWC dan Ranting NU se Kota Pekalongan.

Sedangkan kegiatan puncak Harlah akan dilakukan istighotsah kubro tanggal 1 Pebruari 2008 bertempat di Masjid Agung Al Jami’ Kota Pekalongan bersama Habib Muhammad Luthfiy bin Ali bin Hasyim bin Yahya dan Habib Abdullah Baqir bin Ahmad Alatas yang pada pagi harinya didahului dengan acara ziarah ke makam ulama dan kiai pejuang Nahdlatul Ulama Kota Pekalongan. (amz)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam RMI NU, Ubudiyah, Kajian Rohis Tegal - Rohani Islam

Sabtu, 27 Januari 2018

Aneka Lomba Meriahkan Harlah Pesantren Tambakberas

Jombang, Rohis Tegal - Rohani Islam

Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Jombang Jawa Timur atau Pesantren Tambakberas akan menggelar sejumlah kegiatan. Hal itu sebagai rangkaian dari peringatan satu abad keberadaan madrasah serta hari ulang tahun pesantren yang ke-191.

Aneka Lomba Meriahkan Harlah Pesantren Tambakberas (Sumber Gambar : Nu Online)
Aneka Lomba Meriahkan Harlah Pesantren Tambakberas (Sumber Gambar : Nu Online)

Aneka Lomba Meriahkan Harlah Pesantren Tambakberas

"Sejumlah kegiatan dalam rangkaian harlah dan peringatan satu abad madrasah tersebut terhimpun dalam ushbuul maahid atau pekan pesantren 2016," kata H Abdul Latif Malik, Selasa (29/3). Kegiatan yang akan berlangsung sejak tanggal 10 hingga 17 April tersebut akan diikuti masyarakat sekitar dan juga sejumlah pesantren di Jawa Timur, lanjut ketua devisi ushbuul maahid ini.

Secara lebih rinci, Gus Latif, sapaan akrabnya menyebutkan aneka lomba yang akan diselenggarakan tersebut. "Ada lomba dai muda se-Jawa Timur yang juga menjadi pembuka ushbuul maahid yakni tanggal 10 April," terangnya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Kegiatan berikutnya adalah musabaqah qiraatil kitab juga se-Jawa Timur. Kemudian dilanjutkan dengan peragaan busana islami tingkat Taman Kanak-kanak atau Raudlatul Athfal se-Jombang dan mewarnai.

"Ada juga cerdas cermat Nahdlatul Ulama bagi kalangan IPNU dan IPPNU, musabaqah tilawatil quran, festival al-Banjari yang semuanya se-Jatim," katanya.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Dan sebelum pelaksanaan seluruh kegiatan harlah pesantren dan madrasah tersebut diselenggarakan book fair atau pameran buku keislaman dan kepesantrenan. "Rangkaian lomba tersebut sebagai bagian dari syiar sekaligus khidmat pesantren," ungkap Gus Latif.

Bagi para santri dapat mengikuti aneka lomba tersebut dengan menghubungi panitia. Tersedia website yang dapat dibuka di: humaponkece.blogspot.co.id atau bisa langsung datang ke sekretariat lomba di aula pesantren setempat.

PPBU didirikan tahun 1825 yang lebih dikenal dengan sebutan Pesantren Tambakberas karena berada di dusun Tambakberas, desa Tambakrejo Jombang. Dengan demikian, usia pesantren sudah memasuki 191 tahun.

Dikenalkannya model madrasah secara klasikal di pesantren ini tercatat sejak tahun 1915. "Momentum dikenalkannya sistem madrasah di pesantren ini akhirnya yang menginspirasi untuk diselenggarakan peringatan satu abad," kata KHM Fadlullah Malik.

Ketua panitia hari lahir pesantren PPBU dan satu abad madrasah ini mengemukakan sejumlah tokoh nasional akan turut hadir dan memeriahkan kegiatan. "Ada Menpora, H Imam Nahrawi, Ketua DPRD Jatim, H Halim Iskandar dan para kiai serta ulama dari berbagai pesantren," terang Gus Fadl, sapaan akrabnya.

Panitia menyiapkan rangkaian acara diantaranya bedah buku, wayang wali, musabaqah santri, festival bonsai, seminar, gowes, expo dan kontes burung, lailatus shalawat, khatmil Quran bilghaib, khitanan massal serta pengajian umum.? (Ibnu Nawawi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam Anti Hoax, RMI NU Rohis Tegal - Rohani Islam

Kamis, 25 Januari 2018

Berlangsung 3 Hari, Perkemahan Ma’arif NU Pringsewu Bertabur Lomba

Pringsewu, Rohis Tegal - Rohani Islam

Bertempat di Kompleks Gedung NU Kabupaten Pringsewu, Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Ma’arif NU menggelar Pekemahan Ma’arif Cabang (Permacab) ke-2 yang dibuka secara resmi oleh Bupati Pringsewu H. Sujadi. Pembukaan tersebut ditandai dengan upacara pembukaan dan penyematan tanda peserta perkemahan secara simbolis kepada perwakilan peserta.

Berlangsung 3 Hari, Perkemahan Ma’arif NU Pringsewu Bertabur Lomba (Sumber Gambar : Nu Online)
Berlangsung 3 Hari, Perkemahan Ma’arif NU Pringsewu Bertabur Lomba (Sumber Gambar : Nu Online)

Berlangsung 3 Hari, Perkemahan Ma’arif NU Pringsewu Bertabur Lomba

Tampak hadir pada upacara pembukaan tersebut perwakilan dari Sako Pramuka Ma’arif NU Pusat, pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Provinsi dan beberapa Pengurus Ma’arif dari Kabupaten yang ada di Provinsi Lampung serta Ketua PCNU setempat beserta jajaran pengurus lainnya.

Dalam sambutannya, H. Sujadi yang juga mustasyar PCNU Pringsewu menyampaikan ucapan selamat dan memberikan apresiasi kepada Sako Pramuka Ma’arif NU Kabupaten Pringsewu yang telah menggelar kegiatan untuk kedua kalinya ini. Ia berharap kegiatan Permacab II ini mampu menjawab tantangan perubahan zaman di mana saat ini banyak pemuda yang mengalami degradasi moral.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari mulai Jumat sampai dengan Ahad (7-8/10) dan diikuti oleh seluruh lembaga pendidikan yang ada di bawah naungan LP Ma’arif NU Kabupaten Pringsewu. "Ada 72 sangga kerja yang masing-masing terdiri dari 8 anggota," kata Ketua Pelaksana H. Auladi Rosyad di sela-sela kegiatan pembukaan, Jumat (7/10).

Rohis Tegal - Rohani Islam

Selain berasal dari Kabupaten Pringsewu, Permacab ke-2 tahun ini juga diikuti oleh utusan Sako Pramuka Ma’arif NU dari Kabupaten Lampung Selatan dan Kota Bandarlampung.

Sementara itu menurut Ketua Sako Pramuka Ma’arif NU Kabupaten Pringsewu Mustangin, dalam kegiatan ini para peserta akan melaksanakan berbagai kegiatan seperti perlombaan di bidang kepramukaan, agama dan seni. "Perlombaan tersebut di antaranya PBB, MTQ, Syarhil Quran, Tahlil, Pionering, Pidato, Hasta Karya, Karnaval, Jelajah Alam, dan Lomba Pentas Budaya," jelasnya.

Selain perlombaan, para peserta juga mendapatkan beberapa materi ruang yang meliputi Ilmu Kepramukaan dan kesehatan. (Muhammad Faizin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam RMI NU Rohis Tegal - Rohani Islam

Minggu, 21 Januari 2018

Jihad Pendidikan untuk Kaum Lemah ala MWCNU Ketanggungan

Brebes, Rohis Tegal - Rohani Islam. Melihat banyaknya anak-anak warga NU yang tidak bisa melanjutkan ke tingkat SLTA akibat terbentur biaya, menjadi keprihatinan pengurus NU Ketanggungan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Sebagai solusinya, pengurus NU mendirikan Madrasah Aliyah (MA) Maarif NU.

Demikian penuturan Kepala MA Maarif NU Ketanggungan Sudarso ketika berbincang dengan Rohis Tegal - Rohani Islam di ruang kerjanya, Sabtu (11/2).

Darso menerangkan, komitmen pengurus menampung anak-anak NU yang tidak mampu dalam artian ekonomi masih dipegang hingga sekarang. “Bahkan orang tua ada yang pasrah bongkokan, yang penting anaknya bisa sekolah,” tuturnya.

Jihad Pendidikan untuk Kaum Lemah ala MWCNU Ketanggungan (Sumber Gambar : Nu Online)
Jihad Pendidikan untuk Kaum Lemah ala MWCNU Ketanggungan (Sumber Gambar : Nu Online)

Jihad Pendidikan untuk Kaum Lemah ala MWCNU Ketanggungan

Madrasah yang terletak di Jalan A Yani No 234 B Desa Dukuhturi, Kecamatan Ketanggungan, Brebes memiliki 225 siswa yang tersebar di jurusan IPA dan IPS. Mayoritas berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah. Yang lebih utama bagi para pendiri, adalah bagaimana bisa berjihad lewat pendidikan.?

Dalam catatan sejarah, madrasah ini berdiri pada 3 juli 1987 di atas tanah seluas 1600 meter persegi berdampingan dengan MTs Maarif NU Ketanggungan.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Yang menjadi kebanggaan, lanjut Sudarso, para siswa ketika menginjak kelas 11 melakukan praktek lapangan mengajar di Madrasah Ibtidaiyah (MI). Pengalaman mereka itu ternyata sangat digemari siswa karena sebelumnya telah mendapatkan bekal ilmu pembelajaran dari guru Pembina masing-masing.

“Anak-anak MA, bila sore hari hari kerap membantu Madrasah Diniyah Awaliya (MDA), nah praktek di MI menjadi bekal tersendiri bagi anak-anak,” terangnya.

Mereka, ditempatkan di lima Kecamatan yang masing-masing siswa mendapat jatah mengajar selama seminggu yang selanjutnya membuat laporan dan mendapatkan sertifikat praktek.?

Pembekalan mengajar juga menjadi daya dorong tersendiri bagi siswa yang ingin melanjutkan kuliah di fakultas keguruan.?

Ada berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti para siswa MA Maarif NU Ketanggungan di antaranya tonsus, tari, Pramuka, tata rias, tata boga, bulu tangkis.

Rohis Tegal - Rohani Islam

Untuk membangun karakter siswa, madrasah ini melakukan pembiasaan setiap pagi dengan membaca surat surat pendek Al-Quran, Yasin dan doa doa harian.?

Melihat kondisi orang tua yang pas pasan mengakibatkan minat melanjutkan ke perguruan tinggi masih minim, hanya sekitar 30 persen yang melanjutkan kuliah. Untuk itu, pihak Madrasah melakukan kerja sama dengan berbagai perusahaan local, nasional maupun internasional agar lulusan MA Maarif NU Ketanggungan bisa ditampung didunia kerja. Salah satunya, bekerja sama dengan perusahaan elektronik di Malaysia untuk menyalurkan mereka ke negara itu bukan sebagai pembantu rumah tangga, tapi menjadi operator di pabrik. (Wasdiun/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Rohis Tegal - Rohani Islam RMI NU Rohis Tegal - Rohani Islam

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Rohis Tegal - Rohani Islam sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Rohis Tegal - Rohani Islam. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Rohis Tegal - Rohani Islam dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock